Kards – Permainan Strategi dengan Kartu Digital Bertemakan Perang Dunia Kedua

Halo gaes, bagaimana kabar kalian? Masih tetap semangat kan di masa pandemik Korona ini? Pedomannya mudah sebenarnya. CUMA JAJAJA. Apa itu?

  1. Cuci tangan dengan bersih
  2. Pakai Masker
  3. Jaga jarak
  4. Jaga kesehatan
  5. Jangan keluar rumah bila tidak penting

Ok, sebagai penyuka permainan strategi, kali ini saya ingin berbagi mengenai permainan strategi kartu digital yang baru diluncurkan April 2020 yang lalu, setelah sebelumnya dapat dimainkan dalam versi beta selama lebih kurang satu tahun lamanya. Permainannya dinamakan Kards.

Tampilan menu utama Kards

Kards merupakan jenis CCG (Card Collectible Game) atau TCG (Trading Card Game) yang mekanik permainannya terinspirasi dari peperangan era PD II. Para penggemar film atau sejarah perang dunia akan menyukai permainan yang menguji strategi kita dalam mengalahkan lawan.

Masing-masing pemain akan memiliki nyawa 20 Hit Point yang menggambarkan kota sesuai pilihan negara yang kita pilih. Siapa yang berhasil menghancurkan kota musuhnya, dia memenangkan permainan ini.

DANZIG untuk Negara Pilihan Jerman

Pemain pertama disuruh memilih mau memilih negara utamanya apa. Ada lima pilihan negara dan enam pilihan negara sekutu.

Pilihan negara dalam Kards

Ada 40 kartu yang harus dipilih untuk dijadikan satu dek. Satu dek terdiri dari maksimal 12 kartu negara sekutu, dan minimal 28 kartu negara utamanya.

Manajemen Dek Kartu

Ada jenis apa sajakah kartu yang ada di dalam dek?

Lanjutkan membaca “Kards – Permainan Strategi dengan Kartu Digital Bertemakan Perang Dunia Kedua”

Independence Day: Resurgence (2016)

Independence Day : Resurgence tidak membawa senyum lebar untuk penggemar film pertamanya. Sekuel yang dibuat 20 tahun setelah kesuksesan yang pertama ini tidak memberi kepuasan mendalam jika tidak bisa dikatakan tumpul dari sisi kekuatan dan inovasi cerita.
Daya tarik Will Smith yang sangat kharismatik, menghibur, dan mempesona penonton hilang di sekuel ini karena diceritakan ia telah tiada.


Kecanggihan teknologi yang diperkenalkan di sini hasil dari penelitian teknologi alien yang datang dulu tidak banyak membantu. Kesan wah dari besarnya pesawat alien dan kehancuran dunia memang khas Rolland Emmerich, namun isinya tidak bernas.


Bahkan pertempuran pesawat di angkasa dalam Guardian of Galaxy masih lebih rapi dan menghibur.


Pidato Bill Pullman masih menggetarkan, namun sayangnya tidak menolong film ini untuk mendebarkan hati penonton.


Hadirnya Liam Hemsworth yang ditujukan untuk menarik penonton muda tidak begitu berhasil mendongkrak kesuksesan film ini (bolehlah sebagai daya pikat buat penonton wanita).

Jeff Goldblum menjadi spesialis aktor utama film sekuel yang ditinggalkan aktor utamanya (Jurassic Park dan ID 4).

Jika Anda penggemar ID4, jangan bawa ekspektasi tinggi menonton film ini.

Ada adegan kissing yang dipaksakan alias miskin chemistry, jadi cocok untuk 13 tahun ke atas, bukan anak SD atau lebih muda.

Filmnya 2 jam, cemilan dan cemolan dianjurkan.

Rating : 6.5/10.

Fury (2014)

Fury

Film perang dunia kedua sudah lama tidak muncul di gedung bioskop. Ditulis dan disutradarai oleh David Ayer (menulis Training Day, Fast and Furious, SWAT, U-571, dan End of Watch), film ini juga dibintangi oleh aktor papan atas, Brad Pitt. Suami Angelina Jolie ini berperan sebagai Don ‘Wardaddy’ Collier, menjadi boss di tank yang ia anggap sebagai rumahnya sendiri. Anak buahnya juga lumayan terkenal, dari Shia LaBeouf (Transformers), Logan Lerman (Percy Jackson), Michael Pena (End of Watch), dan Jon Bernthal (Walking Dead).

Berdurasi 134 menit, film ini tidak membuat penontonnya bosan, karena disamping banyak sekali adegan tempur dari sudut pandang sebuah tank, ada juga drama yang menggambarkan betapa kejamnya perang. Brad Pitt sangat menjiwai perannya dan berhasil menjadi pemimpin yang disegani anak buahnya.

Adegan pertempurannya cukup realistis dan memiliki visual efek yang hebat. Kita seolah-olah berada di tengah medan pertempuran yang terjadi. Buat pecinta film perang seperti Band of Brothers dan Saving Private Ryan, film ini tidak boleh dilewatkan, mengingat keunikannya, yaitu pertempuran dari dalam tank. Film ini penuh dengan adegan perang yang meyakinkan, jangan bawa anak di bawah umur.

8/10.