Pengalamanku Bersama COVID-19

Saya ingin berbagi pengalaman saya di tahun 2020 ini ketika terkena COVID-19 setelah ada beberapa orang yang memintanya. Semoga tulisan ini bisa memberikan manfaat buat yang membacanya.

Gejala COVID-19 dirasakan secara berbeda-beda oleh kebanyakan orang. Tidak berarti bahwa jika apa yang saya rasakan tidak dialami orang lain maka ia pasti tidak terinfeksi, dan juga sebaliknya, jika ada yang merasakan sesuatu yang tidak saya alami, bukan berarti juga pasti tidak terinfeksi. Gunakan patokan dari laboratorium dan tes COVID-19 yang diakui pemerintah untuk memastikan apakah Anda terkena COVID-19 atau tidak.

Bismillah, saya mulai kisah saya di bulan September 2020 lalu..

Gejala awal di 15 Sep 2020

Gejala awal yang saya rasakan bermula dari tanggal 15 September 2020 malam, kala itu saya mulai batuk (kering tanpa dahak) dan demam cukup tinggi. Saya izin tidak masuk kantor dari tanggal 16-18 September 2020. Mulai 16 September 2020, saya meminta istri saya untuk tidur bersama anak saya yang paling kecil, untuk berjaga-jaga. Meski saya hanya kena flu sekalipun, di kala pandemi ini jangan sampai tubuh kena penyakit apapun. Jadi better safe than sorry. Istri saya yang tidak pernah tidur terpisah, menengok saya di malam hari memastikan saya tidak kenapa-kenapa.

Hampir setiap malam dari 16 – 18 September 2020 saya mengalami demam. Begitu demam saya langsung minum paracetamol. Suhu 39 derajat C menurun. Namun tiap malam terus begitu. Selain itu saya mengkonsumsi habbatus sauda dan vitamin C.

Hari Sabtu, 19 Sep 2020, saya dan anak pertama saya melakukan Rapid Tes di Kimia Farma Pamulang. Hasilnya NON REAKTIF. Saya sungguh lega saat itu. Hingga Minggu malam, demam saya masih ada, dan batuk tidak kunjung reda meski saya sudah minum beberapa obat batuk.

Senin pagi saya ke kantor karena tidak enak sudah tiga hari tidak masuk dan hasil rapidnya NON REAKTIF. Saya izin ke atasan untuk ke RS Gandaria dekat kantor untuk memeriksa mengapa batuk saya masih belum reda juga. Di sana saya disarankan untuk SWAB, namun karena baru Sabtu kemarin saya masih NON REAKTIF, saya minta obat saja dulu kepada dokternya, obat batuk dan penurun panas. Sepulang dari RS, saya diminta istirahat di rumah oleh atasan.

Dari 21-24 September, obat antibiotik sudah hampir habis, demam dan batuk saya masih ada. Akhirnya saya cek darah lengkap agar saya tahu ini demam tiap malam apakah karena tipus atau bukan. Saya berharap kena tipus saja daripada COVID-19. Qadarullah, ternyata, tipus saya negatif. Saat itu saya minta rujukan dokter (di RS Permata Pamulang) untuk tes SWAB di lab. Saya dapat jadwal Jumat paginya jam 9:00 WIB.

Jumat, 25 September 2020 pagi, setelah subuh badan saya panas sekali. Akhirnya istri mengajak saya langsung ke RS Permata ke UGD sekalian akan diswab paginya. Minggu malam hasil SWAB saya keluar, dan qadarullah, saya POSITIV COVID-19.

Demam 39 derajat di RS Permata Pamulang

Saya langsung update atasan di kantor, melapor ke ketua RT yang langsung diteruskan ke Gugus COVID di RW, bahwa saya positif. Pak RT menawari saya untuk karantina di Tandon Ciater, karena tempat itu dijadikan Wisma Atlet buat kawasan Tangsel. Saya menolak karena khawatir batuk dan demam saya kurang mendapat perhatian jika hanya karantina bukan di rumah sakit.

Tanggal 28 September, Senin malam, sebelum saya dapat kepastian RS, saya konsultasi di salah satu aplikasi kedokteran, dan saya ceritakan semuanya. Saya mendapat resep dan salah satu obatnya Azithromycin. Oseltamivir juga diresepkan, sayang tidak tersedia di apotek yang bekerja sama dengan aplikasinya. Selain itu saya juga mendapat Dumin (paracetamol) dan Longatin untuk batuk saya. Alhamdulillah, setelah minum Azithromycin, saya mengalami malam pertama dari 15 September tanpa demam. Saya tidak tahu apa ini berkaitan langsung atau tidak, namun itu yang berbeda yang saya minum ya itu yang membuat demamnya hilang.

Saya bersyukur ada tetangga yang membantu saya sehingga bisa masuk ke RS Sari Asih Ciputat dan langsung bisa mendapat kamar di Selasa, 29 September 2020. Kamar isolasi COVID diletakkan di basemen, saya waktu itu berenam di ruangan yang cukup besar. Pria dan wanita dicampur berbagai usia, dari 20-an hingga manula. Dari semua penderita, selain saya ada satu penderita lain yang masih hampir seumuran, gejala kami tidak terlalu berat. Lainnya saya amati cukup berat.

Menjelang tengah malam, ada pasien wanita yang butuh air panas dan mengatur suhu AC-nya. Saya yang merasa paling fit di antara penderita, membantu menyediakan air panas dan menyesuaikan suhu AC ruangan. Malam pertama itu, saya merasa bersyukur bahwa meski terkena COVID-19 saya masih bisa bermanfaat bagi penderita yang lebih parah.

Begitu berita tersebar saya terkena COVID-19, banyak yang memberikan bantuan. Ada yang mengirimi buah-buahan dari kantor, tetangga mengirimkan makanan, ada yang mengirimkan propolis, bahkan direksi mengirimkan obat Cina yang dikenal bisa mengurangi gejala penyakit ini. Semoga Allah SWT membalas kebaikan mereka semua.

Kamar tempat saya dirawat di RS Sari Asih Ciputat

Lima hari dirawat, saya kembali diswab, dan hasilnya negatif. Saya sungguh bersyukur dengan hal ini. Pada waktu itu saya mengira bisa diperbolehkan pulang, namun ternyata saya harus menggenapkan dua minggu di rumah sakit. Anehnya, beberapa hari sebelum pulang saya diswab kembali, hasilnya kembali positif. Kata dokter, meski masih positif sudah tidak berbahaya. Semua pasien yang pulang setelah dua minggu rupanya tetap diminta menjalani dua minggu lagi isolasi mandiri di rumah sepulangnya dari rumah sakit. Alhamdulillah semua biaya ditanggung pemerintah.

Dua minggu diisolasi dalam ruang bawah tanah bersama penderita lainnya membuat kami jadi saling menguatkan dan saling berbagi, baik cerita maupun makanan yang dikirim oleh keluarga kami masing-masing.

Salah satu penderitanya ada juragan kelapa pemasok rumah makan padang di Jakarta dan sekitarnya. Bertahun-tahun ia bekerja keras menyiapkan santan agar kita bisa makan rendang dengan nikmat, kini ia dipaksa beristirahat. Semua bisnisnya diserahkan ke anak perempuannya sementara. Ia sempat bercerita mengenai masa mudanya, dari bisnis pisang sampai berjualan santan.

Ada juga juragan kaos dari Cilacap, ia langsung membuatkan kaos bertuliskan SURVIVOR di bagian depan, dan PENYINTAS COVID di bagian belakang. Ia membuatkan kaos untuk kami berenam. Kami sempat berfoto bersama dan fotonya sempat viral di kalangan para perawat dan dokter di sana.

Kaos penyintas COVID

Anak-anak dan istri saya juga diswab oleh Puskesmas, alhamdulillah, karena dari hari pertama gejala muncul saya mengisolasi diri, semua hasilnya negatif. Pak RT menjamin, apapun yang kami perlukan akan mereka bantu belikan. Sungguh begitu baik tetangga di sekitar kami.

Beberapa hari setelah pulang dari RS, adik ipar saya memberikan informasi mengenai obat Qust Al Hindi, yang viral dibagikan secara gratis oleh yayasan yang dipopulerkan oleh Ustad Adi Hidayat. Syaratnya cukup memfoto bukti positif COVID-19 dan mengirimkan alamat rumah, langsung saya dikirimi obat ini beserta habbatus sauda. Cukup diseduh dengan air panas lalu dicampur habbatus sauda dan madu bisa langsung diminum setelah didiamkan satu menit.

Setelah minum ini batuk saya alhamdulillah berangsur menghilang

Saya tidak tahu dulu kena di mana. Protokol COVID-19 saya jalankan dengan patuh. Naik KRL mengenakan baju panjang dan masker. Kadang mengenakan face shield juga. Di kantor juga mengenakan masker. Aktif cuci tangan dan menggunakan hand sanitizer. Namun bila Allah SWT sudah berkehendak, bila kita diuji dengan sakit, maka kita akan sakit juga. Itu juga mengapa para nakes juga meski sudah ekstra hati-hati masih bisa kena juga. Donald Trump itu bisa dibilang orang nomor 1 di negara adidaya. Protokol kesehatannya pasti luar biasa. Masih kena juga. Atlit yang olahragawan macam Ronaldo, Kevin Durant, dan Valentino Rossi juga kena. Tom Hanks, Hugh Grant, Olga Kurylenko, dan Idris Elba, semuanya juga kena COVID-19. Para ulama kita juga kena, Ustaz Aa Gym dan Ali Jaber juga mengalami hal yang sama.

Dari pengalaman berbagi bersama penderita COVID-19, rata-rata gejala yang mayoritas alami adalah demam tinggi lebih dari tiga hari. Sisanya ada yang batuk kering, ada yang mual-mual, ada yang hilang penciuman (sebagian maupun sepenuhnya), ada yang kena ruam kulit, ada yang sesak napas, ada yang hilang nafsu makan, dsb.

Saya sendiri hanya mengalami batuk dan demam. Saya mengalami penurunan penciuman, namun tidak hilang sama sekali. Saya tidak mengalami sesak napas, saturasi oksigen saya selalu sekitar 94-98. Nafsu makan saya bagus sekali ketika di rumah sakit. Selama dua minggu mendapat kiriman makanan dari rumah yang dipesankan istri tercinta.

Dari beberapa saudara dan orang yang saya dengar meninggal dunia karena COVID-19, sebagian besar dari mereka memiliki penyakit comorbid atau penyakit bawaan yang memang berbahaya, misalnya gagal ginjal, asma, bronchitis, diabetes, dan sebagainya. Mereka yang punya penyakit bawaan ini memang harus ekstra hati-hati dalam beraktivitas untuk mencegah tertular. Adik nenek saya juga meninggal karena sering ke RS untuk menemani suaminya kontrol. Walhasil kakek pulang dari RS, nenek malah dirawat karena COVID-19, dan dimakamkan secara prokes tanpa disaksikan kakek. Sungguh menyedihkan.

Yang menarik, saya 6 kali swab, hasilnya selalu bergantian positif, negatif, dan seterusnya. Ini saya tidak mengerti apakah dalam pengujian ada kesalahan atau saya kembali tertular varian virus yang berbeda, ataukah virus dalam tubuh masih ada meski melemah, dan menguat lagi ketika daya tahan tubuh lemah. Namun setelah negatif yang pertama saya tidak lagi mengalami demam maupun batuk. Bisa jadi yang terdeteksi adalah bangkai virusnya, seperti yang dialami Pak Anies Baswedan di artikel ini.

Jika Anda mengalami demam lebih dari tiga hari dengan atau tanpa batuk, saya sarankan tes Rapid Antigen atau Swab PCR sekalian. Tidak usah panik bila positif, terima saja ini bagian dari ujian Allah SWT. Pasti ada hikmah positifnya. Semakin kita ikhlas menerima dan terus berikhtiar sambil berdoa untuk cepat sembuh, maka daya tahan tubuh kita juga semakin baik. Bila malas ke dokter di rumah sakit, konsultasi lewat aplikasi saja. Sudah banyak aplikasi yang menyediakan konsultasi chatting dengan dokternya. Kita bisa kirim foto untuk dianalisis dokternya. Resep online bisa dibuat langsung dan obatnya bisa langsung diantar. Jika ada demam dan saturasi oksigen berkurang, jangan diremehkan. Konsumsilah obat dan multivitamin agar imun kita bertambah kuat.

Semoga vaksin yang sekarang sudah diimpor pemerintah bisa bermanfaat tanpa efek samping, khususnya buat para pahlawan kita di garis depan, para nakes dan petugas yang berhadapan langsung dengan masyarakat umum.

COVID-19 adalah ujian dari Allah SWT. Yang menyembuhkan juga Allah SWT. Tubuh dan ruh kita juga dari Allah SWT. Jika Allah SWT mengizinkan kedua makhluk saling berinteraksi, maka kita harus ikhlas menerima, karena ada hikmah di baliknya. Mungkin Allah SWT rindu doa kita. Mungkin Allah SWT ingin menguji sakit setelah memberikan nikmat sehat begitu banyak. Kasus terburuk pun, kita berjumpa dengan Dzat yang menciptakan kita. COVID-19 adalah jawaban bahwa sepintar-pintarnya manusia, ada Dzat yang lebih kuasa untuk memberikan ujian. Satu pandemi lewat di masa depan bisa saja terjadi kembali. Yang sama adalah ujiannya. Kita diuji kesabaran dengan berbagai kesulitan yang muncul. Kita diuji berempati dengan sesama. Kita juga diuji untuk tetap menjaga kesehatan bersama.

Demikian apa yang bisa saya bagikan, semoga ada manfaatnya. Jika ada hal terkait pengobatan, silakan konsultasikan pada ahlinya secara langsung.

Hasil swab saya terakhir 29 Nov 2020
Ini hasil Rapid Antigen tanggal 30 Desember 2020 (info pribadi saya tutup)

Wisata Bahari Tersembunyi di Tangerang

Beberapa hari yang lalu, saya melihat teman SMA mengunggah fotonya di tepi pantai. Saya tanya kepadanya, di mana foto itu diambil. Setelah menjelaskan bahwa lokasinya di Tangerang, saya cukup terkejut karena belum pernah merasakan tepi pantai di wilayah Tangerang. Rupanya ia berfoto di Pelabuhan Cituis di mana kita bisa berbelanja ikan segar di sana dengan biaya yang lebih murah dari pasar-pasar di sekitar kita. Mari kita lihat lokasinya di peta.

Pelabuhan Cituis – Tangerang

Pelabuhan Cituis berjarak sekitar 40 kilometer dari BSD, biasanya membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam perjalanan. Jarak ini juga hampir sama bila berangkat dari Monumen Nasional, Jakarta.

Gerbang TPI Cituis

Di Pelabuhan Cituis orang bisa datang untuk membeli ikan dan hewan laut lainnya seperti cumi, udang, dan sebagainya. Yang hobi memancing juga bisa mencari ikan kecil di sekitar bibir pelabuhan dengan umpan terigu.

Memancing dengan umpan terigu
Tempat pengunjung berfoto dan memancing
Lanjutkan membaca “Wisata Bahari Tersembunyi di Tangerang”

Panduan Penggunaan Werewolf Admin Helper versi 3.0

Werewolf Admin Helper versi 3.0

Pertama, masukkan nama pemain dahulu

Masukkan nama pemain di kiri atas

Nama pemain dimasukkan satu nama per baris

Klik tombol ACAK Peran ke Para Pemain, atau bisa juga mengisi jumlah banyak pemain untuk setiap rolenya, atau bisa pergi ke Tab Skenario untuk mencari role sesuai. Jika ingin otomatis, cukup klik tombol ACAK Peran ke Para Pemain, aplikasi akan mengacaknya untuk Anda.

Pada Tab Skenario, Anda bisa menentukan role yang tidak akan dimainkan dengan memasukkan di bagian kanan role Tambah Perkecualian, dan masukkan ke Role Mandatori untuk yang wajib ada, misal Seer, Bodyguard, dsb.

Balancing Skenario defaultnya 0, namun bisa dicustomisasi mau – atau + untuk sisi buruk atau sisi baiknya.

Jumlah variasi skenario bisa ditentukan seberapa banyak yang akan dibuat oleh komputer.

Jangan lupa pilih nomor skenario di bagian kiri bawah di tab skenario.

Tab Skenario

Setelah memilih skenario dan semua pemain telah mendapatkan perannya, baru Tab Visual Player bisa dipakai untuk tracking pemain dan rolenya.

Checkbox Alive digunakan untuk menentukan dia hidup atau tidak.

Visual Player untuk Memudahkan Tracking Siapa Jadi Siapa

Saya kira itu yang paling penting untuk diketahui, jika ada pertanyaan silakan tambahkan di komentar.

Berkemah di Panorama Alam Gunung Bunder

Sekitar dua minggu yang lalu, saya dan beberapa teman kantor beserta keluarga bersepakat untuk berkemah bersama di Panorama Alam Gunung Bunder.

Buat yang belum tahu lokasi Gunung Bunder, silakan dilihat di peta berikut ini:

Peta Lokasi Panorama Alam Gunung Bunder

Kawasan ini berada di antara ketinggian 750 – 1050 mdpl, artinya tidak begitu dingin. Malam hari jika berada di luar tenda dan terkena angin, cukup mengenakan jaket yang tidak terlalu tebal. Di dalam tenda bisa tidur nyaman tanpa jaket.

Ada setidaknya tiga alasan mengapa Panorama Alam ini merupakan tempat yang sangat disarankan untuk dicoba sebagai tempat berkemah.

Pertama, ada sungai yang sangat jernih hingga ke dasarnya, yang terkenal dengan Balong Endah.

Kung Fu Master Under Water
Lanjutkan membaca “Berkemah di Panorama Alam Gunung Bunder”

Tips Berkemah Keluarga Untuk Pemula

Indonesia bertaburan tempat yang indah untuk berkemah bersama keluarga. Seiring dengan bertambahnya lokasi perkemahan yang mendapatkan dukungan baik dari pihak swasta maupun pemerintah daerah, maka makin populerlah wisata berkemah yang ramah untuk keluarga.

Suasana pagi di Gunung Papandayan

Paparan gawai elektronik yang sudah membuat generasi milenial mager alias “malas gerak”, jalan-jalan ke mal yang lama-lama membosankan, dan plesiran mewah di vila dan hotel berbintang yang tidak menantang, semuanya membuat liburan berkemah keluarga menjadi pilihan berlibur yang unik.

