#FFKamis – Tragedi Kolak Biji Salak


Setiap tahunnya, selama bulan Ramadan, hanya takjil kolak biji salak buatan tetanggaku yang kunanti. Ketika azan berkumandang, beduk ditabuh bertalu-talu, dan doa berbuka puasa dipanjatkan, kolak buatan Rina yang cantik itu sudah siap untuk kusantap.

Sore itu, Ramadan hari ke-18, rumahnya sudah banyak orang. Luar biasa pikirku. Banyak sekali ternyata yang menyukai kolak biji salak buatan Rina.

bijisalak.jpg

“Mbak, antri beli kolak juga ya?” tanyaku pada seorang wanita di depan rumahnya.

“Nggak, Mas. Loh belum tahu ya? Rina ditemukan meninggal di dapurnya tadi siang. Kolaknya tumpah berceceran di lantai dapurnya”.

Aku diam terpaku memikirkan harus berbuka puasa pakai apa hari itu.


Jumlah kata dalam flash fiction Kamis ini yang bertema Takjil adalah tepat 100 kata. Gambar di ambil dari sini.

23 respons untuk ‘#FFKamis – Tragedi Kolak Biji Salak

    1. Itu yang saya cari setiap bikin FlashFiction Mas. Jumlah katanya terbatas, harus ada twist di belakang. Beda sama cerpen biasa. Makanya kalau ada tantangan bikin FF dan saya gak dapat ide twist, biasanya saya skip.

      Thx a lot buat komennya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s