Tap Izy – Not That Easy

Sekarang adalah zamannya uang digital. BCA mengeluarkan Flazz, Mandiri mengeluarkan E-Toll, PT KAI mengeluarkan Commet, Blitz Megaplex mengeluarkan Blitzcard, dan kini Telkomsel sebagai perusahaan Telco juga mengeluarkan produknya, Tap Izy. Sempat diprotes oleh kalangan perbankan karena dianggap mengambil jatah mereka, Telkomsel terus menggebrak. Untuk menggenjot masyarakat menggunakan kartu sim ajaib ini, Telkomsel bekerja sama denganLanjutkan membaca “Tap Izy – Not That Easy”

Menginap di Tenda Mongolia @ Highland Park Resort Bogor

Beberapa minggu yang lalu kami sekeluarga mendapat kesempatan untuk menginap di Highland Park Resort Bogor yang memiliki konsep tenda seperti orang Mongolia. Meskipun bentuk luarnya tenda, namun dalamnya dikeramik permanen dengan AC, tempat tidur, sofa bed, shower, wastafel, dan toilet yang juga dibuat permanen. Berangkat dari rumah di pagi hari, dan sebagai penunjuk arah sayaLanjutkan membaca “Menginap di Tenda Mongolia @ Highland Park Resort Bogor”

The Avengers (2012), IMAX, dan Penonton yang Ngamuk

Ada tiga kehebohan yang akan saya sampaikan dalam tulisan ini. Pertama, film The Avengers ini adalah proyek besar Marvel yang mempertemukan banyak superhero dan beberapa di antaranya sudah ada filmnya masing-masing. Dari Hulk, Thor, Captain America, dan Iron Man yang semuanya sukses dan punya banyak penggemar. Jadi film ini sudah bertahun-tahun ditunggu, dan setelah munculLanjutkan membaca “The Avengers (2012), IMAX, dan Penonton yang Ngamuk”

Setting Master Detail dengan Dev Express Quantum Grid

Ternyata barang canggih konfigurasinya juga tidak trivial. Tulisan ini digunakan untuk siapa saja yang belum tahu atau lupa melakukan konfigurasi master detail dengan Quantum Grid dari Dev Express. ExpressQuantumGrid is capable of displaying data from several datasets. You can present data either from independent datasets in one control or datasets that are linked by aLanjutkan membaca “Setting Master Detail dengan Dev Express Quantum Grid”

Modus Anomali (2012)

Film terbaru Joko Anwar ini membuatku penasaran. Setelah puas dengan besutannya di Pintu Terlarang, tentu saja aku tergerak untuk mencicipi karyanya yang paling gres. Iklannya ada di mana-mana, bahkan posternya dipasang di KRL Commuter Line yang aku naiki setiap hari. Filmnya bercerita mengenai seorang lelaki yang bangun dari timbunan tanah di tengah hutan. Ia lupaLanjutkan membaca “Modus Anomali (2012)”

Tips Jalan-jalan ke Bangkok

Pertama-tama, jika belum pernah membaca, coba baca tulisan saya tentang tips jalan-jalan ke luar negeri di sini. 1. Menurut saya paling cocok Bangkok dijadikan tempat buat belanja murah, karena lebih murah daripada Jakarta. Mal yang bisa jadi one stop shopping adalah MBK (Mah Boon Krong) Center yang berlokasi di 444 Phayathai Rd.,Pathumwan, Pathum Wan, BangkokLanjutkan membaca “Tips Jalan-jalan ke Bangkok”

Perjalanan ke Bangkok – Hari #3 (lanjutan)

Lanjutan postingan yang sebelumnya. Setelah turun di stasiun BTS (Bangkok Mass Transit System) Thaksin, kami turun dan menuju ke salah satu halte sungai di tepi sungai Chao Phraya. Sungai ini membelah Bangkok dan bermuara di Teluk Thailand. Besarnya sungai ini menjadikannya mudah menjadi salah satu sarana transportasi air dan sangat mendukung pariwisata. Selain para pekerjaLanjutkan membaca “Perjalanan ke Bangkok – Hari #3 (lanjutan)”

Cinta Harus Mati

Originally posted on The Laughing Phoenix:
Yup, cinta harus mati. Itu adalah sebuah keniscayaan. Kalau cinta adalah rasa menggebu-gebu, keringat dingin, deg-degan, susah tidur, tai kucing rasa coklat, romantic dinner dengan lilin, berpandang2an semalaman sampai jereng, dan buket bunga mawar, maka cinta harus mati. Dan akan mati. Tahap “infatuation”, “passionate love”, saat-saat awal manusia jatuh…

Perjalanan ke Bangkok – Hari #3

Pada hari ketiga, Jumat siang setelah mengunjungi beberapa stand pameran, aku bersama Pak Hans dan Pak Triarso sholat Jumat di KBRI yang lokasinya tidak jauh dari Central World di mana Hotel Grand Centara berada. Kami berjalan kaki di terik matahari sekitar 37 – 40 derajat celcius dan selalu mencoba masuk ke mal untuk ngadem walauLanjutkan membaca “Perjalanan ke Bangkok – Hari #3”