Bahasa Pemrograman Paling Populer Saat Ini

TIOBE sebuah perusahaan yang berkonsentrasi pada kualitas software, mengumumkan indeks bahasa pemrograman yang terpopuler sejagad saat ini.

Position
Apr 2008
Position
Apr 2007
Delta in Position Programming Language Ratings
Apr 2008
Delta
Apr 2007
Status
1 1 Java 20.529% +2.17% A
2 2 C 14.684% -0.25% A
3 5 (Visual) Basic 11.699% +3.42% A
4 4 PHP 10.328% +1.69% A
5 3 C++ 9.945% -0.77% A
6 6 Perl 5.934% -0.10% A
7 7 Python 4.534% +0.72% A
8 8 C# 3.834% +0.28% A
9 10 Ruby 2.855% +0.06% A
10 11 Delphi 2.665% +0.33% A
11 9 JavaScript 2.434% -0.70% A
12 14 D 1.169% -0.35% A
13 13 PL/SQL 0.608% -1.28% B
14 12 SAS 0.572% -1.63% A–
15 21 Pascal 0.513% -0.06% B
16 17 Lisp/Scheme 0.476% -0.20% B
17 22 FoxPro/xBase 0.459% -0.09% B
18 18 COBOL 0.409% -0.24% A–
19 16 Ada 0.393% -0.29% B
20 31 ColdFusion 0.384% +0.11% B

Indeks ini tidak menyatakan bahasa di atas lebih baik daripada yang lainnya , namun lebih pada kepopuleran bahasa tsb. Perusahaan ini menyarankan agar programmer aware dengan hal ini, karena biasanya software yang populer itu:
– lebih banyak peluang pekerjaannya
– didukung oleh lebih banyak vendor
– library yang tersedia lebih banyak

Dari indeks di atas, Java masih nongkrong di urutan paling atas dari tahun lalu. Investasi untuk menguasai bahasa ini menjadi salah satu langkah baik buat para programmer. Delphi bahasa favoritku masih termasuk jajaran mainstream product (masih pada grade A). Saat ini aku sendiri masih mencoba menguasai C#, yang banyak menggabungkan kemampuan Java dan Delphi.

Bagaimana dengan Anda?

Kun Fayakuun – Sebuah Oase bagi Bangsa yang Sakit

Hari Sabtu kemarin, setelah kondangan bersama anak dan istri di daerah kompleks MPR/DPR, kami mampir ke Blok M Plaza, mau beli celana Rayyan, yang udah pada cingkrang, secara dia dah tambah tinggi. Sorenya kami menonton Kun Fayakuun di sana.

Temanya sebenarnya bukan hal yang baru. Sinopsisnya (diambil dari website resminya) adalah sebagai berikut:

Sebuah keluarga sederhana yang selalu memegang terhadap keyakinan dan prinsip moral dengan teguh dalam kesehariannya.Hingga suatu saat benar-benar mengalami berbagai macam cobaan yang seakan tidak pernah berhenti.Masa-masa sulit yang terus menerus menghujani,membawa mereka pada sebuah kekuatan keyakinan.
Ardan (Agus Kuncoro) seorang tukang kaca keliling.Hidupnya sangat sederhana tetapi Ia tetap gigih berjuang,sabar.tabah dan selalu ikhlas apapun cobaan diberikan kepadanya, itikadnya tetap bulat untuk mewujudkan impian untuk menjadikan keluarganya keluar dari himpitan kemiskinan.Ingin pula mengganti gerobaknya dengan sebuah kios.
Beruntung Ardan mempunyai seorang istri (Desi Ratnasari) yang solehah,setia,taat kepada suami dan Tuhannya.Dia juga tidak pernah luput mendoakan dan menanti dengan setia kedatangan Ardan sepulangnya dari berjualan kaca keliling.Senyumannya sangat khas untuk membahagiakan hati Ardan.Tutur katanya pun sangat bijak dihadapan kedua buah hati mereka.Sampai ketika keyakinan itu berada pada titik nadir,ternyata sesuatu terjadi pada keluarga tersebut dari arah yang tidak terduga.

Kualitas pembuatan film ini masih kalah dibandingkan Ayat-ayat Cinta besutan Hanung Bramantyo. Suara dan gerakan bibir tidak sinkron. Beberapa adegan terasa agak lambat.

Namun demikian, film ini sangat dibutuhkan bagi bangsa kita yang sedang sakit ini. Banyak orang kaya raya, tapi banyak juga yang mati kelaparan. Banyak orang miskin harta, tapi juga miskin agama. Film ini mencoba mengingatkan kita, bahwa miskin harta jangan dibarengi dengan miskin agama. Biar nggak ada uang, tapi tetap punya Allah SWT. Allah saja berfirman, “Mintalah, niscaya akan kukabulkan (Ud’uuni astajib lakum)”. Namun Allah juga berfirman bahwa Ia tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga kaum itu sendiri yang mengubahnya (Innallaha laa yughayyiru maa biqaumin hatta yughayyiru maa bi anfusihim). Jadi yang bisa kita lakukan adalah berdoa dan berikhtiar. Itulah kunci sukses, insya Allah, dunia dan akhirat.

Untuk yang butuh sesuatu, qiyamul lail dan ibadah lainnya bisa digunakan untuk menyampaikan keinginan kita pada Allah SWT. Namun jika kita sudah merasa cukup dengan rezekiNya, maka ibadah tambahan tersebut dapat dijadikan sebagai rasa syukur kita kepada Ilahi Rabbi. Bukankah Rasulullah yang dijamin masuk surga saja bengkak kakinya karena rajin qiyamul lail?

Alhamdulillah film ini menyadarkan dan mengingatkan saya untuk lebih bersyukur pada Allah SWT atas semua rizqiNya, dan menerbitkan semangat untuk beribadah lebih baik lagi.

Film ini cocok untuk dinikmati seluruh lapisan keluarga dan menjadi alternatif positif ketimbang film mengumbar aurat yang bersembunyi di balik genre komedi maupun setan.

The Forbidden Kingdom

Aku adalah penggemar Jet Li
dan Jackie Chan. Film Jet Li terakhir yang aku suka adalah Fearless.
(Warlord belum nonton, War ancur banget, Danny the Dog biasa aja.
Film Jackie Chan yang lumayan adalah franchise Rush Hour dan
franchise Shanghai Knights dan Shanghai Noon).

Berharap kungfu dengan adegan kayak di Fearless, eh dapetnya cuma seadanya aja. Koreografer silat terkenal Yuen Wo Ping, tampak mandul di sini. Udah jelas, karena bintangnya sama-sama biasa jadi pemeran utama, maka perkelahian
antara mereka berdua dibuat seimbang. Lumayan sih, tapi coba lihat perkelahian Jackie Chan di awal pertemuannya dengan Michael Angarano (Jason, yang memerankan Will Stronghold di Sky High), sama sekali nggak ada estetikanya.

Endingnya sangat mudah ditebak. Klise banget. Jadi kaya Karate Kid malah. Kesannya jadi cuma kayak cari duit aja.

Nggak recommended.

Free Embedded Database

Guys… udah pernah denger tentang Firebird database? Kalau belum, coba deh baca postingan temenku di sini yang merupakan terjemahan dari tulisan Carlos H. Cantu.

Seperti yang dapat kalian lihat di bagian komentar, mengenai sample aplikasi Delphi yang terhubung ke embedded Firebird, memang benar apa yang dikatakan Bisma temenku itu, bahwa secara aplikasi tidak ada perbedaan sama sekali.

Nah tetap saja buat programmer Delphi yang terbiasa melakukan koneksi ke Firebird dengan Guardian yang nongol mesra sebagai tray icon application atau sebagai service, pasti rada bingung gimana bisa RDBMS jalan tanpa ada service sama sekali. Nah instead of nerangin apa yang mesti dilakukan, eh Bisma cuma menjawab silakan mengacu pada dokumentasi teknis Firebird. Itu mah nggak usah diceritain. Pembaca kan maunya enaknya aja. Wong sekalian posting kenapa gak sekalian aja diceritain. Dasar Bisma. Kadang emang nyebelin kalau dah males ngasih example.

Ya udah aku ngalah deh. Segeralah aku meluncur ke Firebird Website di sini. Ternyata versi yang embedded ada di sini.

Nah inilah readme.txt yang wajib dibaca sebelum menggunakan Firebird Embedded, dan mudah sekali ternyata:

———————————————————–
Firebird 2.0 Embedded Server notes
———————————————————–

1. GENERIC INFORMATION

The embedded server is a fully functional server linked
as a dynamic library (fbembed.dll). It has exactly the
same features as the usual server and exports the
standard Firebird API entrypoints.

2. ISSUES AND LIMITATIONS

2.1. Registry

The Firebird registry entries are ignored. The root
directory of the embedded server is the directory of
its binary file (library).

2.2. Database access

Client access can be only via the local protocol,
i.e. NOT a TCP/IP connection string that includes
the server name “localhost” or IP address 127.0.0.1.

The embedded server supports only the local connect
to a database file path without a server name. The
client program gets an exclusive access to the
database file after successful connect.

The embedded server acts as a true local server for a single
client accessing databases on a local machine. It can also
act as a remote gateway that redirects all network calls to
other hosts, just as the regular client library
does.

2.3. Authentication and security

The security database (namely security2.fdb) is not used
in the embedded server and hence is not required. Any
user is able to attach to any database. Since both
the server and the client run in the same address space,
the security becomes just an agreement between both
sides which can be easily compromised.

But note that SQL privileges are still checked.

2.4. Compatibility

You may run any number of applications with the embedded
server without any conflicts. Having IB/FB server running
is not a problem either.

But you should be aware that you cannot ac
cess single

database from a number of the embedded servers
simultaneously, because they have SuperServer architecture
and hence exclusively lock attached databases.

3. USAGE

Just copy fbembed.dll, icudt30.dll, icuin30.dll and
icuuc30.dll into the directory with your application.
Then rename fbembed.dll to either fbclient.dll or
gds32.dll depending on your database connectivity software.
Then start your application and it will use the embedded
server as a client library and will be able to access
local datasases. You should also copy firebird.msg and
firebird.conf (if necessary) to the same directory.


If external libraries are required for your application,
then you should have them separately. Most probably, it
will be INTL support (fbintl.dll and fbintl.conf) or UDF
libraries. To be able to use them, you should place them
into the directory tree which emulates the Firebird server
one, i.e. has subdirectories like /intl or /udf:

c:my_appapp.exe
c:my_appgds32.dll
c:my_appib_util.dll
c:my_appicudt30.dll
c:my_appicuin30.dll
c:my_appicuuc30.dll
c:my_appfirebird.conf
c:my_appfirebird.msg
c:my_appintlfbintl.dll
c:my_appintlfbintl.conf
c:my_appudffbudf.dll

If you want to place the Firebird files (excluding the
renamed fbembed.dll) in another directory, you need to
modify your firebird.conf and set RootDirectory to the
Firebird directory tree. Example:

c:my_appapp.exe
c:my_appgds32.dll
c:my_appib_util.dll
c:my_appicudt30.dll
c:my_appicuin30.dll
c:my_appicuuc30.dll
c:my_appfirebird.conf
d:fbfirebird.msg
d:fbintlfbintl.dll
c:fbintlfbintl.conf
d:fbudffbudf.dll

firebird.conf:
RootDirectory = d:fb

Jadi inilah file yang aku letakkan bersama aplikasiku (exe file):

Kemudian aku coba buat aplikasi sederhana, meletakkan sebuah object
TIBDatabase dan sebuah TIBTransaction. Keduanya saling dihubungkan.

Pada event FormCreate aku tinggal mencoba konektivitasnya:

procedure TForm1.FormCreate(Sender: TObject);
begin

IBDatabase.DatabaseName := ExtractFileDir(ParamStr(0)) + ‘DatabaseTEST.GDB’;

//database aku letakkan dalam folder database di bawah exenya

IBDatabase.Connected := true;

end;

Selesai!

A Free Portable Simple Address Book

Kecintaanku pada pemrograman, membuatku suka gatal apabila ada sesuatu yang memiliki pola (programmable) muncul dalam kehidupanku. Apabila ada seseorang melakukan suatu pekerjaan secara manual, rutinitas, dan terjadi terus-menerus, dari hari ke hari, padahal ada suatu cara yang lebih mudah untuk melakukannya, hatiku tersentuh. Telah beberapa kali tangan dan pikiranku kukerahkan demi terbentuk suatu otomasi, yang memungkinkan suatu pekerjaan menjadi lebih mudah dengan bantuan perangkat sederhana.

Nah beberapa hari yang lalu, tanganku kembali digelitik oleh fenomena Mbak-mbak Resepsionis yang membantuku menelpon di meja operator sana. Mereka telah dengan sabar menghubungkanku dengan semua orang yang ingin berkomunikasi denganku setiap hari kerja. Mereka mengandalkan catatan kertas untuk mencari nama orang yang akan dihubungi atau ingatan semata. Akhirnya aku putuskan untuk meluangkan waktu sekitar dua jam untuk membuat sebuah program kecil, sangat sederhana, untuk menyimpan nama, email, hp 1, hp 2, dan nomor extension di kantor.

Program itu haruslah:

  1. mudah digunakan,
  2. tidak perlu menggunakan database apapun yang menggunakan lisensi atau mengharuskan diinstal terlebih dahulu
  3. dapat diekspor ke excel
  4. dapat dicari / disaring hanya dengan menggunakan substring nama atau info lainnya

Akhirnya jadilah aplikasi yang semoga bisa membantu mereka dalam tugas sehari-hari. Kalau Anda suka, silakan unduh aplikasinya. Database yang aku gunakan hanya menggunakan IniFile saja. Jadi bisa jalan di usb sekalipun. Komponen yang aku gunakan adalah Quantum Grid versi 6 dari Dev Express dan EffectionDBNavigator buatanku sendiri.

Aplikasi ini mungkin sekali masih mengandung bugs, jadi silakan beritahu saya jika ada kesalahan program atau ada request feature.

Card View


Grid View
Tampilan setelah diekspor ke XLS

Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, dan Edensor

Akhirnya,
selesai juga baca tiga memoar Andrea Hirata dari tetraloginya.
Pertama yang kubaca adalah Laskar Pelangi. Baru membaca beberapa bab,
dipinjam client pas membaca di sana. Seorang ibu-ibu yang naksir
Laskar Pelangi. Ya udah.. nggak tega nggak minjemin…

Sementara menunggu dikembalikan, aku memulai Sang Pemimpi. Benar-benar dikocok
habis perutku oleh humor yang dibawakan Andrea dengan baik. Aku tahu
bahwa Arai adalah lelaki pelindung Ikal. Mereka sering bersama dalam
keadaan hidup maupun nyaris mati. Tertawa berdua, menangis bersama.
Arai bahkan lebih penting dari saudara kandung Ikal. Satu hal yang
aku tidak mengerti sampai kini.

Hanya satu abang yang diceritakannya di penghujung Laskar Pelangi, itupun
yang disebut namanya hanya keponakannya, Eryn. Benar-benar membuatku
penasaran. Dari sekian banyak abang kandungnya, kenapa ia tidak
ceritakan sama sekali? Ada beberapa kemungkinan. Mereka tidak terlalu
dekat, atau kedekatan mereka tidak menarik untuk diceritakan.

Lintang adalah salah satu hal yang menyesakkan dada. Meski ia tidak dapat
mendapatkan pendidikan tinggi, tapi ia menjadi pahlawan keluarganya.
Dan Allah tidak menyia-nyiakan jihadnya.

Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, dan Edensor adalah kisah memoar Andrea Hirata
yang menarik untuk dibagi kepada orang lain. Sebenarnya saya yakin
banyak kisah ajaib seperti kisah Andrea yang berakhir membahagiakan
di bumi pertiwi ini. Namun tidak semua dapat menuliskannya menjadi
sebuah karya sastra menarik, dengan mutiara kehidupan di setiap akhir
babnya. Andrea dengan kesusahan hidupnya, membuatnya banyak merenungi
kehidupan, dan mengambil hikmah dari setiap kejadian. Mungkin A Ling
salah satu pemicunya. Seluruh mutiara itu ia tuliskan dengan latar
belakang kehidupan Belitong, yang tidak semua orang di Indonesia
mengetahuinya.

Beberapa tulisannya nyaris membuatku menitikkan air mata, terutama hubungan
khusus Ikal dengan ayahnya. Cintanya kepada ayahnya begitu besar.
Terlihat Ikal lebih dekat dengan ayahnya ketimbang dengan ibunya.
Hal lain adalah ketika Ikal menjemput Arai kecil, si Simpai Keramat.

Dari ketiga buku itu, Sang Pemimpi paling kocak. Jimbron yang gila kuda dan Arai yang tak putus semangat dalam cintanya yang serupa pungguk merindukan bulan merupakan hal yang menarik.

Saat ini Sang Pemimpi dibawa Ibuku ke kampung untuk dibaca. Laskar Pelangi akan dipinjam teman istriku, dan sekarang sudah dipesan dalam antrian oleh dua wanita lainnya.

Good job, Andrea. Kami menunggu Riri Riza melukiskan keindahan Laskar Pelangi di layar perak, dan menunggu Maryamah Karpov hadir di toko buku.

Sweeney Todd: The Demon Barber of Fleet Street

Ini film yang juga dapat Oscar 2007 untuk Art Direction, namun juga berdarah-darah. Cuma karena dibuat musikal jadinya nggak terlalu tegang.

Filmnya tentang balas dendam. Seorang tukang cukur yang beristri cantik dan memiliki anak balita difitnah oleh hakim kejam. Dipenjara tanpa salah selama 15 tahun, istrinya diganggu oleh sang hakim, dan anaknya dipelihara si hakim, untuk dibesarkan dan akhirnya akan dinikahi juga! Dasar edan.

Nah, si tukang cukur kembali untuk membalas dendam. Dendamnya begitu besar hingga ia tak dapat berfikir jernih. Johnny Depp, yang kembali memerankan sebagai tukang cukur (sebelumnya ia main dalam film yang juga disutradarai Tim Burton, Edward Scissorhands) tampak begitu aneh. Pas banget ditemani oleh Helena Bonham Carter, yang selalu memerankan peran yang kalau digambarkan sebagai penyanyi, seaneh Bjork.
Berhasilkan dendam si tukang cukur kepada hakim yang jahat itu? Bagaimanakah nasib anaknya? Silakan lihat deh filmnya..

Selain dari darah muncrat yang sangat natural, film ini mencerminkan kegelapan yang menjadi ciri khas Burton (Corpse Bride, Sleepy Hollow, Edward Scissorhands).

Buat yang nggak suka kekerasan atau berbagai hal yang menjijikkan, jangan nonton film ini. Atonement aja deh. Gih sono..