BlackBerry Gratis

Beberapa hari yang lalu, bertepatan dengan miladku yang ke-33, tanpa disangka di kantor ada pembagian BlackBerry gratis (Javelin – 8900). Kalau gak salah ada 5 manager dapet, salah satunya aku. Alhamdulillah banget karena aku masih terbilang baru tiga bulan bergabung, mendapat jatah sama dengan yang udah jadi karyawan selama 15 tahun.

 
Sebagai penggemar setia Nokia (baca postinganku ttg Nokia di sini), kalau tidak salah sudah pernah punya 6 seri berbeda, menggunakan BlackBerry bukanlah impianku. Jujur, kalau boleh milih, aku lebih suka dikasih N97 ketimbang dikasih Javelin, Bold, atau Storm sekalipun. Hehehe…
Tapiiiii yang namanya gratis tis tis, harus disyukuri dan dimanfaatkan. E51ku disikat istri tercinta, dan mau gak mau aku harus memanfaatkan Javelin.
 
Langkah pertama, adalah memikirkan bagaimana caranya 1500 contact di Nokiaku, juga item Calendar dan Notes bisa migrasi ke BB. Langsung aku backup Nokia E51ku dengan Nokia PC Suite, lalu disinkronisasi ke MS Outlook. Setelah itu menginstall BB Desktop Manager, dan melakukan sinkronisasi dari MS Outlook ke BB. Semua data masuk ke BB. Horee.. cuma ada sedikit bugs (gak tahu di Nokia atau di Desktop Manager), gambar thumbnail di contact sebagian tertukar-tukar.
 
Setelah membeli micro SD (tidak ada di package bawaannya) sebesar 4 Gb, akhirnya aku coba download film seperti Chuck, Fringe dan Prison Break (berekstensi AVI). Semuanya bisa diputar dengan halus dan tajam. Sayang ekstensi MOV hanya terdengar suaranya, tanpa ada gambarnya. Mungkin harus tambah semacam CODEC tertentu. Dia support DivX, XviD, H.263, dan WMV3.
 
Al Quran 30 jus masuk semua dan bisa distel. Beberapa lagu MP3 juga aku simpan untuk menemani bergelantungan di kereta. Jeleknya, untuk menambah playlist tidak bisa select beberapa item.
 
Sepertinya BB tidak punya kemampuan untuk select beberapa item sekaligus. Please CMIIW.
 
**EDITED**
Ternyata bisa!!! Pakai Shift bergambar panah, dan gerakkan trackballnya!
 
Di Nokia, fitur ini bergambar pensil atau panah ke atas. Keren banget. Tipe yang disupport BB adalah 3gp, WAV, MIDI, AMR-NB, G711u/A, GSM610, PCM, MP3, AAC/AAC+/eAAC+, WMA9/10 Standard/Pro.
 
Untungnya fitur select, copy, and paste di BB ada. Di iPhone 3G juga udah bisa. Di Nokia, udah lama banget ada. Fitur ALT + TAB di Windows, ada juga di BB dengan ALT + ESC.
 
Kameranya sudah 3MP, lumayan tajam, dengan flash yang terang. Sudah autofocus dan zoom digital 2x. Layarnya mendukung 65K warna, dengan ukuran layar 2.44 inci diagonal. Lebih mantep dibanding E51
GPS dan Maps belum dicoba karena kayaknya mesti download dari Internet.
 
Voice recognition anehnya hampir yang nomor 2 yang tepat dengan yang aku maksudkan. Agak sedikit kurang cerdas dibandingkan algoritma yang dipakai Nokia.
 
Beratnya enteng, cuma sekitar 109 gram. E51 yang jauh lebih kecil aja cuma 100 gram.
 
Fitur SMSnya aku suka. Kalau kita bales-balesan SMS, dia taruh dalam 1 screen, jadi seperti conversation. Dan bisa langsung dicopy paste percakapan sebelumnya. Di Nokia mesti save ke Draft dulu, lihat inbox, open, dan copy, lalu close, balik lagi ke draft untuk diedit. Ini hal yang sangat positif di BB. Nokia, gak usah malu lah untuk meniru hal ini.
 
Dari sisi navigasi, trackballnya BB luwes banget dan sangat halus. Enak untuk menggelindingkan focus ke mana-m
ana. Tapi QWERTYnya aku benci sekali. QWERTY keyboard itu enak cuma kalau gede. Kalau kecil mana mungkin juga bisa 10 jari. Enakan Nokia yang model biasa, bukan QWERTY. Pake fitur thesaurus atau kamusnya, aku lebih cepat mengetiknya.
 
Fitur Clocknya keren. Ada menu Enter Bedside mode. Jadi berfungsi kayak Jam dengan tingkat dim yang redup dan enak dilihat di malam hari.
 
Aku juga suka dengan fitur lock/unlocknya yang cukup sekali pencet, meski ada menu untuk dua pencetan di keypadnya kaya di Nokia.
 
Mungkin baru besok mau langganan BlackBerry Internet Services, biar bisa facebookan, YMan, dan internetan sak karepe. Hehehe..
 

Eksploitasi anak di bis kota

Hari gini anak-anak masih juga dieksploitasi untuk cari uang. Seharusnya mereka bersekolah untuk masa depan yang lebih baik. Harusnya pemimpin kita sering turun ke lapangan dan berbuat aksi nyata.
Gambar menunjukkan anak usia 2 tahun digendong untuk menarik belas kasihan pengamen. Yang satunya usia sekitar 8 tahun bergelantungan menjadi kenek bis. Mungkin ayahnya yang jadi supir. Padahal kalau dia mengurus ke rt rw bisa bebas uang sekolah. Let’s do something for our children!

Sent from my Nokia phone

Pengamen dengan menjual anak kecil
Kondektur sekecil ini menyabung nyawa demi sejumlah uang

Dari Soekarno sampai SBY – Intrik dan Lobi Politik Para Penguasa

Ingin tahu kelebihan dan kelemahan semua presiden kita dari Soekarno sampai SBY? Baca buku ini. Karakteristik masing-masing presiden digali dari informan yang merupakan orang-orang terdekat masing-masing di zamannya.

Membaca buku ini membuat kita tahu dari masing-masing Presiden:

·Tipe-tipe kepemimpinan (Dominance, Influencing, Steadiness, dan Compliance)

·Sifat dan karakteristik komunikasi (High, Medium, and Low Context)

Kuatnya fakta-fakta yang disajikan dari berbagai sumber, membuat kita kadang tercengang dan manggut-manggut ketika tahu intrik dan strategi masing-masing presiden. Ada yang bikin ketawa sendiri, dan ada yang merasa patut dikasihani.

Semua presiden kita ada kelebihan dan kekurangan masing-masing. Membaca buku ini (mungkin) sangat mempengaruhi pilihan kita pada pilihan CaPres mendatang.

Buku ini ditulis oleh Prof. Dr. Tjipta Lesmana, M.A, seorang dosen, wartawan, dan kolumnis. Ini adalah bukunya yang kesembilan. Buku lainnya adalah Kapitalisme Soviet (1987), Tragedi Prioritas (1987), Runtuhnya Kekuasaan Komunis (1993), Pornografi dalam Media Massa (1995) dan Pencemaran Nama Baik dan Kebebasan Pers (2005).

Rayyan Wisuda TK

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Alhamdulillah Sabtu kemarin, 20 Juni 2009 Rayyan diwisuda dari TK Islam Hanifah setelah dua tahun lamanya belajar dan bermain dengan metode moving class. Moving class berarti si anak yang berpindah kelas menuju pusat permainan dan pembelajaran, bukan gurunya yang gonta-ganti masuk kelas yang sama. Acara wisuda berlangsung di Pusdiklat daerah Cinangka, Sawangan.
 
Acaranya penuh dengan partisipasi siswa TK A dan juga TK B, termasuk mini operette. Lucu-lucu dan menarik!
 
Minta doa restu, semoga Rayyan menjadi anak yang sholeh dan nantinya bermanfaat bagi sesama. Insya Allah SDnya nanti masuk ke Az Zahra di daerah Pamulang.

Wolfram Mathword

Tahu situs ini dari Umar, dan banyak dapat ilmu tentang indahnya matematika di sini. Ini bukan search engine, tapi situs yang bisa membantu kita menjawab fakta ilmiah, public known, dan semua hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan. Yang bikin ketawa, dia punya teorema Pizza yang berbunyi, volume pizza dengan jari-jari z dan ketebalan a memiliki rumus:

pi . z . z . a

Weisstein, Eric W. “Pizza Theorem.” From MathWorld–A Wolfram Web Resource. http://mathworld.wolfram.com/PizzaTheorem.html

Wah keren banget deh situsnya. Coba masukkan : x + 3 = 10. Dia akan bilang x yang mungkin = 7. Sampe ke yang kompleks banget!

Kalau ditanya president of indonesia, dia akan bilang Susilo Bambang Yudhoyono. Kapan dia mulai menjabat juga dikasih tahu. Jadi jawaban dia bukan berupa link, tapi memang jawaban dari konowlege yang ada di servernya.

Coba deh sekarang di http://www.wolfram.com

Gran Torino (2008)

Film teranyar dari Clint Eastwood yang banyak dialognya
bikin ngakak ini semakin menonjolkan kehebatan akting dan penyutradaraan
beliau. Berumur 79 tahun, produksi filmnya konsisten bermutu dan mengandung
pesan moral buat penontonnya. Mbah Clint yang sudah memenangkan 4 oscar, 101 penghargaan & 64 nominasi bergengsi lainnya ini benar-benar tua-tua keladi.

Ceritanya tentang seorang veteran Amerika yang dulu pernah perang di Korea, dan barusan menjadi duda. Dia tidak akur dengan anak dan cucunya, juga tetangganya. Penuh
dengan sinisme dan kebencian, terutama pada tetangganya yang keturunan orang
Korea. Hingga suatu ketika ia justru bisa dekat dengan tetangganya yang
merupakan musuh bebuyutan, dan dianggap pahlawan di sekelilingnya.

Film ini sepertinya tidak masuk Indonesia, entah kenapa.
Film-film bermutu seperti ini tidak masuk karena importir film Indonesia pasti
hanya mau import film yang pasti mendatangkan keuntungan. Tonton film ini di dvd
atau vcd rental kesukaan Anda.

8 skala 10.


Drag Me To Hell (2009)

Setelah berhari-hari ingin nonton film ini, akhirnya Jumat malam kemarin berhasil juga di Summarecon. Tiket 15 rebu perak udah di tangan untuk pertunjukan terakhir. Aku mengajak seorang teman yang tidak suka menonton film horor karena selalu ketakutan. Saatnya untuk memberikan dia terapi. Kami janjian ketemuan di German Center dan tidak memberitahu dia film apa yang akan ditonton. Aku bilang scorenya bagus nih. Layak ditonton. Karena dia percaya sepenuhnya aku gak mungkin ngajak nonton film jelek, akhirnya dia OK. Pas mau masuk dia baru lihat posternya, dan bertanya, “Mas, film horror ya?”. Aku bilang, “Ya, biar kamu gak takut nonton horor.. Kan nontonnya juga rame-rame.”

Sepanjang film, aku berteriak-teriak seiring banyak adegan dengan gambar dan suara mengagetkan. Seperti biasa, twist di akhir film bisa aku tebak dengan sangat mudah. Menambah keheranan temanku, kok bisa nebak. Hehehe.. banyaknya film yang sudah kutonton menyebabkan kebanyakan pola film Hollywood bisa ditebak.

Ceritanya, seorang wanita pekerja bank di bagian penyaluran kredit, menolak perpanjangan tenggat waktu dari nenek tua, karena sudah dua kali jatuh tempo tidak dilunasi. Berarti ini saatnya bank menyita rumah si nenek. Demi mengincar posisi yang lebih tinggi di tempatnya, wanita itu keukeuh tidak mau membantu. Wrong decision. Ternyata si nenek keturunan gypsi yang punya ilmu hitam. Dia mengutuk hidup si wanita banker dengan kutukan Iblis Lamia. Dalam tiga hari jiwanya akan disita ke neraka….

Sebagai film horor, film ini punya kelebihan di intensitas gambar dan suara yang mengejutkan. Spesial FXnya tidak mengecewakan. Filmnya mengingatkan horor klasik, yang lagi jarang akhir-akhir ini. Sutradara Indonesia mestinya belajar dari Sam Raimi (Spiderman) yang kreatif membuat film. Horor Indonesia terjebak pada cerita klise dan dangkal, efek buruk, dan latahisme. Versi Pocong banyak sekali. Nggak ada yang menarik.

Buat Anda penikmat film horor, suka adrenalin dikocok-kocok, film ini jangan dilewatkan. Jangan tonton di dvd atau bioskop dengan sound system buruk.

Tales from the Earthsea (2006)

Karya debutan anak animator Jepang terkenal Hayao Miyazaki yang bernama Goro Miyazaki ini bolehlah dipuji. Masih ingatkah film karya Bapaknya yang bagus-bagus seperti Sprited Away dan Princess Mononoke?

Film yang tidak lama diputar di Blitz beberapa waktu lalu ini menceritakan tentang sisi gelap manusia yang jika tidak dikontrol dapat menelan kehidupan. Siapa yang menolak kematian dia akan menolak kehidupan. Bukan kehidupan tanpa kematian. Kita tidak perlu takut untuk mati.

Ceritanya simple, tapi animasi dan tata suaranya luar biasa. Great composing! Tadinya Bapaknya yang diminta jadi sutradara, trus karena sibuk akhirnya dikasih ke anaknya. Hasilnya mak nyus juga.

Film th 2006 ini bisa jadi alternatif dari film animasi barat, disney pixar, dsb.

Favorite Movies

Kalau dipilih 3 film per genre yang paling berkesan buatku, listnya adalah :

Drama – Life
Pursuit of Happiness
La Vita E Bella (Life is Beautiful)
Children of Heaven

Drama – Love
English Patient
Atonement
A very long engagement

Adventure
Lord of The Rings
Gladiator
Sen to Chihiro no kamikakushi

Comedy
Kungfu Panda
Forrest Gump
Gods Must Be Crazy

Full Action:
Saving Private Ryan
Terminator II
Die Hard

Animation:
Aladdin
Wall-e
The Incredibles

Horor:
Sixth Sense
Nang Nak
The Eye

Musical:
Sound of Music
Beauty and The Beast
Enchanted