blink


Buku ini berisi tentang dua detik pertama yang sangat menentukan ketika kita mengamati sesuatu – dua detik yang akan memberikan pemahaman sekejap mata, yang terbentuk berkat pilihan-pilihan yang muncul dari dalam “komputer internal” kita, alias kemampuan bawah sadar kita. Kemampuan ini yang disebut oleh Penulis dengan “kemampuan berpikir tanpa berpikir”, di mana keputusan sekejap bisa didapat dari informasi yang sangat sedikit, namun akurat melalui snap judgement dan thin slicing.

Blink menjelaskan fenomena tentang:

  • Bagaimana ahli benda seni bisa menilai suatu barang palsu dalam sekejap
  • Bagaimana pakar Pepsi dan Coca Cola bisa membedakan keduanya dalam sekali cicip
  • Bagaimana bahayanya seorang Sales yang menilai bonafiditas pembeli hanya dari tampangnya
  • Bagaimana polisi bisa membunuh orang tak bersalah karena otaknya mengalami autis temporer
  • Bagaimana mereka yang berwajah lebih menarik lebih cenderung “terpilih” di tempat kerja
  • Bagaimana mendengarkan dengan mata, sehingga stereotyping yang tidak adil tidak terjadi

Percayalah, Anda tahu makna peribahasa, “Jangan menilai sebuah buku dari sampulnya”. Buku ini menjelaskan mengapa hal itu sebenarnya sangat lumrah terjadi dan manusiawi. Buku ini sangat sarat dengan contoh, bahkan cenderung berlebih. Mungkin pengarang merasa paparannya akan lebih kuat jika disertai banyak contoh. Ada beberapa hal mengenai autisme yang disuguhkan dengan menawan. Sungguh, buku ini begitu dekat dengan keseharian kita, baik kita sadari ataupun tidak.

Iklan

Posted on Mei 9, 2006, in Ulasan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: