Independence Day: Resurgence (2016)

Independence Day : Resurgence tidak membawa senyum lebar untuk penggemar film pertamanya. Sekuel yang dibuat 20 tahun setelah kesuksesan yang pertama ini tidak memberi kepuasan mendalam jika tidak bisa dikatakan tumpul dari sisi kekuatan dan inovasi cerita.
Daya tarik Will Smith yang sangat kharismatik, menghibur, dan mempesona penonton hilang di sekuel ini karena diceritakan ia telah tiada.


Kecanggihan teknologi yang diperkenalkan di sini hasil dari penelitian teknologi alien yang datang dulu tidak banyak membantu. Kesan wah dari besarnya pesawat alien dan kehancuran dunia memang khas Rolland Emmerich, namun isinya tidak bernas.


Bahkan pertempuran pesawat di angkasa dalam Guardian of Galaxy masih lebih rapi dan menghibur.


Pidato Bill Pullman masih menggetarkan, namun sayangnya tidak menolong film ini untuk mendebarkan hati penonton.


Hadirnya Liam Hemsworth yang ditujukan untuk menarik penonton muda tidak begitu berhasil mendongkrak kesuksesan film ini (bolehlah sebagai daya pikat buat penonton wanita).

Jeff Goldblum menjadi spesialis aktor utama film sekuel yang ditinggalkan aktor utamanya (Jurassic Park dan ID 4).

Jika Anda penggemar ID4, jangan bawa ekspektasi tinggi menonton film ini.

Ada adegan kissing yang dipaksakan alias miskin chemistry, jadi cocok untuk 13 tahun ke atas, bukan anak SD atau lebih muda.

Filmnya 2 jam, cemilan dan cemolan dianjurkan.

Rating : 6.5/10.

Fury (2014)

Fury

Film perang dunia kedua sudah lama tidak muncul di gedung bioskop. Ditulis dan disutradarai oleh David Ayer (menulis Training Day, Fast and Furious, SWAT, U-571, dan End of Watch), film ini juga dibintangi oleh aktor papan atas, Brad Pitt. Suami Angelina Jolie ini berperan sebagai Don ‘Wardaddy’ Collier, menjadi boss di tank yang ia anggap sebagai rumahnya sendiri. Anak buahnya juga lumayan terkenal, dari Shia LaBeouf (Transformers), Logan Lerman (Percy Jackson), Michael Pena (End of Watch), dan Jon Bernthal (Walking Dead).

Berdurasi 134 menit, film ini tidak membuat penontonnya bosan, karena disamping banyak sekali adegan tempur dari sudut pandang sebuah tank, ada juga drama yang menggambarkan betapa kejamnya perang. Brad Pitt sangat menjiwai perannya dan berhasil menjadi pemimpin yang disegani anak buahnya.

Adegan pertempurannya cukup realistis dan memiliki visual efek yang hebat. Kita seolah-olah berada di tengah medan pertempuran yang terjadi. Buat pecinta film perang seperti Band of Brothers dan Saving Private Ryan, film ini tidak boleh dilewatkan, mengingat keunikannya, yaitu pertempuran dari dalam tank. Film ini penuh dengan adegan perang yang meyakinkan, jangan bawa anak di bawah umur.

8/10.