Apa saja sih manfaatnya berkemah itu?

  • Mensyukuri karunia Tuhan atas alam yang begitu indah
  • Menyadarkan bahwa kita harus merawat alam ini dengan sebaik-baiknya agar terus memberikan manfaat bagi makhluk hidup di sekitarnya
  • Melatih kemampuan problem solving, atau pemecahan masalah dengan lebih baik
  • Memberikan efek relaksasi dan kedamaian dengan suasana tenang jauh dari hingar bingar keramaian dunia
  • Mendekatkan hubungan keluarga dan bekerja sama satu sama lain
  • Melatih anak-anak kemandirian dan kepedulian dengan alam sekitar
  • Menyehatkan badan karena udara yang segar dan aktivitas luar ruang di sekitar bumi perkemahan
  • Menyalurkan hobi fotografi alam dan pemotretan langit di malam hari
Tenda dalam Kelompok

Di zaman COVID-19 ini, menggunakan perbekalan milik sendiri terasa lebih nyaman dan aman. Kita tidak tahu tenda yang disewakan itu bersih atau tidak. Izinkan saya memberikan tips berkemah dengan peralatan yang kita punyai sendiri.

Lanjutkan membaca “Tips Berkemah Keluarga Untuk Pemula”

Berkemah di Kala New Normal

Dunia telah berubah. Covid-19 membawa warna yang berbeda dengan dunia kita sebelumnya. Inilah masa di mana kita menikmati setiap jengkal sudut rumah kita dalam waktu yang panjang. Ketika tempat umum ditutup di mana-mana, hanya rumah kita yang bisa kita nikmati sepanjang hari.

Bagi pencinta kehidupan luar rumah, khususnya para campers, berada di rumah berbulan-bulan akan menimbulkan kerinduan berkemah yang luar biasa. Bau rumput yang segar oleh embun pagi. Suara burung berkicauan di atas pepohonan di sekitar kita. Hangatnya mentari pagi yang menyapa malu-malu dari balik bukit nan indah. Wanginya semerbak teh atau kopi yang menemani pisang goreng atau roti panggang yang siap disantap untuk sarapan pagi. Semuanya menimbulkan kerinduan yang luar biasa.

Camping di Sukamantri Camping Ground
Pagi di Sukamantri

Di tengah bahaya ancaman Virus Corona, apakah kita masih bisa hidup berdampingan dengan aman? Bagaikan Pi dengan Richard Parker di film besutan Ang Lee, Life of Pi?

In the movie Life of Pi, was Richard Parker the illusion or the ...
Pi menerapkan physical distancing agar tidak menjadi korban

Saya bermaksud memberikan saran dalam melakukan kegiatan luar ruang, khususnya berkemah, di masa New Normal seperti saat ini:

Pilih Tempat dengan Protokol Kesehatan

Cari info orang yang bisa dihubungi apakah BuPer-nya sudah siap untuk digunakan. Jika sudah, tanyakan apa protokol keamanan dalam New Normal ini. Berkemah dengan jarak yang tidak berdekatan merupakan hal yang dianjurkan agar lebih aman dan kondusif. Tapi bila tidak ada aturan yang jelas dari pihak penyelenggara BuPer, orang yang tidak peduli bisa memasang tenda dekat dengan kita.

Tempat-tempat yang sering dijadikan kerumunan seperti api unggun, kebersihan toilet umum, dan warung makan di daerah BuPer harus diatur protokol keamanannya. Bila tidak diatur, sebaiknya Anda hindari tempat seperti ini demi keamanan dan kesehatan kita.

Jangan Lupa Masker

Ketika Anda terpaksa harus berbincang-bincang dengan orang lain dalam jarak dekat, selalu kenakan masker. Masker adalah wujud bahwa Anda menghargai orang lain di zaman New Normal seperti sekarang ini. Masker kain cukup saya kira untuk dipakai.

Bawa Hand Sanitizer dan Sabun Cuci Tangan

Selalu sediakan sabun cuci tangan ketika pergi ke toilet umum dan letakkan hand sanitizer di dekat tenda kita untuk membersihkan tangan sebelum beraktifitas. Setelah menyentuh keran, gunakan Hand Sanitizer untuk membersihkan tangan Anda sebelum keluar toilet.

Atur Jarak Antar Tenda

Atur jarak tenda dengan teman atau keluarga kita, juga dengan orang dari pihak luar. Jika perlu gunakan tali rafia untuk menentukan batas aman agar orang lain tidak meletakkan tenda terlalu dekat dengan tenda kita.

