Takabur Bikin Amal Kabur


Aku sering merenung, memikirkan tingkah laku sendiri sehari-hari.
Kalau diperhatikan, terkadang aku tidak sadar bersikap takabur, sombong, tinggi hati. Padahal sama sekali tidak ada maksud untuk melakukannya. Tapi ucapan yang kukeluarkan kalau aku pikir ulang, kemungkinan besar bisa diinterpretasikan sebagai kesombongan. Duh gawat nih.. Bisa-bisa aku sombong tapi gak nyadar kalo udah sombong…
Padahal aku sendiri sebel banget ama orang yang sombong. Berarti kalo aku lagi sombong (meski gak nyadar), pasti aku lagi nyebelin banget. Buat kalian yang pernah merasa aku nulis dengan nada sombong, pernah denger aku ngomong yang ‘tinggi’, pernah berkesan merendahkan, please… maafkan aku dengan tulus. Semoga Allah mengampuni kesombonganku. Hanya Allah yang berhak sombong. Aku mestinya lebih hati-hati bersikap. Lebih baik rendah hati karena orang tawadhu pasti banyak temannya. Sementara orang sombong banyak musuhnya.

Padahal kalo membaca artikel Bp Jalaludin Rahmat di sini dan artikel Aa Gym di sini, hiii… ngeri deh… Bukannya kewibawaan yang datang, tetapi kehinaan dan amal kita bisa kabur…

Astaghfirullah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s