Arsip Blog

Nobar The Last Word (2017)

Besok malam film The Last Word akan tayang Premiere khusus undangan saja.

Saya memiliki dua tiket gratis bagi siapapun yang berminat nonton di CGV Grand Indonesia besok malam jam 18:30.

Film bergenre drama komedi ini dibintangi Amanda Seyfried dan Shirley MacLaine.


Saksikan trailernya di https://youtu.be/AthlyFc79T0

Oh ya kalau tertarik gabung nobar, share artikel ini di Facebook status kalian (publik akses) atau Twitter atau Instagram ya.. share link status kalian di komentar di bawah ini dengan email dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

Ceritanya bagaimana seorang penulis obituari diminta menuliskan kehidupan seorang wanita tua yang ngeselin dan begitu banyak yang membencinya. Seru kan?

See you there!

Update: quota sudah habis 🙂

Iklan

The Book of Life (2014)

Film ini menurut saya adalah film animasi terbaik 2014 sampai saat ini. Masih menunggu Big Hero 6 yang juga mau tayang, apakah bisa mengalahkan atau tidak. Produser film ini adalah sineas kawakan favorit saya, Guillermo del Toro, yang memikat penonton melalui film Pan’s Labyrinth (El Laberinto del Fauno), Hellboy, Mimic, Hobbit, dan Pacific Rim. Dari film ini dan Hellboy, saya bisa menyimpulkan del Toro memang orangnya romantis. Adegan Hellboy yang jatuh cinta dan Manolo di film ini yang jatuh cinta dengan Maria, luar biasa memikat.

Tadinya agak ragu dengan poster filmnya. Kok too colorful? Setelah melirik rating di IMDB dan Rotten Tomatoes peringkatnya meyakinkan, langsung nonton bersama anak-anak. Hasilnya, saya beri rating max. 10/10.

[Awas di bawah ini ada sedikit sinopsis yang mungkin mengandung spoiler. Tapi tenang, akhir cerita tidak akan dibeberkan di sini]

Film ini menceritakan tentang legenda di Mexico, bahwa penguasa surga dan neraka bertaruh untuk bertukar tempat. Taruhannya mengenai tiga anak kecil, dua lelaki dan seorang perempuan, bernama Manolo, Joaqin, dan Maria. Xibalba penguasa neraka menjagokan Joaqin akan menikahi Maria, sementara La Muerte menjagokan Manolo. Manolo lahir dari keluarga matador, di mana membunuh banteng adalah martabat dan harga diri. Sayangnya, Manolo berhanti Rinto. Dia suka musik dan tidak suka kekerasan. Satu hal yang membuat stress ayahnya. Sementara itu Joaqin adalah putra pahlawan setempat yang tewas di tangan Chakal, bandit kejam yang suka menyerang San Angel. Maria sendiri merupakan seorang anak wanita yang sayang kepada hewan dan cenderung memberontak. Sampai-sampai karena ulahnya, Maria disuruh ayahnya sekolah ke Spanyol dan berpisah dengan kedua sahabatnya.

Beberapa tahun kemudian, Maria pulang, sementara Manolo dan Joaqin sudah dewasa. Manolo dilatih ayahnya menjadi seorang matador handal, sementara Joaqin berprestasi dengan menjadi pahlawan di kotanya melawan angkara murka dengan kekuatannya. Manolo dan Joaqin bersaing keras untuk merebut cinta Maria. Hingga salah satu dari mereka harus mati karenanya.

Siapakah yang mati di film ini? Siapakah yang berhasil menikahi Maria? Tonton film ini bersama keluarga.

Terus terang film ini sangat-sangat menghibur. Alasan saya begitu menyukai film ini adalah:

  1. Lagunya begitu indah, seksi ala Spanyol, dan sangat romantis. Lagu-lagunya sebagian besar dikarang oleh Gustavo Santaolalla, peraih 2 Oscar, Babel dan Brokeback Mountain. Golden Globe jangan dibilang. Pokoknya magnifico dan esplendido!
  2. Humornya banyaaak.. bikin ngakak dan menghibur sepanjang film! Sutradaranya turut menulis skenarionya yaitu Jorge R. Gutierrez. Kocak abis!
  3. Gambar hasil special FX dari REEL FX benar-benar mengagumkan. Colorful dan begitu indah!
  4. Temponya pas, tidak lambat dan selalu menarik di tiap adegan!

Manolo disulihsuarakan oleh Diego Luna (The Terminal, Y Tu Mama Tambien), Maria oleh Zoe Zaldana (The Terminal dan Avatar), sementara Joaqin oleh Channing Tatum (White House Down, 21 Jump Street). Xibalba disuarakan oleh Ron Pearlman (Hellboy)!

Mau lihat trailernya?

Mau denger lagunya yang asyik?

Nih liriknya:

I Love You Too Much
Diego Luna & Gustavo Santaolalla

I love you too much
to leave without you loving me back
I love you too much
heaven’s my witness and this is a fact

I know I belong
when I sing this song
There’s love above love and it’s ours
’cause I love you too much

I live for your touch
I whisper your name night after night
I love you too much
There’s only one feeling and I know its right

I know I belong
when I sing this song
There’s love above love and it’s ours
’cause I love you too much

Heaven knows your name and I’ve been praying
to have you come here by my side
Without you a part of me is missing
Just to make you my whole life will fly

I know I belong
when I sing this song
There’s love above love and it’s ours
’cause I love you too much

I love…. you too much
I love you too much
Heaven’s my witness and this is a fact
You live in my soul
Your heart is my gold
There’s love above love but its mine ’cause I love you
There’s love above love and it’s yours cause I love you
There’s love above love and it’s ours if you love me as much

Eh mau yang versi Spanyolnya?

Te Amo y Más
Diego Luna & Gustavo Santaolalla

Te amo y más de lo que puedes imaginar
Te amo además como nunca nadie jamás lo hará.
En esta canciĂłn, va mi corazĂłn
Amor más que amor es el nuestro y te lo vengo a dar

Te miró y más, y más y más te quiero mirar
Te amo y sabrás puro sentimiento y no hay nada más
Y sueno llegar a tu alma tocar
Amor más que amor es el nuestro y te lo vengo a dar

Ruego a Dios tenerte a mi lado
Y entonces poderte abrazar
Si no estas aquĂ­ algo falta
Yo por ti pelearé hasta el final

Y sueno llegar a tu alma tocar
Amor más que amor es el nuestro y te lo vengo a dar

Te aaaaamo y más!
Te amo y sabrás como nadie yo te amara
En esta canciĂłn yo veo quien soy
Amor más que amor es el mío y lo siento
Amor más que amor es el tuyo y presiento
Amor más que amos es el nuestro
Si tu me… lo das

Meski ini semua umur, namun kebudayaan bukan dari Indonesia. Selepas film saya berdiskusi dengan Rayyan, anak saya yang kelas 6, untuk membahas mana nilai-nilai yang baik yang bisa diambil dan mana yang buruk yang harus kita saring. Berdiskusi seperti ini penting karena dia harus belajar menganalisis apa yang dia alami, lalu mengambil hikmah terbaik, dan tidak asal meniru walau kulitnya menarik.

Film ini JOZZ GANDOZZ, sangat menghibur, dan gue banget. 10/10.

 

 

The Spy Next Door (2010)

Film Jacky Chan terbaru ini mirip dengan Pacifiernya Vin Diesel. Agen Rahasia terjebak harus mengurus anak-anak kecil. Ceritanya standar, tetapi lumayan menghibur di awal tahun yang masih miskin film menarik. Daybreakers yang harusnya sudah tayang di Amerika dan Singapure minggu lalu, sampai saat ini masih juga belum masuk di 21. Film-film lain yang kualitasnya lebih buruk justru diimpor. Kadang menyebalkan juga nih tim pengimpor film 21.

Kalau mau cengar-cengir dengan filmnya Jacki Chan, bolehlah ditonton. VCD ori juga bisa ditunggu.

Hangover (2009)

Film yang meraih Golden Globe untuk kategori musical/comedy ini baru aku tonton semalam, dari vcd rental. Lumayan konyol dan kocak, dan idenya lumayan fresh.

Bercerita tentang tiga orang sahabat yang merencanakan pesta bujangan sebelum salah satu dari mereka menikah di Las Vegas. Perjalanan jadinya menambah 1 orang, calon adik ipar yang mau menikah. Pesta bujang yang harusnya lancar-lancar saja tiba-tiba berantakan.

Mereka bangun di hotel di pagi hari dengan seekor harimau di kamar mandi, salah seorang dari mereka kehilangan giginya, semuanya tidak ada yang ingat apa yang terjadi malam sebelumnya, dan satu teman mereka (yang mau nikah) hilang.

Berikutnya kekonyolan demi kekonyolan diceritakan mengalir, hingga kepanikan calon istri yang sudah hampir deadline untuk ke pelaminan.

Berhasilkan sang pengantin pria ditemukan? Apa yang terjadi dengan mereka di malam itu?

Cari deh vcdnya di rental. Dijamin ngakak deh.

Yes Man (2008)

I watched this movie last night
while exercising using space glider.
I can burn so many calories while
watching movies I like. Some people like to eat something while watching movies
or television, and I like to reduce my fat while watchingPrison Break or simply, Oprah.

Back to the movie. The story is
about a man who avoid many opportunities coming in front of his nose and being
a “no” man instead of a “yes” man. Carl is a lonely guy, having no girl friend,
spending most of his nights watching movies from a movie rental. He prefer to be
a king in front of his television set rather than going out with his friends.
In most cases, he will make excuses to refuse something. Typical a loser. And
Jim Carrey is one of the best actor who convincing us to play such role.

His life is definitely so boring,
until he met a friend from the past, Nick, and suggesting him to come to a seminar how to be a YES man. He followed the
suggestion, and attending the seminar. He is forced to say YES by the speaker for
every opportunities he get in a year. When he was leaving the seminar, a bum
approached Carl and asked him whether he could give the bum a ride to a park.
Hesitating to answer, Nick suddenly appeared from the side of the car, and
persuaded Carl to say YES. Finally Carl let the bum to enter the car.
Surprisingly the bum asked Carl whether he could lend his mobile phone. And again,
feeling to obey the covenant he made in the seminar, he nodded and let the bum
using it. Finally when they arrived at the park, the battery of his mobile phone
was off and he found his car running out the gasoline. He was angry to himself,
wondering how fool he was to say YES to those opportunities. He had to take a
walk to the nearest gas station. And a young woman, Allison (starred by Zooey
Deschanel) riding a motorcycle suddenly came to the same gas station. She
offered him a ride to his car, and again, Carl said Yes. Both of them riding
the motorcycle in full thrilling experience and they ended the meeting with a
kiss. Started from that moment, Carl felt luck coming to his life when saying
YES to all his opportunities coming to him.

The conflict of this movie
appears when FBI suspect Carl and Allison (who had been going together after
they met accidentally in the second time) are terrorists and he had to tell
that he must say YES to all opportunities. Allison felt being betrayed and
thought that Carl had been said FALSE YES all the time. Allison said goodbye to
Carl.

Did Carl finally get her heart
back? Go watch this movie!! I do like it, and the story was based on a true
story. Funny and not as craziest as typical Jim Carrey’s movies.

Night of The Museum II – Battle of Smithsonian (2009)

Ben Stiller kembali lagi. Gara-gara film pertamanya sukses mendulang dollar, akhirnya film ini dibuat sekuelnya. (Tolong jangan ditambah lagi deh). Seperti biasa, sekuel akan sulit sekali mengejar nuansa kepuasan dalam menonton, karena dari sisi originalitas saja sudah kalah. Tapi tim produser tidak ingin mengecewakan penonton. Kalau dulu banyak patung yang kecil-kecil mendapat banyak peran, sekarang patung yang besar-besar ikut meramaikan suasana. Ceritanya patung-patung museum yang dulu ada kini mau dipindah ke gudang museum besar dan diganti hologram. Ben menyayangkan hal ini dan berusaha agar mereka tetap ada. Berbagai petualanan muncul, termasuk Firaun yang ingin menguasai dunia dengan membuka pintu gerbang neraka dengan batu ajaib yang dulu menghidupkan semua patung di situ.

Spesial efek masih bagus. Terutama untuk gurita raksasa dan Abe Lincoln. Owen Wilson dapat peran yang lebih sedikit daripada sebelumnya. Dan Ben kini nggak secupu dulu. Sekarang dia jauh lebih sukses dan lebih pede.

Lumayan ditonton bersama keluarga, cuma ada beberapa adegan kissing yang mungkin perlu dampingan dan nasihat orang tua. (Biasanya aku tutup mata anakku, hehehe).

Tropic Thunder (2008)

Film ini menyindir dan memparodikan proses pembuatan film dan aktor-aktornya. Dibuat oleh salah satu raja komedi Hollywood si super jago kekonyolan, Ben Stiller. Ceritanya beberapa aktor manja yang memerankan para tentara di film perang, membuat kesal produser dan para krunya. Akhirnya mereka ditaruh di medan perang sebenarnya tanpa diberitahu sebelumnya.

Al Pacino diplesetin jadi Alpa Chino. Ada Nick Nolte yang jadi penasehat film perang. Padahal dia dulu cuma jadi petugas kebersihan doang.

Ada Tom Cruise yang didandanin jadi produser menyebalkan yang botak dan gendut. Dan ada Robert Downey JR yang menjadi orang berkulit hitam (Kirk Lazarus).

Menurutku filmnya kepanjangan dan nggak perlu ditonton di bioskop. VCD/DVD cukup lah. Humornya juga ala slapstik dan mengandalkan Jack Black. Tapi ya lumayanlah daripada lumanyun.

Salah satu dialog kocak yang kusuka:
Kirk Lazarus: Everybody knows you never go full retard.
Tugg Speedman: What do you mean?
Kirk Lazarus: Check it out. Dustin Hoffman, ‘Rain Man,’ look retarded, act retarded, not retarded. Counted toothpicks, cheated cards. Autistic, sho’. Not retarded. You know Tom Hanks, ‘Forrest Gump.’ Slow, yes. Retarded, maybe. Braces on his legs. But he charmed the pants off Nixon and won a ping-pong competition. That ain’t retarded. Peter Sellers, “Being There.” Infantile, yes. Retarded, no. You went full retard, man. Never go full retard. You don’t buy that? Ask Sean Penn, 2001, “I Am Sam.” Remember? Went full retard, went home empty handed…

AstĂ©rix aux jeux olympiques (2008)

Film Asterix versi Olimpiade ini mungkin dibarengkan dengan even olimpiade di Cina. Sayang filmnya bikin ngantuk. Beberapa adegan emang lucu, apalagi dengan cameo Schumacher dan Zinedine Zidane.

Nonton film ini gak niat sebenernya. Nemenin bokap nonton batman, tapi karena aku dah nonton, jadi aku nonton ini. Mumpung buy one get one. Hehehe.

DVD aja lah.

The Mummy: Tomb of the Dragon Emperor (2008)

Mummy dan Mummy Returns adalah dua film yang aku suka. Banyak juga kenangan dengan kedua film itu. Nah pas installment sekuelnya yang ketiga ini diluncurkan, mau gak mau kudu nonton filmnya.

Film ketiga ini masih menawarkan konsep yang sama, special FX, komedi, dan action! Kali ini nggak di Mesir lagi seperti dua prekuelnya, tapi di Cina. Mummynya sekarang Asia. Dan berikutnya (kalau mereka maksa membuat yang keempat) kemungkinan di Peru (tersirat dari kaburnya Jonathan di akhir film ke sana).

Kalau kalian nonton 2 prekuel sebelumnya, ya mesti nonton versi Jet Li sebagai Mummy. Cuma emang gak ada hal baru di film ini. Padahal keliatan tim produsernya udah membuat semenarik mungkin dengan Special FX yang lumayan (tengkorak masal hidup berperang kolosal, Yeti di Himalaya, naga terbang, dsb).

Yah skala 10 cukup 7 aja.

Get Smart (2008)

Film besutan Peter Segal (Naked Gun 33 1/3, Anger Management, 50 First Dates, Nutty Professor II) nggak jauh beda sama film Johny English atau Warkop DKI yang penuh dengan slapstick. Dibintangi oleh Steve Carell (Seri The Office, Evan Al Mighty, The 40 Year Old Virgin), film ini lumayan menghibur. Banyak adegan konyol ala Mr. Bean di Johny English.

Menurutku sih selevel deh nilainya sama Hancock.