Belajar Berhitung dan Sayang Anak

It’s a little bit funny this feeling inside
I’m not one of those who can easily hide
I don’t have much money but boy if I did
I’d buy a big house where we both could live

If I was a sculptor, but then again, no
Or a man who makes potions in a travelling show
I know it’s not much but it’s the best I can do
My gift is my code and this one’s for you

And you can tell everybody this is your code
It may be quite simple but now that it’s done
I hope you don’t mind
I hope you don’t mind that I put down in codes
How wonderful life is while you’re in the world

I sat on the chair and kicked off the bugs
Well a few of the verses well they’ve got me quite cross
But acer‘s been quite kind while I wrote this code
It’s for people like you that keep it turned on

So excuse me forgetting but these things I do
You see I’ve forgotten if you’re four or you’re five
Anyway the thing is what I really mean
You are the sweetest boy I’ve ever had

Lagu di atas adalah lirik gubahan Elton John, Your Song, yang liriknya aku ubah sedikit.
Ceritanya gini.. kemaren abis pulang dari kantor, anakku Iyan (Muhammad Rayyan Ramadhan), 4,5 th, minta belajar berhitung. Alhamdulillah dia sudah mulai belajar penjumlahan dan pengurangan dengan menggunakan jari, atau dengan menggambar lidi di whiteboard. Akhirnya aku punya ide, bagaimana kalau membuat program kecil, yang mengacak angka dari 1-9 lalu menjadikannya soal penjumlahan dan pengurangan, yang hasil akhirnya dari 1 hingga 10. Kalau benar ada suaraku yang mengatakan pujian secara acak, dari “bagus”, “luar biasa”, hingga “wow keren”. Kalau salah ada pesan suara acak : “Ayo coba lagi”, “Bukan itu jawabannya”, dst.

Kebetulan Iyan sudah bisa login ke pc atau laptop di rumah dengan password yang sudah dia hapal, menjalankan game kereta, mobil, puzzle express, dan lainnya. Nah karena aku bisanya membuat program, jadi ya salah satu “gift”ku kepadanya ya dengan program. Tinggal buka laptop, mikir “dikit”, compile, dan voila… I can give something that I wish cannot be forgotten by my love, my sunshine.

Yah namanya produk instan, cuma dibuat beberapa jam saja, itupun lama di merekam suaraku yang medhok Jawa, hahaha. Kalau mau, silakan download installernya di attachment blog ini. Jangan minta sourcenya, karena bisa bikin malu. Bukan dibuat dengan cara yang elegan. Asal anak senang aja. Hehehe…

No Reservations (2007)

Tadi pagi aku nonton film ini, dan lumayan suka! Ini bukan film istimewa, tapi lumayan natural, dan ekspektasi kita kecapai. Pembukaan dan pendalaman karakter-karakternya pas banget. Trus mendekati akhir ada konflik yang ditutup dengan resolusi, yang meski bisa ketebak dengan mudah, memang itu yang kita harapkan.

Dibintangi oleh Catherina Zeta-Jones (Entrapment, Mask of Zorro) dan Aaron Eckhart (Erin Bronkovich, Any Given Sunday), film ini cocok ditonton oleh Anda dan pasangan, sambil menikmati pisang goreng dan teh tarik hangat di ruang keluarga. Well, aku nonton berdua sama istri di kasyur hehehe.. Asyik deh pokoknya…

Eniwei, (awas, mungkin ada spoiler)..

filmnya bercerita tentang chef jago yang kaku (Catherine), yang tiba-tiba harus mengurus keponakannya karena ibunya meninggal karena kecelakaan. Merasa agak kaget dengan kehidupan barunya yang membuatnya menjadi single mother plus kehilangan saudara yang begitu besar, Catherine jadi tambah senewen ketika salah seorang koki jago datang membantu di restoran itu (Aaron). Catherine merasa pekerjaannya terancam, dan jelas dia jutek banget sama koki baru itu. Nah lama-lama Aaron pintar mengambil hati semua orang di restoran itu, dan bisa dekat dengan Catherine. Di akhir cerita ada konflik antara mereka berdua, namun konflik itu bisa diatasi dengan baik.

Ini film keluarga, hangat, dan menyenangkan. Kalau nggak pengen lihat yang berdarah-darah kayak Aliens vs Predator 2 yang ceritanya ancur-ancuran, atau kelewatan film animasi Bee Movie, film ini mestinya udah ada di vcd rental (CMIIW).