Transferring Address Book from Blackberry or Other Phone to Windows Phone (Lumia)

I just purchased a new phone since my Blackberry Torch 2 has problem with its internal (built in storage). This problem caused the phone  cannot be used since when it is restarted, it stopped when reaching 85% progress. iPhone 5 was first came to my mind (7 years ago I didn’t like iPhone but since I had iPad, I changed my mind), but because of it’s ridiculous price in Indonesian market, I need to look other alternative. Android is just like iPhone, cheaper but not better. I have 2 iPads and iPod Touch gGen #1. iPad 1 (my children has claimed it as theirs at home) and iPad 3 (for my daily business activity). If I took Android gadget (my wife has Galaxy Note), I will have a gadget with similar user interface like iPad. But definitely not better. No, I am not a fan boy. I am a gadget freak, and I believe I can judge quite objectively. iDevice is still the best gadget in the market in term of  the completeness of applications, simplicity, and responsive user interface. Until now, I can say I have no chemistry with Android as a user. As a developer, I would probably create an application in that platform. Blackberry Z10 has arrived. I went to Blackberry store and I found that RIM is trying to combine Windows 8 and iOS. But the GUI for me is pretty clumsy. No Whatsapp at the moment, we still need couple of months until it’s ready. So basically RIM hasn’t cooked its product well done yet. Ok, now time to compare with Lumia 920. I used to be a Nokia fans. Lumia 920 is claimed has a good camera with a responsive user interface. When I was at the Nokia store they sold it with a free wireless charger.  Since I have Acer Iconia and Lenovo Twist, both with Windows 8, I would like to try the new Nokia Win 8. It has offline map for driving (doesn’t has to connect to Internet).

Ok, now it’s time to transfer all of my contacts (thousands) from long time ago since I used Nokia and now it has merged in Blackberry contact. Actually it’s pretty easy to transfer the contacts. Basically I just sync your contacts to Microsoft Outlook, and export all contacts to CSV, and upload it to Microsoft People at http://people.live.com. Ensure that we have a microsoft account (hotmail, outlook, etc) and use the same account in Lumia. When I uploaded the file, it didn’t say error, it just return to Import screen. There must be something wrong with the file. So I discussed it with a fellow in Microsoft, and he suggested me to code a small tool to detect which line may causing the problem. In less than half of an hour I successfully made the tool and spot which line that causing the error. The problem is with all contacts that have notes. Since notes usually stored as memo, it has several lines. When using CSV, those lines will be treated just like a new record. That’s the problem. Microsoft actually should ignore all bad records and store the valid ones. This tool doesn’t correct the CSV but it will spot suspicious lines that may cause a problem when we try to import it.

Problem found
Problem found

After deleting unwanted records:

Looks Good
Looks Good

 

The algorithm is pretty straight forward. Iterate all records in the CSV file, if you spot suspicious character, show it in the memo result.

currentChar := UpperCase(Copy(list[i], j, 1))[1];
if Not (CharInSet(currentChar, ['0'..'9']) or CharInSet(currentChar, ['A'..'Z']) or
 CharInSet(currentChar, ['(', ')', '/', ',', '"', '-', '.', ' ', '@', '+', '_', '<', '>', ''''])) then
 begin
  mmResult.Lines.Add('Line : ' + VarToStr(i+1) + ' containing ' + QuotedStr(VarToStr(currentChar)) + ' : ' + list[i]);
 end;

You may download the tool here, with your own risk.

My Lumia look and feel:

Review Acer Iconia W510

Setelah beberapa lama mengunakan tablet Acer Iconia W510 dengan storage 32Gb dan hanya Wifi, izinkan saya berbagi pengalaman dalam menggunakannya. Karena kebetulan saya juga menggunakan iPad generasi ketiga dan juga Ultrabook Lenovo Twist, maka saya akan coba bandingkan satu sama lain.

a1

iPad 3, Iconia, dan Lenovo Twist

Acer Iconia bisa dipersandingkan dengan iPad, namun tidak dengan Lenovo Twist karena memang kategorinya berbeda. Acer Iconia dan iPad sama-sama tablet dan cocok untuk mobile, sedangkan Lenovo Twist cocok untuk pengganti laptop atau PC. Jadi untuk Anda yang sedang mobile dan tidak ingin membawa laptop atau ultrabook, iPad atau Iconia lebih cocok. Namun kalau untuk pekerjaan serius di meja, tentu saja ultrabook lebih cocok. Sebenarnya keduanya tidak saling menggantikan, namun saling melengkapi. Yang menarik dari Lenovo Twist adalah meskipun dia sekelas laptop, namun layarnya bisa dilipat dan menutup keyboardnya, dan layar sentuhnya bisa membuatnya bagaikan tablet. Jadi kalau anggarannya cuma satu device untuk dua keperluan, baik mobile maupun desktop, ultrabook berlayar sentuh ini bisa jadi pilihan.

Ok, sekarang kita ngomong Iconia dan iPad 3 ya. Untuk dimensi Iconia lebih panjang, namun iPad lebih lebar. Iconia lebih tipis. Perbandingannya adalah sebagai berikut:

  • Iconia 10.18 x 6.60 x 0.35 inches (258.57 x 167.64 x 8.89 mm)
  • iPad 3 9.50 x 7.31 x 0.37 inches (241.2 x 185.7 x 9.4 mm)

Untuk masalah berat, Iconia tanpa keyboard dockingnya lebih ringan daripada iPad. Perbandingannya:

  • Iconia 20.46 oz (580 g)
  • iPad 3 23.00 oz (652 g)

Untuk ukuran diagonalnya Iconia lebih unggul daripada iPad.

  • Iconia 10.1 inches
  • iPad 3 9.7 inches

Nah sekarang resolusi. iPad lebih unggul dan lebih tajam.

  • Iconia 1366 x 768 pixels (155 pixels per inches)
  • iPad 3 2048 x 1536 pixels (264 pixels per inches)

Untuk masalah RAM, Iconia 2 Gb, sedangkan iPad 3 hanya 1 Gb. Masalah prosesor Iconia Dual core, 1500 MHz, Intel Atom Z2760, sedangkan iPad 3 Dual core, 1000 MHz, ARM Cortex-A9.

Untuk masalah storage, iPad punya 3 pilihan, 16 Gb, 32 Gb, dan 64 Gb, tidak bisa diekspan. Sedangkan Iconia 32 Gb dan 64 Gb dan memiliki slot USB dan Micro SD untuk menambah storage. Jadi kalau butuh mengakses harddisk external, Iconia sudah jelas lebih tepat dibandingkan iPad.

Untuk kamera, Iconia bagian belakangnya 8 Mp, sedangkan iPad hanya 5 Mp. Untuk bagian depannya Iconia 2 Mp dan iPad hanya 0.3 Mp. Namun setelah saya coba berkali-kali, hasil foto dan video dengan iPad lebih memuaskan daripada Iconia. Saya coba pada low light, iPad lebih memuaskan daripada Iconia.

komparasi

Sebelah kiri dengan Iconia dan sebelah kanan dengan iPad 3. Buat yang suka fotografi dan membuat film, iPad 3 dengan aplikasi iMovie tidak ada duanya. Contoh hasil pembuatan film singkat (trailer) adalah sebagai berikut:

Tidak ada GPS di Iconia, sehingga tidak bisa digunakan untuk tracking. Berbeda dengan iPad yang bisa memanfaatkan fitur GPS untuk tracking dengan peta.

Ok sekarang kita bicara aplikasi. Karena Windows 8 di Iconia sudah sama dengan di PC/Laptop, maka semua aplikasi yang bisa jalan di Windows 7 bisa juga jalan di Iconia. Hal yang mustahil dilakukan di iPad. Inilah keunggulan utama Iconia. Ingin tablet layar sentuh yang bisa menjalankan aplikasi di Windows 7? Iconia jawabannya. Bagaimana dengan Win RT yang jalan di Microsoft Surface? Tidak begitu adanya. Windows RT sudah memiliki Office dan hanya bisa jalan dalam environment “Metro”. Sedangkan Windows 8/Pro bisa menjalankan aplikasi Metro dan aplikasi yang jalan di Windows 7. Jadi keuntungan menggunakan Microsoft Surface adalah Officenya yang gratis-tis-tis. Sementara tablet dengan Windows 8 harus beli terpisah OSnya.

Nah sekarang aplikasi yang tersedia di storenya. Per November 2012, aplikasi di Apple Store mencapai 1 juta, sementara di Microsoft Store awal 2013 ini baru menembus 50 ribu. Nah ibaratnya membandingkan di toko kelontong dengan hyper market. Hampir aplikasi yang Anda bisa pikirkan sudah ada di Apple Store sementara di Microsoft Store belum tentu. Padahal Microsoft memberikan insentif kepada developer sebesar 100 USD untuk setiap aplikasi yang diunggah ke Microsoft Store (asal unik dan belum pernah ada sebelumnya). Namun jumlah aplikasi per hari yang dibuat untuk Microsoft Store trendnya menurun. November 2012 per harinya dibuat 468 aplikasi, Januari turun menjadi 174, dan Februari menjadi 142 aplikasi saja per harinya. Buat Anda yang butuh tools, game,  dan aplikasi lain yang banyak dan bervariasi, akan lebih cocok menggunakan device dari Apple. Kalau lebih banyak menggunakan aplikasi Windows, terutama dari Windows 7, maka Iconia lebih cocok.

Aplikasi di Apple Store vs di MS Store
Aplikasi di Apple Store vs di MS Store di awal 2013

Microsoft Store belum tersedia di Indonesia, jadi untuk membeli aplikasi tidak bisa menggunakan kartu kredit secara langsung. Saya sempat mengalami kendala ketika akan membeli aplikasi di Microsoft Store karena pilihan negara Indonesia tidak ada. Akhirnya saya coba dengan Paypal, berhasil. Pastikan jika pilihan Anda adalah device dengan menggunakan Microsoft Store, gunakan layanan Paypal. Kalau dilihat dari beberapa membeli aplikasi, aplikasi yang sama di Microsoft Store lebih mahal dibandingkan dengan di Apple Store. Ball Strike yang muncul di Windows 8, dibandrol 3.4 USD, sementara di iPad cuma 0.99 USD. Belum lagi aplikasi di Windows Store dikenakan pajak. Padahal itu pajak masuk ke Amerika, bukan ke Indonesia.

Berikut adalah tampilan iPad 3, Iconia, dan Lenovo Twist dalam beberapa sudut yang berbeda.

Untuk Iconia, saya sendiri menambahkan micro SD sebesar 32 Gb sehingga total ada 64 Gb storage. Percayalah, untuk bekerja seperti layaknya di PC, space 32 Gb sangat tidak cukup. Ingat 32 Gb itu diisi OSnya sendiri, dan aplikasi-aplikasi dasar. Sebaiknya data disimpan di Micro SDnya.

Saya sendiri karena punya Lenovo Twist di kantor maka Iconia lebih banyak untuk membaca e-book secara offline. Iconia yang saya punya tidak ada 3Gnya sehingga kalau di kereta bisa mati gaya tidak bisa terhubung ke Internet. Kebetulan iPad 3 yang saya punya memiliki 3G sehingga bisa selalu terhubung ke Internet. Saat ini Aila, anak saya yang 3 tahun, mulai menyandra Iconia di rumah. Lumayan ok juga untuk Skype ketika saya sedang ke luar kota. Saya bawa iPad, di rumah menggunakan Iconia yang terhubung ke Wifi.

OK, jika Anda bertanya mana yang cocok untuk Anda, pikirkan hal berikut ini:

  • Sesuaikan anggaran Anda. Pilih gadget yang masuk anggaran.
  • Lihat kebiasaan Anda sehari-hari. Tanyakan, untuk apa Anda punya tablet. Jika hanya untuk internetan, maka sebaiknya memiliki fitur 3G/4G. Iconia tidak perlu beli docking keyboardnya (bisa menghemat sekitar sejuta). Iconia 32 Gb tanpa keyboard dibandrol sekitar 6 jutaan. iPad 3 32 bit 3G sekitar 6 juta juga.
  • Anda suka mencari aplikasi? Butuh aplikasi lengkap? Pilih iPad atau Iconia dengan Android yang pasarnya lebih banyak memberikan pilihan aplikasi
  • Anda hanya butuh menjalankan aplikasi Windows dan mobile? Pilih Iconia. Jika perlu lebih serius, pilih Lenovo Twist (sayang Lenovo Twist kurang programmer friendly, karena tombol F6-F11-nya yang bisa berguna untuk debugging, harus menekan tombol Fn untuk berfungsi)

Ok, saat ini itu yang kepikiran antara ketiga device yang saya gunakan. Jika ada pertanyaan silakan tanya di bawah ini atau Googling 🙂

Ball Strike – An Augmented Reality Game for Exercising!

I found the game from my Windows 8 Lenovo Twist and quite amazed with it. It uses augmented reality technology to make your body move! The game is pretty simple. It will show balls in many colors and what you have to do is standing 7 feet or about 2 meters in front of your gadget (Windows 8 device or iPad) and move your hands/feet to zap all those balls. Seems pretty easy, but if you do it around 10 – 20 minutes, you’ll be full of sweat!

If you like Kinect, you will like the cheap version of it 🙂

I tried it for about 15 minutes and already burned 188 calories!