Atur jarak dan konsultasikan dengan pihak penyelenggara

Hindari Kegiatan Kontak Fisik dengan Banyak Orang

Saat ini banyak komunitas berkemah yang mengadakan berkemah bersama dalam jumlah besar dengan kegiatan yang seringkali berdekatan satu sama lain. Di waktu sebelum COVID-19, hal ini tidak masalah. Namun di masa New Normal yang baru akan berlaku ini, menghindari acara seperti ini justru disarankan, kecuali mereka benar-benar mengubah acaranya agar tetap aman. Pastikan ketua acara mereka punya aturan yang jelas untuk hal ini. Ini juga berlaku ketika foto bersama. Jaga jarak setidaknya satu meter antar keluarga. Jangan terlalu dekat.

Memasak Sendiri Lebih Baik

Jika memungkinkan, masaklah sendiri untuk keluarga inti. Hal ini tetap paling aman dibandingkan berbagi makanan dengan banyak orang atau membeli di warung makan yang tidak jelas standar kesehatannya. Sebelum pandemik, berbagi makanan sudah biasa dan seru. Namun sekarang harus dilakukan dengan ekstra hati-hati. Pastikan yang memasak menggunakan masker. Selalu mencuci tangan sebelum memasak. Gunakan alat makan sendiri dan tidak dicampur dengan keluarga lainnya.

Bawa kompor portable

Hindari Kolam Renang tanpa Kaporit

Beberapa BuPer menyediakan kolam renang. Tanpa kaporit, bakteri dan virus bisa hidup bebas, meski air dibuat mengalir. Sedapat mungkin hindari air menggenang yang memungkinkan virus tinggal secara lama di sana.

Pastikan Berjemur dan Beraktivitas Fisik

Matahari pagi adalah sumber vitamin D. Berjemurlah di pagi hari untuk kesehatan kita, jangan mager dengan tidur saja di dalam tenda. Lakukan aktivitas fisik yang menyehatkan badan.

Berolahraga

Demikianlah usulan saya untuk tetap beraktivitas di luar ruang dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Jika ada masukan lain, tambahkan di kolom komentar, ya!

Kards – Permainan Strategi dengan Kartu Digital Bertemakan Perang Dunia Kedua

Halo gaes, bagaimana kabar kalian? Masih tetap semangat kan di masa pandemik Korona ini? Pedomannya mudah sebenarnya. CUMA JAJAJA. Apa itu?

  1. Cuci tangan dengan bersih
  2. Pakai Masker
  3. Jaga jarak
  4. Jaga kesehatan
  5. Jangan keluar rumah bila tidak penting

Ok, sebagai penyuka permainan strategi, kali ini saya ingin berbagi mengenai permainan strategi kartu digital yang baru diluncurkan April 2020 yang lalu, setelah sebelumnya dapat dimainkan dalam versi beta selama lebih kurang satu tahun lamanya. Permainannya dinamakan Kards.

Tampilan menu utama Kards

Kards merupakan jenis CCG (Card Collectible Game) atau TCG (Trading Card Game) yang mekanik permainannya terinspirasi dari peperangan era PD II. Para penggemar film atau sejarah perang dunia akan menyukai permainan yang menguji strategi kita dalam mengalahkan lawan.

Masing-masing pemain akan memiliki nyawa 20 Hit Point yang menggambarkan kota sesuai pilihan negara yang kita pilih. Siapa yang berhasil menghancurkan kota musuhnya, dia memenangkan permainan ini.

DANZIG untuk Negara Pilihan Jerman

Pemain pertama disuruh memilih mau memilih negara utamanya apa. Ada lima pilihan negara dan enam pilihan negara sekutu.

Pilihan negara dalam Kards

Ada 40 kartu yang harus dipilih untuk dijadikan satu dek. Satu dek terdiri dari maksimal 12 kartu negara sekutu, dan minimal 28 kartu negara utamanya.

Manajemen Dek Kartu

Ada jenis apa sajakah kartu yang ada di dalam dek?

Lanjutkan membaca “Kards – Permainan Strategi dengan Kartu Digital Bertemakan Perang Dunia Kedua”

Bermain Werewolf Tetap Seru di Kala Corona Menyerbu

Gimana gaes? Suntuk gak sih, gak bisa ke mana-mana seperti sekarang ini? Kalian sendiri ngapain aja? Saya tebak yah! Kamu pasti melakukan salah satu atau salah banyak dari hal berikut:

  1. Nonton TV atau film streaming (HOOQ, Iflix, Netflix, atau dari situs bajakan ilegal)
  2. Youtube-an seharian
  3. Rebahan sambil baca buku
  4. Main sama kucing atau simpenan piaraan lainnya
  5. Ngemil
  6. Main game
  7. Zoom sama teman main atau sama teman kantor

Nah, selama masa PSBB ini, saya dan beberapa teman memutuskan bermain game sosial Werewolf yang pernah saya tulis ulasannya di Werewolf Review. Saya juga mengupgrade tool sebagai Admin sehingga sekarang ada visualnya.

Sebagai moderator, saya bisa cepat mengingat siapa dapat role apa saja, dan setiap malam atau siangnya bisa punya catatan tersendiri, seperti alasan tersingkirkan atau pilihan Cupidnya siapa saja, dan seterusnya.

Rolenya bisa di-customize, yang saya pasang adalah:

Apprentice Seer=4
Aura Seer=3
Beholder=2
Big Bad Wolf=-9
Bloody Mary=1
Bodyguard=3
Bogeyman=-6
Chupacabra=4
Count Dracula=-2
Cult leader=1
Cupid=-3
Cursed=-3
Dire Wolf=-4
Diseased=3
Doppelganger=-2
Dream Wolf=-5
Drunk=3
Fruit Brute=-3
Ghost=2
Hunter=3
Insomniac=3
Leprechaun=5
Lone Wolf=-5
Lycan=-1
Martyr=3
Mason=2
Mayor=2
Minion=-6
Nostradamus=1
Old Man=0
Pacifist=-1
Priest=3
Prince=3
Paranormal Investigator=3
Sasquatch=-2
Seer=7
Sorceress=-3
Spellcaster=1
Tanner=1
The Count=5
Tough Guy=3
Troublemaker=2
Vampire=-7
Village Idiot=2
Villager=1
Werewolf=-6
Witch=4
Wolf Cub=-8
Wolf Man=-9

Skenario juga bisa diacak sebanyak kita suka:

Untuk menambah keseruan, saya sengaja menggunakan Zoom agar bisa saling melihat satu sama lain. Saya juga bisa berbagi layar untuk menampilkan timer waktu diskusi di siang hari atau menampilkan susunan kartu pemain di akhir permainan sehingga bisa tahu siapa dapat role apa saja.

Werewolf dengan Zoom

Oh ya, pakai Skype juga bisa sih. Yang penting bisa melihat tampang masing-masing. Siapa yang jago bohong dan intimidasi. Hahaha..

Gimana, kalian sudah pernah mencobanya juga kah?

Bermain Dixit untuk Melatih Imajinasi dan Kemampuan Verbal

Salah satu board game kesukaan kami sekeluarga adalah Dixit. Dixit merupakan board game yang telah memenangkan banyak penghargaan, salah satunya adalah Board Game of the Year alias Spiel Des Jahres di tahun 2010. Bagaimana sih penampakannya?

Dixit yang saya punyai

Dixit cocok dimainkan oleh 3 – 6 orang. Ada expansinya yang memungkinkan untuk bermain hingga 12 orang. Usia 8 tahun ke atas bisa memainkan permainan ini.

Apa saja sih elemen board game ini?

Ada 84 kartu penuh warna dan imajinasi di dalamnya.

Inilah 84 kartu Dixit yang pertama saya miliki

Kartu-kartunya benar-benar menarik dan seperti memiliki aliran surealisme. Lihatlah contohnya berikut ini:

Lukisan yang indah dan seperti dari dunia antah-berantah

Elemen lainnya adalah papan untuk menunjukkan seberapa jauh nilai tiap pemain, bidak yang mewakili setiap pemain, dan kartu voting.

Papan, kartu gambar, bidak, dan kartu voting

Bagaimana cara bermainnya? Saya jelaskan untuk 3-6 orang pemain, ya.

  1. Setiap pemain mendapat 6 kartu (dalam keadaan tertutup), kecuali untuk 3 orang masing-masing mendapat 7 kartu;
  2. Setiap pemain yang mendapatkan giliran, ia bertindak sebagai dalang alias story teller. Setelah melihat semua kartu di tangannya, ia harus memilih satu kartu untuk ditebak pemain lainnya. Caranya adalah, ia mengarang sebuah kalimat, atau cukup satu kata saja yang menggambarkan kartu yang ia miliki. Kartu itu tidak boleh ketahuan oleh pemain lainnya. Setelah pemain tersebut menyebutkan kata kuncinya, maka pemain lain harus mencari 1 kartu yang mirip dengan deskripsi yang diberikan oleh sang dalang. Setelah semua pemain siap, masing-masing pemain memberikan kartunya dalam keadaan tertutup untuk dikocok sang dalang. Sang dalang kemudian membuka semua kartu, dan setiap pemain selain dalang harus memvoting kartu mana yang dimiliki sang dalang. Untuk 3 orang pemain, masing-masing pemain memberikan dua kartu kandidat, untuk lebih dari 3 pemain, cukup satu kartu saja;
  3. Bagaimana cara penilaiannya?
    1. Bila pemain lain semuanya salah menebak atau semuanya benar menebak, maka sang dalang tidak mendapat nilai apa-apa, sementara pemain lainnya mendapat nilai 2. Tantangannya adalah dalang memberikan petunjuk yang tidak terlalu sulit atau tidak terlalu mudah;
    2. Bila pemain ada yang benar dan ada juga yang salah, maka dalang dan pemain yang menjawab benar mendapat nilai 3. Pemain yang salah menebak mendapatkan 0, dan pemain yang kartunya divoting oleh pemain lain mendapatkan 1 poin per kartu;
    3. Setiap akhir giliran, bidak dijalankan sesuai dengan penilaian di atas. Yang mencapai nilai 30 lebih dahulu atau nilai tertinggi ketika semua kartu habis dialah yang menang

Tantangan permainan ini adalah bagaimana membuat pertanyaan yang tidak terlalu jelas atau terlalu sulit. Dia harus bisa membuat ada pemain yang menebak kartunya dengan benar dan juga ada yang salah tebak, agar dia mendapatkan 3 poin. Mari kita lihat contoh kartu berikut:

Siput dan tangga menjulang tinggi

Sang dalang bisa saja memberikan petunjuk:

  1. Tinggi
  2. Tantangan
  3. Nekad
  4. Menuju cita-cita
  5. Melelahkan
  6. Dan sebagainya

Pemain lainnya mungkin bisa menyumbang kartunya agar pemain lain salah menebak milik sang dalang. Misal untuk Tinggi, contoh kartu yang bisa diberikan adalah:

Tangga yang tinggi

Ketika kartu yang diberikan jauh dari kata kunci kadang hal ini membuat tertawa semua pemain karena “tidak nyambung“. Kegembiraan dan kelucuan yang ditimbulkan membuat board game berjenis kartu dan untuk pesta ini selalu menyenangkan untuk dimainkan.

Saya juga baru menambahkan satu expansion, 84 kartu baru untuk dimainkan dan bisa digabungkan dengan kartu pendahulunya.

Dixit Origins

Permainan ini bisa divariasikan dengan misalnya:

  • Memberi petunjuk dengan lagu
  • Memberi petunjuk dengan judul film
  • Dan sebagainya

Bagaimana? Seru sekali bukan?

Bermain bersama anak-anak

Jika ada pertanyaan silakan tanyakan di komentar, ya!

Tetap Bahagia di Kala Pandemik Corona

Ah.. sebenarnya saya ingin sekali kembali berbagi mengenai pengalaman berkemah dan kegiatan luar ruang. Namun apa daya dalam masa pandemik Covid-19 ini, semua tempat rekreasi ditutup dan kita semua dianjurkan untuk di rumah saja.

Mulai sekarang, saya ingin mencoba berbagi mengenai berbagai hal yang saya temukan di Internet dan saya sukai. Siapa tahu kamu juga menyukainya atau bisa memberikan saran ini kepada teman atau keluargamu!

Kalau kamu pernah main semacam Win, Lose, or Draw, ada permainan digital sederhana yang hanya membutuhkan browser dan koneksi Internet. Sebaiknya kamu melakukannya di laptop atau PC, minimal tablet. Kalau dari smartphone akan kesulitan menggambar, khususnya yang jarinya jempol semua :D.

Sudah siap? Ayo buka browsernya, langsung ketik https://skribbl.io/

Masukkan nama kamu di bagian kiri atas (nama alias yang biasa saya pakai WishCraft). Di sebelahnya ada bahasa yang digunakan (defaultnya English, ada 26 pilihan bahasa ketika tulisan ini ditulis). Sayang bahasa Indonesia belum ada, padahal Tagalog sudah ada.

Di bagian bawah nama, ada avatar yang bisa kamu personalisasi untuk menggambarkan dirimu selama bermain. Tombol dadu di sebelah kanan atas digunakan untuk mengacak avatar sehingga kamu tidak perlu bersusah-payah mencari yang paling keren.

Setelah puas menentukan avatarmu, kamu siap bermain. Bila ingin bermain dengan sembarang orang di Internet, kamu bisa langsung klik tombol Play! Jika ingin bermain bersama teman-temanmu sendiri dan menggunakan kata-kata pilihanmu, tekan tombol Create Private Room. Nanti kamu diberi kesempatan untuk menentukan alamat unik URL untuk bermain (tinggal dibagikan ke semua teman-temanmu), lamanya menggambar, dan bahasa yang akan digunakan.

Aturan mainnya bagaimana? Intip di halaman berikutnya.

%d blogger menyukai ini: