Inception (2010)


Film ini akan mengerutkan kening Anda sambil terpukau dengan spesial efeknya yang ciamik. Setelah sukses membesut The Dark Knight, Christopher Nolan menghasilkan sebuah film sci fi noir yang membuat Anda berkonsentrasi penuh untuk menikmati film ini.

img4

img3

Ceritanya, Leonardo diCaprio adalah seorang agen ahli pencuri ide dari mimpi orang lain, yang terpaksa kabur dari Amerika karena dituduh melakukan sebuah kejahatan keji. Sampai-sampai ia tidak sempat pamitan dan melihat wajah kedua anaknya yang sedang main di halaman samping rumah.

Leonardo berperan sebagai Agent Cobb yang kerjanya mencuri gagasan dalam kepala orang yang sedang tertidur. Kalau tertidur, otaknya berada dalam kondisi paling rapuh untuk bisa ditembus. Kerinduan untuk bertemu kedua anaknya begitu membuncah, sehingga ia nekad mau menerima pekerjaan edan untuk menanam ide di kepala orang lain, bukan lagi mencuri.

Akankah ide gila ini berhasil atau justru gagal total? Karena untuk menanam ide ke dalam mimpi seseorang, targetnya harus sangat pulas dalm tidurnya. Dan jika mati di dalam mimpi yang sangat dalam, bisa jadi Cobb dan timnya terjebak dalam limbo (an imaginary place for lost or neglected things, based on Google) dan tidak bisa lagi bangun di dunia nyata.

Film ini diperkuat oleh Ellen Page (Juno), Marion Cotillard (Public Enemy), Michael Caine (Dark Knight), dan Ken Watanabe (Last Samurai).

Buat pecinta film SCI FI thriller, pecinta Matrix, Shutter Island, film ini akan Anda sukai.

4 comments
div.itemactions a, div.ritemactions div.addthis_toolbox a { text-decoration: none !important; border: 0 !important; -moz-box-shadow: none !important; -webkit-box-shadow: none !important; box-shadow: none !important;; padding: 0px !important; background: none !important; }

ReviewReviewReviewReview Splice (2009) Jul 16, ’10 3:02 AM
for everyone

Category: Movies
Genre: Science Fiction & Fantasy
Film ini aku tonton gara-gara KRL Express di Sudimara terbakar, dan seluruh jadwal kereta ke Serpong dibatalkan. Dari Dukuh Atas aku naik kereta ke Tanah Abang, dengan harapan KRD jalan karena hanya dibilang listriknya mati. Ternyata ada kereta terbakar sehingga kereta itu menghalangi semua kereta yang akan masuk. Merasa malas pulang (pasti macet) dan berharap masih ada kereta malam yang jalan (jam 11), akhirnya aku memutuskan nonton Splice, sebuah film tahun 2009 yang memang aku sudah incar beberapa waktu lalu. Kebetulan Blitz di Teraskota BSD belum memutarnya. Jadilah aku meminta tukang ojek mengantarku ke Grand Indonesia. Pas di sana jam mainnya tinggal 10 menit lagi! Hehehe.. emang pas banget! Tadinya kalau gak cocok ya paling makan trus pulang 😀

Splice menceritakan sepasang kekasih, Clive dan Elsa, yang ahli genetika bekerja untuk sebuah perusahaan untuk mendapatkan obat untuk penyakit kanker, alzheimer, dan penyakit aneh lainnya.

Cara mereka adalah menggabungkan DNA beberapa hewan. Setelah sukses menghasilkan 2 makhluk hidup jantan dan betina yang berbentuk mirip ulat raksasa, Elsa tertarik untuk bereksperimen lebih jauh. Eksperimen yang dapat ditentang oleh masyarakat dunia, yaitu menggabungkan DNA hewan dengan DNA manusia. Ternyata DNA yang disuntikkan adalah DNA Elsa sendiri. Hasilnya luar biasa. Organismenya tumbuh dengan cepat, di mana kepala dan badan manusia, namun tangan hanya 4 jari, dan kaki seperti ayam, serta ia berekor dan memiliki bisa diujungnya. Makhluk ini diberi nama DREN, kebalikan dari NERD nama company yang memberikan sponsor experimen mereka.
Seiring berjalannya waktu, DREN menunjukkan keingan untuk hidup di alam bebas dan tidak mau dikekang. DREN juga memiliki sifat seperti manusia yang bisa sedih, gembira, cemburu, dan keinginan untuk bereproduksi.

Apakah DREN bisa menawarkan solusi protein yang dibutuhkan NERD? Ataukah bencana yang justru mereka dapatkan?

Tonton aja ya filmnya di Blitz (XXI tidak memutar film ini). Oh ya film ini adalah film kedua dalam minggu ini yang aku tonton yang diperankan aktor yang sama. Minggu lalu aku nonton Predators yang diperankan Adrien Brody dan Laurence Fishburn (Morpheus di Matrix). Splice jauh lebih menarik dan mind fucking ketimbang Predators yang sangat cheesy.

Splice mengingatkan manusia yang ingin mencoba bermain seperti layaknya Tuhan dengan menciptakan makhluk baru tanpa pertimbangan moral dengan dalih ilmu pengetahuan dan obat penyakit kronis.

img7

Diterbitkan oleh wisnuwidiarta

Hi, my name is Wisnu Widiarta. I am a movie lover and love traveling especially camping and doing outdoor activities. Coding and problem solving in general are things I love as well.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.