Tips Berkemah Keluarga Untuk Pemula

Indonesia bertaburan tempat yang indah untuk berkemah bersama keluarga. Seiring dengan bertambahnya lokasi perkemahan yang mendapatkan dukungan baik dari pihak swasta maupun pemerintah daerah, maka makin populerlah wisata berkemah yang ramah untuk keluarga.

Suasana pagi di Gunung Papandayan

Paparan gawai elektronik yang sudah membuat generasi milenial mager alias “malas gerak”, jalan-jalan ke mal yang lama-lama membosankan, dan plesiran mewah di vila dan hotel berbintang yang tidak menantang, semuanya membuat liburan berkemah keluarga menjadi pilihan berlibur yang unik.

Apa saja sih manfaatnya berkemah itu?

  • Mensyukuri karunia Tuhan atas alam yang begitu indah
  • Menyadarkan bahwa kita harus merawat alam ini dengan sebaik-baiknya agar terus memberikan manfaat bagi makhluk hidup di sekitarnya
  • Melatih kemampuan problem solving, atau pemecahan masalah dengan lebih baik
  • Memberikan efek relaksasi dan kedamaian dengan suasana tenang jauh dari hingar bingar keramaian dunia
  • Mendekatkan hubungan keluarga dan bekerja sama satu sama lain
  • Melatih anak-anak kemandirian dan kepedulian dengan alam sekitar
  • Menyehatkan badan karena udara yang segar dan aktivitas luar ruang di sekitar bumi perkemahan
  • Menyalurkan hobi fotografi alam dan pemotretan langit di malam hari
Tenda dalam Kelompok

Di zaman COVID-19 ini, menggunakan perbekalan milik sendiri terasa lebih nyaman dan aman. Kita tidak tahu tenda yang disewakan itu bersih atau tidak. Izinkan saya memberikan tips berkemah dengan peralatan yang kita punyai sendiri.

Lanjutkan membaca “Tips Berkemah Keluarga Untuk Pemula”

Kards – Permainan Strategi dengan Kartu Digital Bertemakan Perang Dunia Kedua

Halo gaes, bagaimana kabar kalian? Masih tetap semangat kan di masa pandemik Korona ini? Pedomannya mudah sebenarnya. CUMA JAJAJA. Apa itu?

  1. Cuci tangan dengan bersih
  2. Pakai Masker
  3. Jaga jarak
  4. Jaga kesehatan
  5. Jangan keluar rumah bila tidak penting

Ok, sebagai penyuka permainan strategi, kali ini saya ingin berbagi mengenai permainan strategi kartu digital yang baru diluncurkan April 2020 yang lalu, setelah sebelumnya dapat dimainkan dalam versi beta selama lebih kurang satu tahun lamanya. Permainannya dinamakan Kards.

Tampilan menu utama Kards

Kards merupakan jenis CCG (Card Collectible Game) atau TCG (Trading Card Game) yang mekanik permainannya terinspirasi dari peperangan era PD II. Para penggemar film atau sejarah perang dunia akan menyukai permainan yang menguji strategi kita dalam mengalahkan lawan.

Masing-masing pemain akan memiliki nyawa 20 Hit Point yang menggambarkan kota sesuai pilihan negara yang kita pilih. Siapa yang berhasil menghancurkan kota musuhnya, dia memenangkan permainan ini.

DANZIG untuk Negara Pilihan Jerman

Pemain pertama disuruh memilih mau memilih negara utamanya apa. Ada lima pilihan negara dan enam pilihan negara sekutu.

Pilihan negara dalam Kards

Ada 40 kartu yang harus dipilih untuk dijadikan satu dek. Satu dek terdiri dari maksimal 12 kartu negara sekutu, dan minimal 28 kartu negara utamanya.

Manajemen Dek Kartu

Ada jenis apa sajakah kartu yang ada di dalam dek?

Lanjutkan membaca “Kards – Permainan Strategi dengan Kartu Digital Bertemakan Perang Dunia Kedua”

Bermain Dixit untuk Melatih Imajinasi dan Kemampuan Verbal

Salah satu board game kesukaan kami sekeluarga adalah Dixit. Dixit merupakan board game yang telah memenangkan banyak penghargaan, salah satunya adalah Board Game of the Year alias Spiel Des Jahres di tahun 2010. Bagaimana sih penampakannya?

Dixit yang saya punyai

Dixit cocok dimainkan oleh 3 – 6 orang. Ada expansinya yang memungkinkan untuk bermain hingga 12 orang. Usia 8 tahun ke atas bisa memainkan permainan ini.

Apa saja sih elemen board game ini?

Ada 84 kartu penuh warna dan imajinasi di dalamnya.

Inilah 84 kartu Dixit yang pertama saya miliki

Kartu-kartunya benar-benar menarik dan seperti memiliki aliran surealisme. Lihatlah contohnya berikut ini:

Lukisan yang indah dan seperti dari dunia antah-berantah

Elemen lainnya adalah papan untuk menunjukkan seberapa jauh nilai tiap pemain, bidak yang mewakili setiap pemain, dan kartu voting.

Papan, kartu gambar, bidak, dan kartu voting

Bagaimana cara bermainnya? Saya jelaskan untuk 3-6 orang pemain, ya.

  1. Setiap pemain mendapat 6 kartu (dalam keadaan tertutup), kecuali untuk 3 orang masing-masing mendapat 7 kartu;
  2. Setiap pemain yang mendapatkan giliran, ia bertindak sebagai dalang alias story teller. Setelah melihat semua kartu di tangannya, ia harus memilih satu kartu untuk ditebak pemain lainnya. Caranya adalah, ia mengarang sebuah kalimat, atau cukup satu kata saja yang menggambarkan kartu yang ia miliki. Kartu itu tidak boleh ketahuan oleh pemain lainnya. Setelah pemain tersebut menyebutkan kata kuncinya, maka pemain lain harus mencari 1 kartu yang mirip dengan deskripsi yang diberikan oleh sang dalang. Setelah semua pemain siap, masing-masing pemain memberikan kartunya dalam keadaan tertutup untuk dikocok sang dalang. Sang dalang kemudian membuka semua kartu, dan setiap pemain selain dalang harus memvoting kartu mana yang dimiliki sang dalang. Untuk 3 orang pemain, masing-masing pemain memberikan dua kartu kandidat, untuk lebih dari 3 pemain, cukup satu kartu saja;
  3. Bagaimana cara penilaiannya?
    1. Bila pemain lain semuanya salah menebak atau semuanya benar menebak, maka sang dalang tidak mendapat nilai apa-apa, sementara pemain lainnya mendapat nilai 2. Tantangannya adalah dalang memberikan petunjuk yang tidak terlalu sulit atau tidak terlalu mudah;
    2. Bila pemain ada yang benar dan ada juga yang salah, maka dalang dan pemain yang menjawab benar mendapat nilai 3. Pemain yang salah menebak mendapatkan 0, dan pemain yang kartunya divoting oleh pemain lain mendapatkan 1 poin per kartu;
    3. Setiap akhir giliran, bidak dijalankan sesuai dengan penilaian di atas. Yang mencapai nilai 30 lebih dahulu atau nilai tertinggi ketika semua kartu habis dialah yang menang

Tantangan permainan ini adalah bagaimana membuat pertanyaan yang tidak terlalu jelas atau terlalu sulit. Dia harus bisa membuat ada pemain yang menebak kartunya dengan benar dan juga ada yang salah tebak, agar dia mendapatkan 3 poin. Mari kita lihat contoh kartu berikut:

Siput dan tangga menjulang tinggi

Sang dalang bisa saja memberikan petunjuk:

  1. Tinggi
  2. Tantangan
  3. Nekad
  4. Menuju cita-cita
  5. Melelahkan
  6. Dan sebagainya

Pemain lainnya mungkin bisa menyumbang kartunya agar pemain lain salah menebak milik sang dalang. Misal untuk Tinggi, contoh kartu yang bisa diberikan adalah:

Tangga yang tinggi

Ketika kartu yang diberikan jauh dari kata kunci kadang hal ini membuat tertawa semua pemain karena “tidak nyambung“. Kegembiraan dan kelucuan yang ditimbulkan membuat board game berjenis kartu dan untuk pesta ini selalu menyenangkan untuk dimainkan.

Saya juga baru menambahkan satu expansion, 84 kartu baru untuk dimainkan dan bisa digabungkan dengan kartu pendahulunya.

Dixit Origins

Permainan ini bisa divariasikan dengan misalnya:

  • Memberi petunjuk dengan lagu
  • Memberi petunjuk dengan judul film
  • Dan sebagainya

Bagaimana? Seru sekali bukan?

Bermain bersama anak-anak

Jika ada pertanyaan silakan tanyakan di komentar, ya!

Tetap Bahagia di Kala Pandemik Corona

Ah.. sebenarnya saya ingin sekali kembali berbagi mengenai pengalaman berkemah dan kegiatan luar ruang. Namun apa daya dalam masa pandemik Covid-19 ini, semua tempat rekreasi ditutup dan kita semua dianjurkan untuk di rumah saja.

Mulai sekarang, saya ingin mencoba berbagi mengenai berbagai hal yang saya temukan di Internet dan saya sukai. Siapa tahu kamu juga menyukainya atau bisa memberikan saran ini kepada teman atau keluargamu!

Kalau kamu pernah main semacam Win, Lose, or Draw, ada permainan digital sederhana yang hanya membutuhkan browser dan koneksi Internet. Sebaiknya kamu melakukannya di laptop atau PC, minimal tablet. Kalau dari smartphone akan kesulitan menggambar, khususnya yang jarinya jempol semua :D.

Sudah siap? Ayo buka browsernya, langsung ketik https://skribbl.io/

Masukkan nama kamu di bagian kiri atas (nama alias yang biasa saya pakai WishCraft). Di sebelahnya ada bahasa yang digunakan (defaultnya English, ada 26 pilihan bahasa ketika tulisan ini ditulis). Sayang bahasa Indonesia belum ada, padahal Tagalog sudah ada.

Di bagian bawah nama, ada avatar yang bisa kamu personalisasi untuk menggambarkan dirimu selama bermain. Tombol dadu di sebelah kanan atas digunakan untuk mengacak avatar sehingga kamu tidak perlu bersusah-payah mencari yang paling keren.

Setelah puas menentukan avatarmu, kamu siap bermain. Bila ingin bermain dengan sembarang orang di Internet, kamu bisa langsung klik tombol Play! Jika ingin bermain bersama teman-temanmu sendiri dan menggunakan kata-kata pilihanmu, tekan tombol Create Private Room. Nanti kamu diberi kesempatan untuk menentukan alamat unik URL untuk bermain (tinggal dibagikan ke semua teman-temanmu), lamanya menggambar, dan bahasa yang akan digunakan.

Aturan mainnya bagaimana? Intip di halaman berikutnya.

Berkemah di Gunung Papandayan

Beberapa waktu yang lalu di awal bulan Oktober 2019, saya sekeluarga dan 30 orang lain yang sebagian besar adalah teman kantor, pergi berkemah ke Gunung Papandayan di Garut. Teman-teman di kantor menyewa bus sementara saya dan satu keluarga lain membawa mobil sendiri karena pergi bersama keluarga. Dari Serpong kami berangkat sekitar pukul setengah sebelas malam dan sampai di Garut menjelang subuh. Jalanan cukup lancar, tidak ada kemacetan yang berarti. Panduan kami hanya Waze saja sampai ke Camp David Papandayan.

Di Sumedang, selepas tol Cileunyi, kami mampir makan tahu Sumedang yang masih hangat dan tahunya baru keluar dari pabrik. Jam menunjukkan sekitar pukul tiga pagi dini hari. Sungguh nikmat sekali. Azan subuh berkumandang ketika kami sudah dekat Garut dan kami memenuhi panggilan untuk menunaikan kewajiban sholat subuh berjamaah di Masjid Al Kholil.

Kami menikmati pemandangan indah daerah Garut dan sekitarnya. Ketika melewati daerah Mekarbakti, saya berhenti dulu di tengah jalan sambil mengambil gambar.

Sebuah bukit di pagi hari di daerah Mekarbakti Garut

Perjalanan menuju Camp David Papandayan cukup menanjak dan membuat mesin mobil terkadang harus bertahan di gigi satu. Di kiri dan kanan jalan semakin lama semakin jauh dari perumahan warga. Akhirnya kami tiba di Camp David yang memiliki lahan parkir beraspal halus dan sangat luas. Saya yakin campur tangan pemerintah daerah setempat yang memungkinkan fasilitas yang membanggakan ini bisa tersedia.

Gerbang Selamat Datang

Bila kita pergi ke base camp gunung lain, keindahan mungkin baru bisa dinikmati setelah kita mendaki. Ini tidak berlaku bagi Gunung Papandayan. Dari lahan parkirnya saja keindahannya sudah terlihat. Toilet bersih berjajar. Warung makan dan penyewaan mendaki gunung banyak tersedia. Tempat untuk berfoto-foto ada.

Lahan parkir yang super luas dengan latar belakang gunung nan indah

Sehari Mengajar di Kelas Inspirasi dan Mendaki Gunung Lembu di Purwakarta

Cerita ini berawal dari notifikasi Facebook yang muncul di linimasa saya. Teman SD dan juga SMA saya, Dian Novita Aryanti, memposting pengalamannya sehari di Kelas Inspirasi. Saya sempat bertanya-tanya apa itu Kelas Inspirasi, pengalamannya bagaimana sewaktu mengajar, dan seterusnya.

Setelah mengunjungi situs Kelas Inpirasi, saya mencoba menggali banyak informasi di sana. Ada beberapa hal yang saya ketahui:

Menanti Wahana Baru di Dunia Fantasi di Penghujung 2019

Sabtu kemarin saya, istri, dan anak kedua kami berjalan-jalan ke Dunia Fantasi di Taman Impian Jaya Ancol. Theme Park yang sudah saya kunjungi sejak kecil ini selalu membawa kenangan nostalgia, terutama ketika masa kuliah dulu bersama teman sekampus. Acara ini terselenggara atas undangan Dunia Fantasi dalam acara Blogger Day 2019.

Cukup lama saya tidak mengunjungi tempat wisata ini bersama keluarga. Setiap kali saya datang, selalu ada kegembiraan yang terasa bersama keluarga. Bercanda bersama. Makan dan minum bersama. Saling melempar teka-teki sambil mengantri wahana. Hal-hal kecil menggembirakan yang jarang kami rasakan karena saling sibuk dengan kegiatan masing-masing kini menjadi begitu terasa.

Berjalan dari satu wahana ke wahana lain juga menyehatkan badan karena membakar kalori yang selama ini tertumpuk dari kurangnya aktivitas sehari-hari. Jelas sekali bahwa berekreasi ke Dunia Fantasi menyehatkan jasmani dan rohani kita.

Aila dan Mamah berdua

Yang menarik dari kunjungan kami ke Dufan kali ini adalah adanya cluster baru bernama Dunia Kartun, di mana ada beberapa wahana yang tidak bisa digunakan anak-anak, kini ada versi anak-anaknya.

Dunia Kartun Dufan

Yang sudah dibuka sejak Juni 2019 kemarin adalah wahana berikut:

Wahana Dunia Kartun

Yang akan dibuka di akhir tahun ini ada dua, yaitu:

Haunted House dan Fantastique

Yang menarik dari Haunted House:

Haunted Coaster

Konon, akan ada tiga roller coaster berpenumpang 20 orang di Haunted Coaster ini. Wahana dalam ruangan tercepat se-Indonesia ini bakal mengocok adrenalin kita. Tracknya akan terpanjang se-Asia Tenggara. Sepertinya seru banget, dan gak sabar menunggu Desember ini.

Pengalaman kami bertiga kemarin dari pukul 10 pagi hingga pukul 8 malam sangat memuaskan. Tempat sholat dan tempat makan banyak, sehingga meski bermain, kita tetap bisa asyik beribadah dan tidak kelaparan. Simak video keseruan kami kemarin berikut ini.

Video Keseruan Wisnu Family

Ini beberapa foto yang kami abadikan.

Zig Zag alias Bom Bom Car
Turbo Drop
Para Layang
Karavel
Pintu Masuk Karavel
Baling-baling
Ontang-anting

Acara pertunjukan Color of Kingdom yang dekat dengan Hello Kitty show, akan digantikan dengan cerita baru yaitu Magic Unicorn dalam waktu dekat ini.

Color of Kingdom

Selain Dunia Kartun kami juga berbasah ria di Arung Jeram, lagu legendaris di Istana Boneka, menikmati Bianglala melihat Jakarta Utara di malam hari, dan juga serunya Dynamic Motion Simulator yang memutar Mysterious Island.

Di Istana Boneka
Sebelum naik Arung Jeram
Film DMS
Istana Boneka
Indahnya Dufan

In syaa Allah Desember ini kami ingin sekali menjajal keseruan wahana baru Dufan! Yuk ketemuan di sana!

Listrik Gundala (2019) Menyengat Bioskop Nusantara

Semalam menonton Gundala, film tentang superhero Indonesia yang diangkat dari komik karya Harya Suraminata (Hasmi). Film yang dibesut oleh Joko Anwar ini menjadi pembuka waralaba sinematik Jagad Bumi Langit.

Saya mencoba tidak menuliskan hal-hal yang bisa mengganggu Anda yang belum menonton film ini. Meski demikian, untuk pengalaman yang maksimal silakan baca ulasan ini setelah Anda menontonnya.

——————————————————————————

Film dibuka dengan Sancaka kecil yang kehilangan kedua orang tuanya dalam waktu berdekatan. Sancaka yang akhirnya menjadi gelandangan itu akhirnya menjadi jago bela diri setelah dibantu seorang gelandangan lain yang menolongnya dari kekerasan di jalanan.

Dari kecil, petir sepertinya selalu mengincar Sancaka, sesuatu yang ia takuti namun akhirnya justru menjadi kekuatan dirinya. Ia juga tak pernah bisa hidup tenang bila melihat ketidakadilan di depan matanya.

Musuh bebuyutan Sancaka kali ini adalah Pengkor yang memiliki masa depan kelam. Orang tuanya mati difitnah, rumahnya dibakar, dan ia menjadi cacat karenanya. Pengkor muda terbiasa mengerahkan kawan-kawan sependeritaannya untuk melawan dan membasmi orang-orang yang merundung mereka. Akhirnya ia tumbuh dewasa menjadi mafia yang menguasai kejahatan terorganisasi. Bront Palarae, aktor Malaysia langganan Joko Anwar, memerankan karakter Pengkor dengan baik. Film ini juga menjadi reuninya dengan Tara Basro dan Asmara Abigail sejak Pengabdi Setan.

Masalah nasional timbul ketika Pengkor menyebarkan bencana yang bisa menimbulkan rusaknya generasi yang terlahir dari ibu-ibu yang sedang hamil. Sancaka yang menjadi satpam itu membantu pemerintah yang sedang berusaha mengatasi bencana nasional ini.

Di film ini, superhero wanita yang diperkenalkan adalah Sari Asih yang dibintangi Pevita Pearce. Inilah foto-foto yang menggambarkan rencana besar waralaba Jagad Bumi Langit ini.

Beberapa catatan setelah menonton film ini:

  • Adegan awal film memberikan gambaran yang bagus mengenai Sancaka kecil. Namun jika ditambahkan karakternya ketika remaja dan pra dewasa, akan lebih membuat kita mengenal karakter Sancaka lebih kuat
  • Visual FX yang berjumlah 683 shot memang lumayan. Anggaran sekitar 30 milyar ini ya sesuai lah dengan apa yang didapat. Ingat anggaran Avengers itu trilyunan. Kita tidak bisa membandingkannya karena tidak adil. Masih bisa ditingkatkan lagi kok untuk selanjutnya
  • Akting para pemainnya cukup mumpuni, termasuk adanya tokoh anak-anak yang sudah pintar bermain peran
  • Di bagian tengah banyaknya penjahat asuhan Pengkor agak mengganggu jalan cerita agar tidak terlalu “ramai”. Beberapa penjahat ini kurang berperan besar, malah ada yang mengganggu dan bisa dibuang dari film tanpa filmnya terganggu jalan ceritanya
  • Beberapa humor yang muncul di film juga patut diapresiasi karena menambahkan unsur hiburan
  • Pendekatan aksi laga jarak dekat sudah saya duga akan lebih banyak dipilih Joko Anwar layaknya The Raid yang digarap Gareth Evans. Memang koreografi dan pengambilan gambar adegan laganya tidak segahar The Raid yang berdarah-darah itu. Mungkin juga ini strategi Joko Anwar agar lebih banyak penonton yang bisa menikmatinya di bioskop
  • Secara umum saya menyukai film ini. Saya berikan 8/10 sebagai film pembuka superhero Indonesia ini. Semoga banyak sutradara hebat lain yang mau menyutradarai film lainnya sehingga banyak film berkualitas muncul dengan tonal berbeda namun tetap terintegrasi dan menghibur penontonnya

Selamat menonton film yang berdurasi 123 menit ini, selamat kepada Joko Anwar dan semua kru film Gundala.

Berkemah (lagi) di Curug Cipamingkis dengan Suasana Baru

Beberapa waktu yang lalu, saya dan teman-teman kantor memutuskan untuk berkemah di Curug Cipamingkis. Ada beberapa keluarga yang ikut, total sekitar 30-an orang, dengan berbagai usia. Ini adalah kunjungan kami yang kedua, setelah kunjungan bersama mertua sebelumnya yang pernah saya bahas di artikel tentang Curug Cipamingkis ini dua tahun lalu. Kali ini tiap orang harus membayar 60 ribu rupiah untuk menginap semalam (sewa lahan), berenang di dua kolam renang, dan ke air terjun.

Acara kali ini dihadiri beberapa keluarga teman saya di kantor dan di Quora. Total ada sekitar 30-an orang yang memeriahkan acara kali ini.

Ada banyak perubahan yang terjadi dalam dua tahun terakhir. Warung tenda yang masih beratapkan kayu kini sudah diganti yang lebih resmi dengan atap baja ringan.

Sebelah kiri, dua tahun lalu, masih terpisah per warung. Kini sudah menyambung dengan toilet umum di tengah

Begini penampakan warung yang terletak di samping water park buat anak-anak.

Warung dan Water Park

Di samping warung dan di tepi sungai, dulu masih bisa mendirikan tenda persis di tepi sungai tanpa harus menyeberang. Sekarang harus menyeberang sungai. Di tempat saya mendirikan tenda kini menjadi lahan parkir berbatu koral yang dipecah-pecah, dan di tepi sungai diberi villa berbentuk tenda dalam tiga warna.

Perbedaan yang cukup signifikan

Berikut penampilan lebih dekat ketiga villa yang berwarna ngejreng dan beratap seperti tenda itu.

Saat kami ke sana, air sungai masih kering karena sudah cukup lama tidak hujan. Meskipun demikian pasokan air untuk mandi dan kolam renang sangat aman.

Sungai dan Jembatan Cinta di Cipamingkis

Saya dan Dony Alpha membawa masing-masing lima tenda untuk dipergunakan kawan lain yang belum memiliki tenda. Tenda berbagai jenis warna dan ukuran semuanya bisa digunakan dengan baik untuk tidur. Mau lihat penampakannya?

Tenda Beramai-ramai dan Keceriaan Anak-anak

Inilah penampakan tenda-tenda kami.

Mau lihat kolam renangnya seperti apa? Nih monggo…

Kolam renang baru di Curug Cipamingkis

Meskipun dingin, tapi lama-lama tubuh kita akan menyesuaikan kok. Saya sendiri sengaja membawa baju renang one piece agar tidak terlalu dingin. Sangat menyenangkan dan bisa mengisi waktu dengan olahraga ketika berkemah di Curug Cipamingkis ini.

Setelah sorenya berenang, malamnya ibu-ibu memasak dan anak-anak menonton film, bermain Nintendo Switch, dan bermain board games.

Menonton film bersama

Ibu-ibu memasak, dipimpin oleh Mbak Sum dari keluarga Ridwan yang sudah terkenal pembuat nasi kebuli enak.

Tenda tidak perlu boring. Dengan sedikit sentuhan lampu, bisa menyegarkan suasana menjadi lebih meriah
Memasak di depan tenda kerlap-kerlip

Bagaimana dengan keseruan lainnya?

Kami juga berfoto di rumah pohon dan air terjun. Secara ringkas, trailer version dari acara ini bisa dilihat di video berikut.

Video Trailer Camping Bareng

Oh ya, meski masih tidak ada sinyal semua provider, tapi ada Wifi di dekat kantor Pos Depan Cipamingkis. Silakan serahkan gadget Anda, nanti password wifinya diisikan 🙂 Gratis kok.

Demikian yang bisa saya sampaikan kali ini mengenai kunjungan kedua ke Curug Cipamingkis. Sangat menyenangkan sekali karena yang ikut sangat ramai dan semua berpartisipasi dalam menyemarakkan acara seru ini. Board game dari Splendor, Exploding Kitten, Donuts for Go Nuts, hingga Werewolf semuanya dimainkan dengan semangat.

Saya merekomendasikan tempat ini untuk berlibur bersama keluarga dan menyatu dengan alam.

5 Alasan Harus Nonton Parasite (2019)

Kemarin pagi saya baca cuitan dari Om Joko Anwar, beliau menyarankan pencinta film untuk menonton film Parasite yang judul aslinya Gisaengchung. Setelah melihat peringkatnya di Rotten Tomatoes mencapai 98% dari sisi kritikus, saya langsung cari bioskop yang memutarnya. Apalagi film ini juga memenangkan film terbaik di Canness Film Festival dengan meraih Palme d’Or.

Film Korea pertama yang meraih penghargaan Palme d’Or

Ternyata Joon-ho Bong yang menyutradarai film ini juga menyutradarai film The Host (2006) yang juga dibintangi aktor yang sama, Kang-ho Song. 13 tahun lalu saya terkesima melihat film Korea dengan visual efek yang ciamik dan cerita yang tidak umum. Dua tiket langsung saya beli di CGV dekat kantor untuk menontonnya bersama istri.

Premis singkatnya:

Ada sebuah keluarga yang hidup miskin, terdiri atas suami istri dan dua anak pra dewasa.

Keluarga Kim yang miskin

Ketika si anak lelaki mendapat kesempatan menjadi guru privat seorang anak dari keluarga kaya raya, ia memikirkan cara bagaimana saudara perempuannya bisa bekerja juga di keluarga tersebut.

Lama-lama mereka sekeluarga merencanakan plot licik agar semuanya bisa bekerja di keluarga kaya itu, dan menjadi parasit yang tak terlihat bagi mereka, terutama para pekerja yang ada agar bisa mereka gantikan. Namun ada sebuah fakta mengejutkan yang bisa menghancurkan rencana keluarga jahat itu.

Ada setidaknya lima alasan, mengapa kamu harus menonton film yang keren ini:

1. Film ini memiliki unsur yang bertolak belakang. Ada komedi dan ada tragedi. Ada kelembutan dan ada kebrutalan. Ada kemiskinan dan ada kemewahan. Ada kesederhanaan dan ada ketamakan. Coba film apa yang pernah kamu tonton yang mengandung tema kontradiksi seperti itu:

2. Komedinya mengocok perut, benar-benar menghibur kita dari awal hingga pertengahan

3. Ketegangan yang muncul di tengah film benar-benar bisa membuat kita berteriak. Sangat menegangkan dan tak dapat diduga sama sekali

4. Film yang sederhana ini benar-benar tak terpikirkan oleh kita idenya. Begitu orisinal dan menyegarkan para pencinta film!

5. Kekuatan akting dari para pemainnya membuat kita begitu percaya dengan pendalaman karakter mereka. Kita akan peduli dengan para tokohnya.

Nah cinephile, tunggu apa lagi? Segera tonton film keren dari Korea ini. Dijamin tak akan mengecewakan!

Poster film Parasite

Saya memberi nilai 8.5/10 untuk film ini!

Inilah trailer dari film Parasite: