Tips Berkemah Keluarga Untuk Pemula

Indonesia bertaburan tempat yang indah untuk berkemah bersama keluarga. Seiring dengan bertambahnya lokasi perkemahan yang mendapatkan dukungan baik dari pihak swasta maupun pemerintah daerah, maka makin populerlah wisata berkemah yang ramah untuk keluarga.

Suasana pagi di Gunung Papandayan

Paparan gawai elektronik yang sudah membuat generasi milenial mager alias “malas gerak”, jalan-jalan ke mal yang lama-lama membosankan, dan plesiran mewah di vila dan hotel berbintang yang tidak menantang, semuanya membuat liburan berkemah keluarga menjadi pilihan berlibur yang unik.

Apa saja sih manfaatnya berkemah itu?

  • Mensyukuri karunia Tuhan atas alam yang begitu indah
  • Menyadarkan bahwa kita harus merawat alam ini dengan sebaik-baiknya agar terus memberikan manfaat bagi makhluk hidup di sekitarnya
  • Melatih kemampuan problem solving, atau pemecahan masalah dengan lebih baik
  • Memberikan efek relaksasi dan kedamaian dengan suasana tenang jauh dari hingar bingar keramaian dunia
  • Mendekatkan hubungan keluarga dan bekerja sama satu sama lain
  • Melatih anak-anak kemandirian dan kepedulian dengan alam sekitar
  • Menyehatkan badan karena udara yang segar dan aktivitas luar ruang di sekitar bumi perkemahan
  • Menyalurkan hobi fotografi alam dan pemotretan langit di malam hari
Tenda dalam Kelompok

Di zaman COVID-19 ini, menggunakan perbekalan milik sendiri terasa lebih nyaman dan aman. Kita tidak tahu tenda yang disewakan itu bersih atau tidak. Izinkan saya memberikan tips berkemah dengan peralatan yang kita punyai sendiri.

Lanjutkan membaca “Tips Berkemah Keluarga Untuk Pemula”

Berkemah di Kala New Normal

Dunia telah berubah. Covid-19 membawa warna yang berbeda dengan dunia kita sebelumnya. Inilah masa di mana kita menikmati setiap jengkal sudut rumah kita dalam waktu yang panjang. Ketika tempat umum ditutup di mana-mana, hanya rumah kita yang bisa kita nikmati sepanjang hari.

Bagi pencinta kehidupan luar rumah, khususnya para campers, berada di rumah berbulan-bulan akan menimbulkan kerinduan berkemah yang luar biasa. Bau rumput yang segar oleh embun pagi. Suara burung berkicauan di atas pepohonan di sekitar kita. Hangatnya mentari pagi yang menyapa malu-malu dari balik bukit nan indah. Wanginya semerbak teh atau kopi yang menemani pisang goreng atau roti panggang yang siap disantap untuk sarapan pagi. Semuanya menimbulkan kerinduan yang luar biasa.

Camping di Sukamantri Camping Ground
Pagi di Sukamantri

Di tengah bahaya ancaman Virus Corona, apakah kita masih bisa hidup berdampingan dengan aman? Bagaikan Pi dengan Richard Parker di film besutan Ang Lee, Life of Pi?

In the movie Life of Pi, was Richard Parker the illusion or the ...
Pi menerapkan physical distancing agar tidak menjadi korban

Saya bermaksud memberikan saran dalam melakukan kegiatan luar ruang, khususnya berkemah, di masa New Normal seperti saat ini:

Pilih Tempat dengan Protokol Kesehatan

Cari info orang yang bisa dihubungi apakah BuPer-nya sudah siap untuk digunakan. Jika sudah, tanyakan apa protokol keamanan dalam New Normal ini. Berkemah dengan jarak yang tidak berdekatan merupakan hal yang dianjurkan agar lebih aman dan kondusif. Tapi bila tidak ada aturan yang jelas dari pihak penyelenggara BuPer, orang yang tidak peduli bisa memasang tenda dekat dengan kita.

Tempat-tempat yang sering dijadikan kerumunan seperti api unggun, kebersihan toilet umum, dan warung makan di daerah BuPer harus diatur protokol keamanannya. Bila tidak diatur, sebaiknya Anda hindari tempat seperti ini demi keamanan dan kesehatan kita.

Jangan Lupa Masker

Ketika Anda terpaksa harus berbincang-bincang dengan orang lain dalam jarak dekat, selalu kenakan masker. Masker adalah wujud bahwa Anda menghargai orang lain di zaman New Normal seperti sekarang ini. Masker kain cukup saya kira untuk dipakai.

Bawa Hand Sanitizer dan Sabun Cuci Tangan

Selalu sediakan sabun cuci tangan ketika pergi ke toilet umum dan letakkan hand sanitizer di dekat tenda kita untuk membersihkan tangan sebelum beraktifitas. Setelah menyentuh keran, gunakan Hand Sanitizer untuk membersihkan tangan Anda sebelum keluar toilet.

Atur Jarak Antar Tenda

Atur jarak tenda dengan teman atau keluarga kita, juga dengan orang dari pihak luar. Jika perlu gunakan tali rafia untuk menentukan batas aman agar orang lain tidak meletakkan tenda terlalu dekat dengan tenda kita.

Atur jarak dan konsultasikan dengan pihak penyelenggara

Hindari Kegiatan Kontak Fisik dengan Banyak Orang

Saat ini banyak komunitas berkemah yang mengadakan berkemah bersama dalam jumlah besar dengan kegiatan yang seringkali berdekatan satu sama lain. Di waktu sebelum COVID-19, hal ini tidak masalah. Namun di masa New Normal yang baru akan berlaku ini, menghindari acara seperti ini justru disarankan, kecuali mereka benar-benar mengubah acaranya agar tetap aman. Pastikan ketua acara mereka punya aturan yang jelas untuk hal ini. Ini juga berlaku ketika foto bersama. Jaga jarak setidaknya satu meter antar keluarga. Jangan terlalu dekat.

Memasak Sendiri Lebih Baik

Jika memungkinkan, masaklah sendiri untuk keluarga inti. Hal ini tetap paling aman dibandingkan berbagi makanan dengan banyak orang atau membeli di warung makan yang tidak jelas standar kesehatannya. Sebelum pandemik, berbagi makanan sudah biasa dan seru. Namun sekarang harus dilakukan dengan ekstra hati-hati. Pastikan yang memasak menggunakan masker. Selalu mencuci tangan sebelum memasak. Gunakan alat makan sendiri dan tidak dicampur dengan keluarga lainnya.

Bawa kompor portable

Hindari Kolam Renang tanpa Kaporit

Beberapa BuPer menyediakan kolam renang. Tanpa kaporit, bakteri dan virus bisa hidup bebas, meski air dibuat mengalir. Sedapat mungkin hindari air menggenang yang memungkinkan virus tinggal secara lama di sana.

Pastikan Berjemur dan Beraktivitas Fisik

Matahari pagi adalah sumber vitamin D. Berjemurlah di pagi hari untuk kesehatan kita, jangan mager dengan tidur saja di dalam tenda. Lakukan aktivitas fisik yang menyehatkan badan.

Berolahraga

Demikianlah usulan saya untuk tetap beraktivitas di luar ruang dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Jika ada masukan lain, tambahkan di kolom komentar, ya!

Kards – Permainan Strategi dengan Kartu Digital Bertemakan Perang Dunia Kedua

Halo gaes, bagaimana kabar kalian? Masih tetap semangat kan di masa pandemik Korona ini? Pedomannya mudah sebenarnya. CUMA JAJAJA. Apa itu?

  1. Cuci tangan dengan bersih
  2. Pakai Masker
  3. Jaga jarak
  4. Jaga kesehatan
  5. Jangan keluar rumah bila tidak penting

Ok, sebagai penyuka permainan strategi, kali ini saya ingin berbagi mengenai permainan strategi kartu digital yang baru diluncurkan April 2020 yang lalu, setelah sebelumnya dapat dimainkan dalam versi beta selama lebih kurang satu tahun lamanya. Permainannya dinamakan Kards.

Tampilan menu utama Kards

Kards merupakan jenis CCG (Card Collectible Game) atau TCG (Trading Card Game) yang mekanik permainannya terinspirasi dari peperangan era PD II. Para penggemar film atau sejarah perang dunia akan menyukai permainan yang menguji strategi kita dalam mengalahkan lawan.

Masing-masing pemain akan memiliki nyawa 20 Hit Point yang menggambarkan kota sesuai pilihan negara yang kita pilih. Siapa yang berhasil menghancurkan kota musuhnya, dia memenangkan permainan ini.

DANZIG untuk Negara Pilihan Jerman

Pemain pertama disuruh memilih mau memilih negara utamanya apa. Ada lima pilihan negara dan enam pilihan negara sekutu.

Pilihan negara dalam Kards

Ada 40 kartu yang harus dipilih untuk dijadikan satu dek. Satu dek terdiri dari maksimal 12 kartu negara sekutu, dan minimal 28 kartu negara utamanya.

Manajemen Dek Kartu

Ada jenis apa sajakah kartu yang ada di dalam dek?

Lanjutkan membaca “Kards – Permainan Strategi dengan Kartu Digital Bertemakan Perang Dunia Kedua”

Bermain Werewolf Tetap Seru di Kala Corona Menyerbu

Gimana gaes? Suntuk gak sih, gak bisa ke mana-mana seperti sekarang ini? Kalian sendiri ngapain aja? Saya tebak yah! Kamu pasti melakukan salah satu atau salah banyak dari hal berikut:

  1. Nonton TV atau film streaming (HOOQ, Iflix, Netflix, atau dari situs bajakan ilegal)
  2. Youtube-an seharian
  3. Rebahan sambil baca buku
  4. Main sama kucing atau simpenan piaraan lainnya
  5. Ngemil
  6. Main game
  7. Zoom sama teman main atau sama teman kantor

Nah, selama masa PSBB ini, saya dan beberapa teman memutuskan bermain game sosial Werewolf yang pernah saya tulis ulasannya di Werewolf Review. Saya juga mengupgrade tool sebagai Admin sehingga sekarang ada visualnya.

Sebagai moderator, saya bisa cepat mengingat siapa dapat role apa saja, dan setiap malam atau siangnya bisa punya catatan tersendiri, seperti alasan tersingkirkan atau pilihan Cupidnya siapa saja, dan seterusnya.

Rolenya bisa di-customize, yang saya pasang adalah:

Apprentice Seer=4
Aura Seer=3
Beholder=2
Big Bad Wolf=-9
Bloody Mary=1
Bodyguard=3
Bogeyman=-6
Chupacabra=4
Count Dracula=-2
Cult leader=1
Cupid=-3
Cursed=-3
Dire Wolf=-4
Diseased=3
Doppelganger=-2
Dream Wolf=-5
Drunk=3
Fruit Brute=-3
Ghost=2
Hunter=3
Insomniac=3
Leprechaun=5
Lone Wolf=-5
Lycan=-1
Martyr=3
Mason=2
Mayor=2
Minion=-6
Nostradamus=1
Old Man=0
Pacifist=-1
Priest=3
Prince=3
Paranormal Investigator=3
Sasquatch=-2
Seer=7
Sorceress=-3
Spellcaster=1
Tanner=1
The Count=5
Tough Guy=3
Troublemaker=2
Vampire=-7
Village Idiot=2
Villager=1
Werewolf=-6
Witch=4
Wolf Cub=-8
Wolf Man=-9

Skenario juga bisa diacak sebanyak kita suka:

Untuk menambah keseruan, saya sengaja menggunakan Zoom agar bisa saling melihat satu sama lain. Saya juga bisa berbagi layar untuk menampilkan timer waktu diskusi di siang hari atau menampilkan susunan kartu pemain di akhir permainan sehingga bisa tahu siapa dapat role apa saja.

Werewolf dengan Zoom

Oh ya, pakai Skype juga bisa sih. Yang penting bisa melihat tampang masing-masing. Siapa yang jago bohong dan intimidasi. Hahaha..

Gimana, kalian sudah pernah mencobanya juga kah?

Bermain Dixit untuk Melatih Imajinasi dan Kemampuan Verbal

Salah satu board game kesukaan kami sekeluarga adalah Dixit. Dixit merupakan board game yang telah memenangkan banyak penghargaan, salah satunya adalah Board Game of the Year alias Spiel Des Jahres di tahun 2010. Bagaimana sih penampakannya?

Dixit yang saya punyai

Dixit cocok dimainkan oleh 3 – 6 orang. Ada expansinya yang memungkinkan untuk bermain hingga 12 orang. Usia 8 tahun ke atas bisa memainkan permainan ini.

Apa saja sih elemen board game ini?

Ada 84 kartu penuh warna dan imajinasi di dalamnya.

Inilah 84 kartu Dixit yang pertama saya miliki

Kartu-kartunya benar-benar menarik dan seperti memiliki aliran surealisme. Lihatlah contohnya berikut ini:

Lukisan yang indah dan seperti dari dunia antah-berantah

Elemen lainnya adalah papan untuk menunjukkan seberapa jauh nilai tiap pemain, bidak yang mewakili setiap pemain, dan kartu voting.

Papan, kartu gambar, bidak, dan kartu voting

Bagaimana cara bermainnya? Saya jelaskan untuk 3-6 orang pemain, ya.

  1. Setiap pemain mendapat 6 kartu (dalam keadaan tertutup), kecuali untuk 3 orang masing-masing mendapat 7 kartu;
  2. Setiap pemain yang mendapatkan giliran, ia bertindak sebagai dalang alias story teller. Setelah melihat semua kartu di tangannya, ia harus memilih satu kartu untuk ditebak pemain lainnya. Caranya adalah, ia mengarang sebuah kalimat, atau cukup satu kata saja yang menggambarkan kartu yang ia miliki. Kartu itu tidak boleh ketahuan oleh pemain lainnya. Setelah pemain tersebut menyebutkan kata kuncinya, maka pemain lain harus mencari 1 kartu yang mirip dengan deskripsi yang diberikan oleh sang dalang. Setelah semua pemain siap, masing-masing pemain memberikan kartunya dalam keadaan tertutup untuk dikocok sang dalang. Sang dalang kemudian membuka semua kartu, dan setiap pemain selain dalang harus memvoting kartu mana yang dimiliki sang dalang. Untuk 3 orang pemain, masing-masing pemain memberikan dua kartu kandidat, untuk lebih dari 3 pemain, cukup satu kartu saja;
  3. Bagaimana cara penilaiannya?
    1. Bila pemain lain semuanya salah menebak atau semuanya benar menebak, maka sang dalang tidak mendapat nilai apa-apa, sementara pemain lainnya mendapat nilai 2. Tantangannya adalah dalang memberikan petunjuk yang tidak terlalu sulit atau tidak terlalu mudah;
    2. Bila pemain ada yang benar dan ada juga yang salah, maka dalang dan pemain yang menjawab benar mendapat nilai 3. Pemain yang salah menebak mendapatkan 0, dan pemain yang kartunya divoting oleh pemain lain mendapatkan 1 poin per kartu;
    3. Setiap akhir giliran, bidak dijalankan sesuai dengan penilaian di atas. Yang mencapai nilai 30 lebih dahulu atau nilai tertinggi ketika semua kartu habis dialah yang menang

Tantangan permainan ini adalah bagaimana membuat pertanyaan yang tidak terlalu jelas atau terlalu sulit. Dia harus bisa membuat ada pemain yang menebak kartunya dengan benar dan juga ada yang salah tebak, agar dia mendapatkan 3 poin. Mari kita lihat contoh kartu berikut:

Siput dan tangga menjulang tinggi

Sang dalang bisa saja memberikan petunjuk:

  1. Tinggi
  2. Tantangan
  3. Nekad
  4. Menuju cita-cita
  5. Melelahkan
  6. Dan sebagainya

Pemain lainnya mungkin bisa menyumbang kartunya agar pemain lain salah menebak milik sang dalang. Misal untuk Tinggi, contoh kartu yang bisa diberikan adalah:

Tangga yang tinggi

Ketika kartu yang diberikan jauh dari kata kunci kadang hal ini membuat tertawa semua pemain karena “tidak nyambung“. Kegembiraan dan kelucuan yang ditimbulkan membuat board game berjenis kartu dan untuk pesta ini selalu menyenangkan untuk dimainkan.

Saya juga baru menambahkan satu expansion, 84 kartu baru untuk dimainkan dan bisa digabungkan dengan kartu pendahulunya.

Dixit Origins

Permainan ini bisa divariasikan dengan misalnya:

  • Memberi petunjuk dengan lagu
  • Memberi petunjuk dengan judul film
  • Dan sebagainya

Bagaimana? Seru sekali bukan?

Bermain bersama anak-anak

Jika ada pertanyaan silakan tanyakan di komentar, ya!

Tetap Bahagia di Kala Pandemik Corona

Ah.. sebenarnya saya ingin sekali kembali berbagi mengenai pengalaman berkemah dan kegiatan luar ruang. Namun apa daya dalam masa pandemik Covid-19 ini, semua tempat rekreasi ditutup dan kita semua dianjurkan untuk di rumah saja.

Mulai sekarang, saya ingin mencoba berbagi mengenai berbagai hal yang saya temukan di Internet dan saya sukai. Siapa tahu kamu juga menyukainya atau bisa memberikan saran ini kepada teman atau keluargamu!

Kalau kamu pernah main semacam Win, Lose, or Draw, ada permainan digital sederhana yang hanya membutuhkan browser dan koneksi Internet. Sebaiknya kamu melakukannya di laptop atau PC, minimal tablet. Kalau dari smartphone akan kesulitan menggambar, khususnya yang jarinya jempol semua :D.

Sudah siap? Ayo buka browsernya, langsung ketik https://skribbl.io/

Masukkan nama kamu di bagian kiri atas (nama alias yang biasa saya pakai WishCraft). Di sebelahnya ada bahasa yang digunakan (defaultnya English, ada 26 pilihan bahasa ketika tulisan ini ditulis). Sayang bahasa Indonesia belum ada, padahal Tagalog sudah ada.

Di bagian bawah nama, ada avatar yang bisa kamu personalisasi untuk menggambarkan dirimu selama bermain. Tombol dadu di sebelah kanan atas digunakan untuk mengacak avatar sehingga kamu tidak perlu bersusah-payah mencari yang paling keren.

Setelah puas menentukan avatarmu, kamu siap bermain. Bila ingin bermain dengan sembarang orang di Internet, kamu bisa langsung klik tombol Play! Jika ingin bermain bersama teman-temanmu sendiri dan menggunakan kata-kata pilihanmu, tekan tombol Create Private Room. Nanti kamu diberi kesempatan untuk menentukan alamat unik URL untuk bermain (tinggal dibagikan ke semua teman-temanmu), lamanya menggambar, dan bahasa yang akan digunakan.

Aturan mainnya bagaimana? Intip di halaman berikutnya.

Berkemah di Gunung Papandayan

Beberapa waktu yang lalu di awal bulan Oktober 2019, saya sekeluarga dan 30 orang lain yang sebagian besar adalah teman kantor, pergi berkemah ke Gunung Papandayan di Garut. Teman-teman di kantor menyewa bus sementara saya dan satu keluarga lain membawa mobil sendiri karena pergi bersama keluarga. Dari Serpong kami berangkat sekitar pukul setengah sebelas malam dan sampai di Garut menjelang subuh. Jalanan cukup lancar, tidak ada kemacetan yang berarti. Panduan kami hanya Waze saja sampai ke Camp David Papandayan.

Di Sumedang, selepas tol Cileunyi, kami mampir makan tahu Sumedang yang masih hangat dan tahunya baru keluar dari pabrik. Jam menunjukkan sekitar pukul tiga pagi dini hari. Sungguh nikmat sekali. Azan subuh berkumandang ketika kami sudah dekat Garut dan kami memenuhi panggilan untuk menunaikan kewajiban sholat subuh berjamaah di Masjid Al Kholil.

Kami menikmati pemandangan indah daerah Garut dan sekitarnya. Ketika melewati daerah Mekarbakti, saya berhenti dulu di tengah jalan sambil mengambil gambar.

Sebuah bukit di pagi hari di daerah Mekarbakti Garut

Perjalanan menuju Camp David Papandayan cukup menanjak dan membuat mesin mobil terkadang harus bertahan di gigi satu. Di kiri dan kanan jalan semakin lama semakin jauh dari perumahan warga. Akhirnya kami tiba di Camp David yang memiliki lahan parkir beraspal halus dan sangat luas. Saya yakin campur tangan pemerintah daerah setempat yang memungkinkan fasilitas yang membanggakan ini bisa tersedia.

Gerbang Selamat Datang

Bila kita pergi ke base camp gunung lain, keindahan mungkin baru bisa dinikmati setelah kita mendaki. Ini tidak berlaku bagi Gunung Papandayan. Dari lahan parkirnya saja keindahannya sudah terlihat. Toilet bersih berjajar. Warung makan dan penyewaan mendaki gunung banyak tersedia. Tempat untuk berfoto-foto ada.

Lahan parkir yang super luas dengan latar belakang gunung nan indah

Sehari Mengajar di Kelas Inspirasi dan Mendaki Gunung Lembu di Purwakarta

Cerita ini berawal dari notifikasi Facebook yang muncul di linimasa saya. Teman SD dan juga SMA saya, Dian Novita Aryanti, memposting pengalamannya sehari di Kelas Inspirasi. Saya sempat bertanya-tanya apa itu Kelas Inspirasi, pengalamannya bagaimana sewaktu mengajar, dan seterusnya.

Setelah mengunjungi situs Kelas Inpirasi, saya mencoba menggali banyak informasi di sana. Ada beberapa hal yang saya ketahui:

Board Game War of the Words Rule Book

In this posting, I will share the War of the Words rule book and a game play sample.

Rule Book Cover
The Background Story
Letter Card – to form a word
Example of playing a word using four Letter Cards

You need 6 coins to purchase F and 2 coins to purchase E or T. If you decide to sell F, get 4 coins from the coins supply. Get 1 coin by selling E or T. If you play FEET, you will get score 4 + 1 + 1 + 1 = 7 victory points. If you can play a word from the mission : FALTER / ELOQUENT / EFFACE / TENABLE, you will get additional score after you calculate the total word score and special card abilities. Those words actually are part of words which is used in SAT (Scholastic Achievement Test) and can be found in this site.

The blank card can substitute any letter, and once pronounced as E it will always be E until you return it to the supply

In above scenario, the score will be 4 + 1 + 0 + 1 = 6 VP.

Card Letters Distribution
Score Tracker
There are 50 Special Cards in total
Coins : to purchase Letter and Special Cards
Playing FEET and TRIPLE WORD SCORE

In above scenario, the score will be (4 + 1 + 1 + 1) x 3 = 21. You may purchase an open Special Card with the cost written on the card, or you may take one randomly from the top of the Special Card deck at cost 5 coins.

Always remember:

  1. Green can be used permanently
  2. Blue and Red can be used only once
  3. You cannot play the same special cards on the same turn (must be unique per turn)

Additional explanations:

Special CardAdditional Information
You may swap one or more letters from the supplyYou may return one or more letters from your hand to the letters deck (bottom) and get the same amount from the top of the deck.
Your adjectives have two more scoreUsing this special card, if you play word HOT, you will get 4 + 1 + 1 + 2 = 9 VP.
You may keep three more lettersWhen you start the game, you can only purchase and keep maximum 6 letters on your hand. With this special card, you may purchase and keep until 9 letters or more if you have more than one special card.
Exchange Letters from two players (up to 5 letters)Two players can be two other players beside you, or you can exchange with another player. Three people A, B, and C. Using this special card, you (A) may exchange letters up to 5 letters belong to B and C. A may exchange with B or C as well.
You may cancel an effect of one special card against youIf another player try to use RED Special Card to you, you can block their effect using this card. Both special cards, the red and the blue must be returned to the bottom of the special card.
Game Setup and Game Play
You may need a paper and pencil to track all the words which have been played or a Mobile Phone (using notes)
Sometimes, you don’t like the letters or special cards in the marketplace. You may refresh those available in the market with new ones with several coins

For two people, try to use 200 total scores. For three or four people, for short game you may decide together to use 100 as winning condition. To play longer, use 300, 400, or 500 instead.

Sample of a 2 people game play (Rayyan and Aila):

  • Rayyan and Aila, each take 5 coins, 3 random letters from the top of letter deck, and 1 special card from special card deck
  • Rayyan has A, T, R and Double Word Score
  • Aila has N, P, A and Get One Letter Free from the Market Place
  • Rayyan purchases ‘P’ from the market place, with 5 coins. X now have A, T, R, and P. Rayyan must end his turn since no coins left and after purchase letters, you cannot play any words
  • Aila plays word : P A N and get 3 + 1 + 1 in total 5 VP. She moves her cube to 5. Aila also use her special card to get T from the market place. She returns the Special Card back to the bottom of SP deck
  • Rayyan plays P A R T and decides to use the Double Word Score and he scores 2 x (4 + 1 + 1 + 1) = 2 x 7 = 14 VP and moves his cube to 14
  • When one of them reaches 200, the game is over and the player who has the highest VP is the winner
Last Page

If you have other questions or any suggestions, please feel free to drop them in the comments below.

Board Game: War of the Words

Hi everybody!

This posting will be dedicated to announce and discuss about my first board game : War of the Words. This game was elected as one of 20 official board games which eligible to be displayed in Essen Spiel 2019 Board Game Yearly Exhibition in Germany.

I will update the components, rule book, and the mechanic of the game soon! Consider this posting as a teaser 🙂

Read the story here.