Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (2013)


Film epik nasional yang diangkat dari karya besar karangan Buya Hamka ini cukup patuh dengan novelnya. Disutradarai oleh Sunil Soraya dan dibiayai oleh keluarga Soraya (Ram Soraya, Rocky Soraya, dan Sunil Soraya sendiri), film berdurasi 2 jam 45 menit ini akan memaku penonton di kursinya. Yang pria akan berkaca-kaca, yang wanita akan banjir air mata.

Ceritanya berkisah tentang kisah cinta antara Zainuddin dan Hayati yang berlatarbelakang budaya minang. Ibu Zainuddin bukan orang Minang sementara ayahnya Minang tulen. Karena budaya Minang menganut garis matrilinieal maka Zainuddin yang tidak beribu orang Minang dianggap tidak layak untuk menikahi Hayati. Harta tiada, adat pun tak tentu rimbanya. Kasih yang tak sampai, seperti cinta Sitti Nurbaja dengan Samsulbahri. Cinta mereka kandas dengan diusirnya Zainuddin, sang pendatang, dari Desa Batipuh tempat mereka tinggal. Apakah mereka akan bersatu kelak di kemudian hari? Saksikan kisah cinta yang mengharukan ini di bioskop kesayangan Anda.

Mengapa film ini menjadi istimewa? Mari kita lihat satu persatu.

1. Sinematografinya yang meski tidak sempurna (ada beberapa adegan yang terasa under exposure), namun menggambarkan dengan sangat baik keindahan alam Minang

2. Akting yang luar biasa dari para pemainnya, terutama Herjunot Ali yang berperan sebagai Engku Zainuddin.

3. Kepatuhan akan cerita aslinya. Sebagai karya adaptasi dari novel, film ini tidak menghilangkan bagian penting dari novelnya. Apa yang saya bayangkan cukup baik divisualisasikan dalam bentuk motion picture.

4. Pemilihan dialog yang indah, sesuai dengan ย karya sastra aslinya. Terima kasih kepada para penulisnya, Donny Dhirgantoro, Riheam Junianti, Sunil Soraya, dan Imam Tantowi yang bekerja keras membuat dialognya enak dinikmati

5. Setting yang cukup baik, terutama kostum dan kendaraannya. Meskipun ada anachronismย di beberapa tempat, seperti musik pesta, ban mobil klasik, dsb, itu semua bisa dimaklumi

Buat Anda pecinta film, jangan lewatkan film ini! Pastikan bawa perbekalan karena film ini cukup panjang, hampir 3 jam. Bawa cemilan atau cemolan, juga tissue atau sapu tangan.

Iklan

Posted on Desember 27, 2013, in Ulasan and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 24 Komentar.

  1. BTW pakaian minang zaman dahulu terbuka gitu yah?

  2. Hm lumayan panjang film ini rupanya โ€ฆ

  3. filmnya baguus. cuma ada beberapa bagian yang junot agak terlalu ngotot aktingnya ๐Ÿ™‚

  4. Great Film , Thanks for sharing my friend ๐Ÿ™‚

  5. ada link downloadnya boos ? ma gratis tentunya …..

  6. Score berapa di skala 5 kira2? Kayaknya worth to watch ya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: