The Kite Runner

Ketika buku ini akan kubaca, filmnya dah siap juga. Jadi setelah selesai membaca novelnya mau langsung menonton filmnya.

Kisahnya bercerita tentang persahabatan dua anak lelaki, Amir dan Hassan. Hassan adalah anak pembantu dari ayah Amir, Ali. Ali telah hidup bersama dengan ayah Amir sejak kecil, sebagaimana Amir dan Hassan.

Sebagaimana layaknya anak kecil di Afghanistan, Amir dan Hassan suka sekali bermain layang-layang. Amir yang menerbangkan, Hassan mengendalikan benang gelasan. Hassan jago mengejar layang-layang putus hasil aduan. Intuisinya sangat tajam. Ia bisa berlari tanpa melihat langit dan bisa menebak ke mana layang-layang yang putus akan jatuh.

Amir dan Hassan hidup tanpa Ibu di sisi mereka. Ibu Amir meninggal sewaktu melahirkan Amir kecil, dan Ibu Hassan meninggalkan Ali waktu Hassan lahir. Mereka berdua sangat dekat. Hassan yang lebih kecil, sering menjadi pelindung Amir bila ada anak yang mengganggu. Hal inilah yang membuat sedih Baba, ayah Amir. Baba sering berharap Amir sekuat dan setangguh Hassan. Hal ini membuat Amir agak membenci ayahnya, yang mengira membencinya karena membunuh ibunya waktu melahirkannya.

Suatu ketika suatu hal yang buruk terjadi pada Hassan. Amir sebenarnya dapat berbuat sesuatu untuknya. Namun alih-alih Amir membantu Hassan, Amir justru berlari meninggalkan Hassan. Padahal ketika itu Hassan sedang merebut layang-layang putus untuk Amir.

Hal ini membuat Amir terus merasa bersalah dan tidak kuasa berdekatan dengan Hassan dan membuatnya insomnia.

Hingga beberapa tahun kemudian, sebuah telpon dari Rakhim Khan, tangan kanan ayahnya yang dulu dekat dengan Amir, meminta Amir kembali ke Afghanistan. Saat itu Amir telah hijrah ke Amerika. Rakhim Khan mengatakan bahwa masih ada peluang untuk berbuat baik, untuk menghapus dosa dan penyesalan yang pernah terjadi…

Akankah Amir kembali untuk menghapus dosa-dosanya? Ataukah ia memilih lari dari penyesalannya? Akankah inti cerita Atonement menjadi tema cerita ini juga?

Silakan baca bukunya atau tonton filmnya. Mau beli online?

Sekedar tambahan informasi:
The Kite Runner, sebuah novel perdana Khaled Hosseini, telah mencatat berbagai prestasi:

1. Diterjemahkan ke dalam 42 bahasa.

2. Terjual lebih dari 8 juta kopi di seluruh dunia.

3. Lebih dari 2 tahun bertengger di daftar New York Times Bestseller.

4. Paramount Pictures telah membuat filmnya.

=========================================================

Setelah membandingkan novel dan filmnya, untuk Anda yang sudah membaca novelnya, sebaiknya jangan menonton filmnya, kecuali Anda akan kecewa. Hubungan yang sangat dekat antara Hassan dan Amir kurang digambarkan dengan baik. Demikian juga hubungan Baba dan Amir yang renggang kurang digambarkan dengan tepat. Padahal keduanya mengandung kunci sangat penting untuk keseluruhan cerita. Tapi kalau nggak pengen baca novelnya, boleh nonton filmnya. Sutradaranya, Marc Foster, yang juga bikin Finding Neverland dan Monster’s Ball.

Eniwei, tidak seperti Disclosure, novel Michael Chrichton yang film dan novelnya sama-sama hebat, novel The Kite Runner tetap menarik untuk dibaca. Saya ingin sekali mendengar komentar Anda.

Ya udah, buruan sana baca. Kalau dah kelar segera posting komen. Ayo kita diskusikan. Jangan lupa pasang SPOILER WARNING kalau ada yang mau membahas hal yang bisa mengganggu orang lain yang belum membacanya.

Awas, filmnya untuk 13 tahun ke atas. Bukan untuk semua umur.

(gambar dari http://en.wikipedia.org/wiki/The_Kite_Runner_(film))