Jurassic World (2015)


Aihh.. tidak terasa sudah sekitar 20 tahun dari era Jurassic Park kutonton di bioskop semasa SMA dulu. Nonton di bioskop Tegal, bahkan bioskopnya sekarang sudah tutup, karena berada di toserba paling top di jamanku dulu. Toserbanya bernama toserba Marina, tutup beberapa tahun silam, konon empunya punya utang dan kabur ke luar negeri. Sekitar dua tahun lalu menonton lagi versi IMAX 3Dnya di Gandaria City. Begitu Jurassic World ini muncul, mau tidak mau nostalgia menonton dinosaurus kembali bangkit. Nonton IMAX 3D sendirian di Gancit, lalu di BSD Plaza sekeluarga. Saking kerennya ini film, tiga oscar diboyong untuk kategori Visual FX, Best Sound, dan Best Sound Editing. Awesome, kan?

Film Jurassic World bukan reboot, tapi meneruskan kisah 20 tahun lalu setelah setting kisah yang lama. Isla Nubar kini berisi Dino Theme Park yang sudah beroperasi selama 10 tahun. Setelah pengunjungnya mulai menurun para ilmuwan dituntut untuk merekayasa dinosaurus baru untuk merangsang pengunjung. Namun sayangnya, racikan ini membuahkan maut karena dinosaurus yang direkayasa secara genetika jauh lebih cerdas daripada kebanyakan dinosaurus lain. Ia membunuh tidak untuk makan, namun untuk olahraga. Ketika sebuah kecelakaan terjadi, seekor dinosaurus yang dirancang gabungan dari t-rex, raptor, cumi, dan species lainnya keluar dari kandangnya dan mengancam nyawa banyak orang.

Kali ini tokoh yang serupa dengan karakter Sam Neill digantikan oleh Chris Pratt yang sukses membintangi Guardian of Galaxy. Laura Dern kini diganti oleh si cantik seksi Bryce Dallas Howard, yang membintangi Lady in the Water (sebagai Ladynya) dan Spiderman 3 sebagai Gwen Stacy.

Chris Pratt

Chris Pratt

Pendek kata, formula sukses yang dulu ada di Jurassic Park diganti dengan yang lebih modern. Dulu mobil jeep biasa, sekarang diganti gyrosphere yang merupakan ide Steven Spielberg.

Gyrosphere

Gyrosphere

Dulu T-Rex yang paling besar, kini ada Indominus Rex (indominus merupakan bahsa latin yang artinya fierce/untamed king alias super serem) dan Mosasaurus.

Spesial FX masih menggunakan animatronic, namun tidak lagi dibuat oleh dewa visual FX Stan Winston, karena beliau sudah meninggal 7 tahun lalu. Pekerjaan itu dikembangkan oleh perusahaan yang didirikan stafnya dulu, Legacy Effects.

Film ini sukses besar, bahkan opening weekend dan opening global mengalahkan Avengers. Luar biasa. Para penonton film ini pastilah fans Jurassic Park yang ingin bernostalgia bersama keluarganya. 3Dnya biasa saja, namun IMAX huge screen sangat memuaskan penontonnya. Melihat kesuksesan ini, sangat mungkin sekali sekuelnya akan dibuat.

Tips buat yang mau menonton:

  • Bawa bekal cukup karena filmya cukup panjang (2 jam 4 menit)
  • Pipis sebelum menonton (jangan sampai kehilangan adegan penting karena kebelet di tengah film)
  • Jika membawa anak, pastikan tidak di bawah 4 tahun karena bisa ketakutan melihat dinosaurus memakan beberapa orang
  • Ada adegan ciuman sebentar yang terjadi karena sang aktor gemes setelah nyawanya diselamatkan sang aktris. Perlu penjelasan kepada anak jika diperlukan.

Overall, filmnya 7.5 / 10. Cukup menarik dari segi cerita dan lumayan menegangkan.

Bryce Howard Dallas

Bryce Howard Dallas

Iklan

Posted on Juni 21, 2015, in Ulasan and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 6 Komentar.

  1. Aku udah nonton 1x tapi belom puas, mau lagi ah!
    Itu sepatunya Claire lucuk! #salahfokus

  2. sampe malu baca reviewmu Wis, abis dah lamaaaa banget ga ngebioskop.. insidious 3 dengan yang pertama serem mana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: