Review Game: Human Resource Machine

TomorrowCorporation telah sukses meluncurkan game Human Resource Machine di iOS setelah sukses meluncurkannya di Linux dan Windows via Steam. 


Game ini ditujukan buat mereka yang suka teka-teki, tantangan berupa problem solving, cocok yang suka matematika atau pemrograman.

Ada tiga profile berbeda yang bisa digunakan dalam permainan ini, artinya ada tiga orang yang bisa bermain dalam device yang sama.


Ada 37 level yang disediakan dalam game ini. Inilah level-level yang ada:


Tujuan game ini sangat sederhana. Kita memiliki serangkaian paket dengan label atau angka yang datang melalui IN conveyor belt. Tugas kita adalah memproses paket yang datang sedemikian rupa sehingga kita bisa meletakkan paket yang telah diproses ke conveyor belt OUT. 

Setiap level kita diberikan instruksi untuk membaca paket, meletakkan paket, atau memanipulasinya.


Game ini sangat menantang karena meskipun secara programming tugasnya mudah, namun terbatasnya fungsi yang bisa digunakan dalam setiap levelnya membuat kening kita berkerut untuk mencari solusinya.

Nantinya program kita dikatakan baik apabila bisa menyelesaikan tugas dengan benar apalagi bila solusinya lebih sedikit dan lebih ringkas daripada versi yang umum dimasukkan oleh para pengguna lainnya.

Ayo, buruan dibeli selagi harganya masih goceng di Apple Store. Versi Steamnya sekitar 90 ribu rupiah.

Pembaca, tertarikkah? Jika tidak, game apa yang sedang Anda mainkan sekarang? Share ya siapa tahu saya bakal memainkannya juga.

Saksikan trailernya di https://m.youtube.com/watch?v=428R_oEjGGI&autoplay=1

Iklan

Gesundheit!

Game puzzle ini aku unduh setelah terpilih sebagai App of the Week minggu lalu. Begitu aku lihat gratis, langsung saja aku sikat. Ceritanya sangat sederhana namun setiap levelnya sungguh menantang. Kisahnya sederhana, anak kecil yang ingusan ingin bermain bersama kawan-kawannya. Namun datanglah sekelompok monster yang akan menculik mereka. Hanya si anak kecil yang ingusan itu yang tidak tertangkap dan ia berusaha membebaskan kawan-kawannya.

Yang menarik dari game ini adalah kesederhanaan konsepnya. Panduan cara bermain ditunjukkan tanpa tulisan apapun, hanya petunjuk gambar yang bisa kita mengerti. Tingkat kesulitan bertambah setiap levelnya dan memaksa kita untuk berpikir tujuan dari tiap levelnya.

Musik dan soundtracknya begitu menawan dan menghibur. Ilustrasi gambarnya menarik. Game ini cocok dimainkan untuk usia 6 tahun ke atas. Versi iPhone/iPodnya gratis! Sangat direkomendasikan buat mereka yang menyukai teka-teki. 8/10.

Gesundheit ini artinya semoga sehat, mirip God Bless dalam bahasa Inggris, atau Yarhamukallah dalam bahasa Arab, doa ketika mendengar seseorang bersin.

 

Tergila-gila dengan Tokyo Flash

Ceritanya begini. Seorang teman kantor membeli sebuah jam di Mal Senayan City untuk istrinya sebagai hadiah ulang tahun pernikahan mereka. Sesampainya di kantor, ia membawa katalog jam yang dijual di toko tersebut. Salah satu yang menarik perhatian kami semua dan banyak teman-teman di kantor adalah merk Tokyo Flash. Jamnya sangat unik karena tidak langsung menunjukkan jam berapa seperti jam pada umumnya. Totally geek, narsis, amazing, you name it. Mau lihat jam apa saja contoh dari Tokyo Flash? Silakan lihat blognya di sini. Mau tahu jam Tokyo Flash yang paling susah dibaca? Coba tengok di sini. Eh, mau dapat duit sampai 200 jutaan? Posting ide gila kamu di sini.

Sorenya saya pergi ke Senayan City untuk melihat-lihat koleksi jam Tokyo Flash. Lucu-lucu tapi sayangnya yang saya suka koleksinya tidak ada di sana. Jadi setelah puas melihat-lihat saya pulang tanpa membelinya.

Ayo jam berapa coba?

Akhirnya iseng mencoba membuat jam ala Tokyo Flash sendiri menggunakan Delphi. Nggak tahu juga sudah pernah dibuat konsepnya atau belum karena belum melihat semua jenis jam yang sudah ada dan gagasan yang pernah nongol di blog resminya. Namanya juga coding cuma sekitar 1 jam dan belum memikirkan sekali konsepnya jadi ya ala kadarnya saja. Jam ini bisa dipasang di komputer Anda, bisa disetting warnanya. Hanya menunjukkan jam dan menit, tanpa detik. Masih belum menyimpan setting terakhir ketika aplikasi dimatikan (nanti sajalah hehehe). Bisa dibuat transparan dan bisa digeser-geser. Jamnya selalu On Top. Masih bisa dikembangkan seperti menggunakan Tray Icon dan menghilangkan iconnya di Taskbar. Kalau mau coba unduh saja secara gratis di sini.

Level 1 di ProjectEuler…

Alhamdulillah, akhirnya bisa mencapai level 1 di Project Euler. 1 Level bisa diraih begitu bisa menyelesaikan setiap 25 soal. Jadi dari 25 soal yang baru kupecahkan dari 241 soal yang ada, baru sekitar 10%. Soal terakhir yang aku pecahkan adalah soal nomor 48.

Akhirnya bisa nongkrong di level 1 hehehe…

Yang sudah selesai adalah soal 1-22, 25, 48, dan 67.
Dari semua soal so far, yang sangat menggairahkan untuk dipecahkan adalah soal nomor 11, 15, 18, dan 67.

Setelah menyelesaikan soal nomor 48, mendapat kalimat:

Congratulations, the answer you gave to problem 48 is correct.

Bravo, wishknew! Now that you have solved 25 problems you have achieved what 79.51% of members have failed to do and have advanced to level 1. Good luck as you continue.

Statistik lengkap bisa dilihat di sini.

Tetap semangat, for trying next challenging questions!

Buat Anda yang Suka Tantangan Matematika (biar gak cepet pikun)

Suka matematika? Programming? Suka iseng, apa yah yang bisa aku buat untuk melatih kemampuan programmingku? Nah situs untuk memuaskan dahaga Anda bisa dilihat di sini.

Ya udah kalau males ngeklik linknya, ini aku copy pastekan:

Project Euler is a series of challenging mathematical/computer programming problems that will require more than just mathematical insights to solve. Although mathematics will help you arrive at elegant and efficient methods, the use of a computer and programming skills will be required to solve most problems.

The motivation for starting Project Euler, and its continuation, is to provide a platform for the inquiring mind to delve into unfamiliar areas and learn new concepts in a fun and recreational context.


Who are the problems aimed at?

The intended audience include students for whom the basic curriculum is not feeding their hunger to learn, adults whose background was not primarily mathematics but had an interest in things mathematical, and professionals who want to keep their problem solving and mathematics on the edge.


Can anyone solve the problems?

The problems range in difficulty and for many the experience is inductive chain learning. That is, by solving one problem it will expose you to a new concept that allows you to undertake a previously inaccessible problem. So the determined participant will slowly but surely work his/her way through every problem.


How do I know where should I start?

That depends on your background. In the Problems table you will be able to see how many people have solved each problem. As a general rule of thumb the more people that have solved it, the easier it is.


I’ve written my program but should it take days to get to the answer?

Absolutely not! Each problem has been designed according to a “one-minute rule”, which means that although it may take several hours to design a successful algorithm with more difficult problems, an efficient implementation will allow a solution to be obtained on a modestly powered computer in less than one minute.


Does it matter if it takes more than one minute to solve?

Of course not, but that should provide the impetus to return to the problem and see how you can improve your approach. But remember that once you’ve solved a particular problem you will be able to access a thread relating to that problem and it is here that you may be able to pick some tips from others that have solved it.


I solved it by using a search engine, does that matter?

Making use of the internet to research a problem is to be encouraged as there could be hidden treasures of mathematics to be discovered beneath the surface of many of these problems. However, there is a fine line between researching ideas and using the answer you found on another website. If you photocopy a crossword solution then what have you achieved?


I’ve checked my program ten times now and I keep getting told my answer is wrong! Have you made a mistake?

With newly released problems it is quite possible that a small error may have slipped through the net, or maybe the wording is slightly ambiguous and the problem has not been explained as well as it could. However, when so many people have hit the target and one marksman misses ten times on the run, he/she can hardly shoot his/her own foot and conclude that because the gun is working properly the fault must lie in the target.


Do you have any hints on solving problems?

Read the details of the problem very carefully and make note of any example cases given. Experiment with pencil and paper to get a feel for the ideas behind the problem. If the ideas are new to you, use the internet or books to get some background; the problem should contain clues as to what to look-up. Try writing a program to generate for simple cases and check that your output agrees with the example cases; this will confirm you’ve understood the problem and are heading in the right direction. Based on this try to extrapolate to estimate the time it will take to get the final answer and if it’s going to take significantly more than a minute rethink your strategy.


How did it all start?

Project Euler was started by Colin Hughes (a.k.a. euler) in October 2001 as a sub-section on mathschallenge.net. Who could have known how popular these types of problems would turn out to be? Since then the membership has continued to grow and Project Euler moved to its own domain in 2006.

=======================================================================================

Contoh soalnya seperti ini:

Add all the natural numbers below one thousand that are multiples of 3 or 5.

Masalahnya, ada buanyak sekali cara untuk mencari jawabannya. Tergantung algoritma, formula, atau bahkan bahasa pemrograman yang dipakai!

Untuk haskel, dari command linenya cuma butuh :
sum [3,6..999] + sum [5,10..999] – sum [15,30..999]

Edan nggak?

Padahal yang standar kan :

var
i, result: integer;
begin
i := 0;
result := 0;
while i < 1000 do
begin
if (i Mod 3 = 0) or (i Mod 5 = 0) then
result := result + i;
Inc(i);
end;
writeln(result);readln;
end.

Hahaha! Seru abis deh! Thx buat Peter yang udah kasih tahu.

Situs lainnya adalah topcoder.com dan acm.uva.es.

Mau? Mau? Mau?

Misteri Tamu Pemakan Onde-onde

Alkisah ada lima kamar di sebuah villa di Puncak…

Kelima kamar itu dicat dengan warna yang berbeda-beda.
Ada lima tamu yang menginap di masing-masing kamar, dan mereka berasal dari daerah yang juga berlainan. Mereka minum minuman yang berbeda, makan makanan yang berbeda, dan membawa HP dengan merek yang berbeda-beda pula.
 
Dengan mengetahui informasi di bawah ini, tamu dari kota mana yang paling mungkin doyan Onde-onde?
 
 
1. Tamu dari Bandung menginap di kamar bercat merah.
2. Tamu dari Semarang makan pempek.
3. Tamu dari Tegal minum teh poci.
4. Kamar bercat hijau di sebelah kiri kamar bercat putih.
5. Yang menginap di kamar bercat hijau minum kopi.
6. Tamu yang membawa HP Nokia makan krupuk.
7. Tamu dari kamar bercat kuning membawa HP Sony Ericsson.
8. Tamu yang tinggal di kamar persis paling tengah minumnya susu.
9. Tamu dari Jakarta menginap di kamar paling kiri.
10. Tamu yang membawa HP Blackberry tinggal di sebelah kamar tamu yang makan cakwe.
11. Tamu yang makan martabak tinggal di sebelah tamu yang membawa HP Sony Ericsson.
12. Tamu yang hpnya iPhone minumnya Coca-cola.
13. Tamu dari Jakarta tinggal di sebelah kamar bercat biru.
14. Tamu dari Cirebon HPnya Motorola.
15. Tamu pembawa Blackberry tinggal di sebelah tamu yang meminum sebotol Aqua.
 
Quiz ini diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dari sini. Konon, misteri ini dibuat oleh Einstein, dan tidak semua orang bisa memecahkannya. Cara mencari jawabannya dengan metode eliminasi, mirip kalau kita memecahkan soal Sudoku. Bisa diselesaikan dengan bantuan sehelai kertas dan alat tulis, atau spreadsheet seperti Excel.
Seberapa cepatkah Anda mendapatkan solusinya? Sebenarnya, kalau Anda sudah mendapatkan modelnya, mencari jawabannya tidaklah sulit. Tadinya saya mencoba memecahkan dengan menggunakan Prolog. Tapi ternyata kesulitan membuat klausa dan predikatnya. Ternyata dengan spreadsheet malah mudah .
(Mohon tidak memberikan jawaban pada komentar di bawah ini, agar tidak mengganggu mereka yang ingin mencoba memecahkan soal ini).