#FfKamis: Tuhan, Jangan Kau Tolong Aku


Dadang memandang ke luar jendela pesawat yang ia naiki. Awan gelap dengan sesekali petir menyambar.

“Mohon sabuk pengaman dikenakan kembali karena cuaca di luar sedang kurang baik.”

Dua pramugari cantik lalu lalang memeriksa sabuk pengaman semua orang.

Tiba-tiba pesawat menukik drastis ke lautan lepas diiringi teriakan para penumpang.

Semua gelap.

Ketika terbangun, Dadang memandang seorang wanita cantik di dekatnya.

“Siapa saja yang selamat?” tanya Dadang perlahan.

“Hanya kita berdua yang beruntung, Pak.”

“Di mana kita berada?”

“Kita terdampar di sebuah pulau terpencil di Samudra Pasifik. Semua penumpang lainnya tewas.”

Dadang berdoa dalam hati semoga tidak ada seorangpun yang menyelamatkan mereka.


___________________

Flash Fiction Kamis ini mengandung tepat 100 kata dengan topik Keberuntungan.

Iklan

Posted on Februari 2, 2017, in Fiksi, Flash Fiction and tagged , , . Bookmark the permalink. 15 Komentar.

  1. Hahaha… kirain kisah sedih… trnyata humor

  2. Dadang apa yang ada dibenakmu?

  3. Ini si Dadang kayaknya lagi ngimpi, atau itu nyata tapi sebenarnya dia udah mati dan cewek yang diliatnya itu adalah seorang bidadari. 😄

  4. Emangnya dadang yakin kalau perempuan itu bukan yang suka sesama jenis? 😀

  5. itu bangke pesawat di Iceland, cakep tu kalo ada aurora malem-malem

  6. Om dadang, coba liat itu mbaknya kaki nepak apa enggak? Punggungnya bolong apa enggak? 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: