Hugh Jackman kembali bersinar di The Greatest Showman (2017)


Abang Jackman yang asli Australia ini bukan hanya seorang aktor handal, namun juga seorang penyanyi, penari, dan produser. Lengkap kali ya Bang. Kerjaan beberapa orang diborong sekaligus. Setelah diganjar nominasi Oscar tahun 2013 di film musikal Les Miserables sebagai aktor utama dan pemenang Golden Globe untuk film dan peran yang sama, kini dia kembali memerankan kisah nyata Phineas Taylor Barnum, seorang jawara perintis di dunia penghibur, politisi handal, dan pebisnis yang sukses.

Lahir sebagai anak orang miskin, Barnum jatuh cinta dengan anak majikannya, yang akhirnya ia nikahi, Charity.

Ketika perusahaan di mana ia bekerja bangkrut, akhirnya ia meminjam uang ke bank untuk memulai bisnis. Dia merintis usaha hiburan, dari museum lalu merekrut orang -orang dengan keadaan, kepribadian atau kemampuan unik yang jarang ditemui. Dia menemui banyak hambatan pada awalnya, hingga akhirnya ia bisa merangkak naik dan dikenal khalayak ramai.

01-the-greatest-showman-hugh-jackman-vogue-september-issue-2017

Ujian mulai datang ketika ketenaran ia dapatkan. Berhasilkah Barnum melewati ujian yang membuatnya harus memilih antara kejayaan dunia dan keluarga yang ia cintai?

Img6

Apa sih yang membuat film yang dibesut Michael Gracey ini menarik untuk dilihat?

  1. Lagu-lagunya yang keren abis! 
    Gimana enggak? Yang bikin liriknya Benj Pasek dan Justin Paul yang kemarin berjaya di film musikal La La Lands!
  2. Koreografinya ajib!
    Adegan Zac Effron (Bay Watch) dan Zendaya (Spiderman Homecoming) begitu luar biasa. Mereka menari, bernyanyi, dan melakukan adegan dengan tali sirkus yang luar biasa mengagumkan!
  3. Pesan moral yang positif. Kita bisa sukses jika mengejar renjana dan mengubah kedukaan menjadi energi positif untuk sukses. Dan bila sukses telah diraih, janganlah menjadi kacang yang lupa akan kulitnya. Tetaplah utamakan keluarga di atas ketenaran dunia yang melenakan!
Img5

Jackman dan Effron

Film berdurasi 105 menit ini bisa menggoyang keluarga Anda di liburan menjelang akhir tahun. Hugh Jackman sudah memimpikan film ini sejak tahun 2009, dan impiannya menjadi kenyataan. Meski lagu yang ditampilkan tidak menyesuaikan jamannya, namun spirit bahwa Barnum adalah seorang visioner memaksa kita memaafkan kelancangan yang di sengaja ini. Filmnya tampil gegap gempita, penuh extravaganza, meski belum tentu sejarah aslinya seperti yang digambarkan dalam film yang singkat ini.

Bila Anda tidak bermasalah dengan film musikal, Greatest Showman yang mendapat tiga nominasi Golden Globe (so far) ini bisa menjadi pilihan tonton keluarga.

Img7

Saya memberinya nilai 8 skala 10, dengan pertimbangan lagu, koreografi, dan sinematografinya yang memanjakan mata!

 

Iklan

Posted on Desember 22, 2017, in Ulasan and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: