Weekly Photo Challenge: The Beginning

This week’s challenge is The Beginning. I took the picture just before my friend’s marriage. Several days before he got married with his lovely fiancee, I took some pics of them as prewed photography. This is the Beginning of their Love Story.

The Beginning
The Beginning

Readers, share your Beginning of your true love! Put any link in the comment!

Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (2013)

Film epik nasional yang diangkat dari karya besar karangan Buya Hamka ini cukup patuh dengan novelnya. Disutradarai oleh Sunil Soraya dan dibiayai oleh keluarga Soraya (Ram Soraya, Rocky Soraya, dan Sunil Soraya sendiri), film berdurasi 2 jam 45 menit ini akan memaku penonton di kursinya. Yang pria akan berkaca-kaca, yang wanita akan banjir air mata.

Ceritanya berkisah tentang kisah cinta antara Zainuddin dan Hayati yang berlatarbelakang budaya minang. Ibu Zainuddin bukan orang Minang sementara ayahnya Minang tulen. Karena budaya Minang menganut garis matrilinieal maka Zainuddin yang tidak beribu orang Minang dianggap tidak layak untuk menikahi Hayati. Harta tiada, adat pun tak tentu rimbanya. Kasih yang tak sampai, seperti cinta Sitti Nurbaja dengan Samsulbahri. Cinta mereka kandas dengan diusirnya Zainuddin, sang pendatang, dari Desa Batipuh tempat mereka tinggal. Apakah mereka akan bersatu kelak di kemudian hari? Saksikan kisah cinta yang mengharukan ini di bioskop kesayangan Anda.

Mengapa film ini menjadi istimewa? Mari kita lihat satu persatu.

1. Sinematografinya yang meski tidak sempurna (ada beberapa adegan yang terasa under exposure), namun menggambarkan dengan sangat baik keindahan alam Minang

2. Akting yang luar biasa dari para pemainnya, terutama Herjunot Ali yang berperan sebagai Engku Zainuddin.

3. Kepatuhan akan cerita aslinya. Sebagai karya adaptasi dari novel, film ini tidak menghilangkan bagian penting dari novelnya. Apa yang saya bayangkan cukup baik divisualisasikan dalam bentuk motion picture.

4. Pemilihan dialog yang indah, sesuai dengan  karya sastra aslinya. Terima kasih kepada para penulisnya, Donny Dhirgantoro, Riheam Junianti, Sunil Soraya, dan Imam Tantowi yang bekerja keras membuat dialognya enak dinikmati

5. Setting yang cukup baik, terutama kostum dan kendaraannya. Meskipun ada anachronism di beberapa tempat, seperti musik pesta, ban mobil klasik, dsb, itu semua bisa dimaklumi

Buat Anda pecinta film, jangan lewatkan film ini! Pastikan bawa perbekalan karena film ini cukup panjang, hampir 3 jam. Bawa cemilan atau cemolan, juga tissue atau sapu tangan.

Weekly Photo Challenge: Kiss

This week’s challenge is Kiss.

This picture was taken when me and my family went to Safari Garden near Puncak Bogor, Cisarua, West Java, Indonesia. A couple of zebras were kissing each other when I took the pic. Well, I was not really sure whether they were kissing each other or just whispering..

Just assume they’re kissing 🙂

Kissing Zebras
Kissing Zebras

 

This one I took it at Taman Mini Indonesia Indah, when I took a prewedding photo session of my colleagues. During a break, the future groom took a handkerchief to sweep his face. I captured the moment as if they were kissing hahaha…

Kiss or ....
Kissing or ….

 

Kissing or not, I can guarantee that the zebras and my colleagues were in love 😀

Mama (2013)

Mama menurutku adalah film horor terbaik sejak aku menonton Insidious. Film yang baru saja memenangkan Palm Springs International Film Festival ini membawa nama besar Guilllermo del Toro sebagai Executive Producernya. Dua kali aku tonton di bioskop tidak membuatku bosan dan tetap menikmati jalan ceritanya.

Film ini bercerita mengenai dua orang anak, kakak beradik keduanya perempuan, bernama Victoria dan Lily. Keduanya dibawa pergi oleh ayahnya ke sebuah kabin di tengah hutan di sebuah musim dingin. Ayahnya berencana untuk membunuh mereka setelah ia membunuh dua rekannya dan istrinya. Namun di dalam kabin itu sesuatu menyelamatkan kedua anak itu dan membunuh ayah mereka. Sejak saat itu mereka berdua tumbuh besar dirawat makhluk itu. Lima tahun berlalu, paman mereka yang tak pernah berhenti berusaha mencari keberadaan mereka akhirnya berhasil membawa mereka pulang. Namun demikian, makhluk yang memelihara mereka juga ikut bersama kedua anak kecil tersebut. Bagaimanakah paman mereka dan pasangannya bisa bertahan dari makhluk yang juga menyayangi kedua anak itu? Akankah mereka menjadi korban dari makhluk itu? Saksikan film yang menyeramkan dan banyak memberikan kekagetan dalam beberapa adegannya.

Yang saya suka dari film ini adalah:

  1. Casting yang baik. Semua pemainnya bermain bagus dan meyakinkan, termasuk pemeran Victoria dan Lily
  2. Cerita yang menyentuh hati sekaligus menimbulkan ketegangan
  3. Tempo yang pas, tidak lambat dan tidak terlalu cepat, sehingga pendalaman karakter tokoh pentingnya cukup pas buat penonton

Bagi mereka yang kecewa dengan film yang ditulis Guillermo del Toro sebelumnya, Don’t Be Afraid of the Dark, jangan khawatir, film ini akan dicintai penggemar film horor. 8/10, recommended for horror lover!

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Weekly Photo Challenge: Love

Weekly Photo Challenge this week is Love. I present you a rather abstract concept of love. I took this picture on a travel to my home town, 330 km away from my residence, several years ago. In the middle of the journey, I saw those trees, and then I stopped my car, took out my Canon 550D, and captured them. Somehow, the trees like telling the world that there are so many trees in this world, but here we are, just you and me, close each other, live happily ever after…

Just U and Me
Just U and Me

The other obvious candidate of love images are:

  1. Me and my wife on our wedding day (new couple in love)
  2. A gift to orphans in a religious event (empathy)
  3. My Dad and My Mom (long love husband and wife)
  4. My Son and My Daughter (love brother to his sister)
  5. My Wife’s aunt who just lost her husband (love that never die)

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.