Aplikasi Penting buat Para Petualang

Saya suka sekali berpetualang, mengunjungi daerah yang baru, terutama yang menarik untuk dikunjungi. Namun dalam proses perencanaan perjalanan, panduan selama perjalanan, sampai di tempat tujuan, hingga kembali ke rumah, semuanya membutuhkan aplikasi. Nah izinkan saya berbagi kepada kalian, wahai petualang zaman now, aplikasi yang saya sukai dan saya sering gunakan untuk berpetualang. Saya terinspirasi tulisan kawan blogger Mas Febriyan Lukito dalam salah satu tulisannya tentang travel blogger profesional mengenai hal ini.

Ceritakan juga di komentar aplikasi apa yang kalian pakai namun tidak saya sebutkan di sini ya. Siapa tahu saya tertarik juga untuk menggunakannya.

Menentukan Tujuan Wisata

Sebelum pergi, saya biasa mencari informasi tujuan wisata mana yang ingin dikunjungi. Apakah wisata pantai atau gunung. Di dalam atau luar negeri. Berkemah atau di hotel. Backpacking atau tidak, dan seterusnya. Ada beberapa aplikasi yang biasa saya gunakan.

googleAplikasi Google for Mobile. Apa saja yang biasa saya lakukan dengan aplikasi ini?

  1. Bisa mencari dengan fitur suara (OK Google, ….)
  2. Mencari ulasan tempat yang ingin dikunjungi
  3. Melihat gambar-gambar yang tujuan wisata
  4. Dan banyak lagi lainnya

Setelah tujuan wisata positif ditentukan, kini menentukan jarak tempuh ke sana. Untuk mengetahui jarak dua titik, saya menggunakan Google Maps.

google Maps

Setelah tahu jarak dan rute alternatifnya, kini menentukan aplikasi untuk menuju lokasi.

Lanjutkan membaca Aplikasi Penting buat Para Petualang

Berpetualang ke Kandang Godzilla di Tebing Koja

Kandang Godzilla

Sudah beberapa lama saya penasaran dengan Kandang Godzilla yang terletak di Tebing Koja, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Propinsi Banten. Akhirnya secara spontan ketika tidak ada kegiatan, saya mengajak anak dan istri ke sana. Toh lokasi hanya sekitar 1,5 jam dari rumah.

peta

Sebenarnya tempat yang menarik untuk dijadikan objek wisata ini dulunya tempat untuk menggali pasir dan bebatuan. Setelah lama ditinggal karena sudah tidak lagi menghasilkan, seorang fotografer yang tersesat di sini mengabadikan pemandangannya dan akhirnya viral di Internet.

me

Tanah milik Pak Njen Jaelani ini tadinya bebas untuk umum tanpa dipungut biaya masuk, namun beberapa pengunjung justru mengusulkan agar dipungut biaya, mungkin maksudnya untuk setidaknya menyediakan beberapa fasilitas untuk pengunjung.

Banyak yang bertanya, di mana Godzilla-nya?

Lanjutkan membaca Berpetualang ke Kandang Godzilla di Tebing Koja

Accidentally in Vacation Part 3 at The Paseban

Hari Jumat kemarin, pas long weekend, kami sekeluarga mendapatkan serendipity. Jadi ceritanya gini. Seminggu sebelumnya, saya lumayan galau, mau ke mana pas liburan panjang itu. Ada beberapa pilihan yang terlintas di pikiran, yaitu:

  • Berkemah bersama K3I bersama teman kantor, Dony Alpha  di BuPer Cijalu, Purwakarta
  • Camping di Ranca Upas, Ciwidey seperti yang sudah pernah kami lakukan sebelumnya
  • Camping di Curug Panjang, daerah Mega Mendung bersama teman kantor, Marvin Sigar
  • Camping di Sawarna
Persiapan Packing
Persiapan Camping

Setelah packing dan melakukan beberapa pertimbangan, saya ingin menghindari tol Cikampek, yang saat ini sering macet karena pembangunan, apalagi pas liburan panjang. Jadi Cijalu dan Ranca Upas saya coret dari pilihan. Sawarna menarik, karena kami belum pernah sejauh itu berpetualang. Namun memikirkan hawa yang panas untuk berkemah (di pinggir pantai) dan jauhnya perjalanan, bisa 5-8 jam perjalanan, dengan kondisi jalan yang mungkin kurang begitu bagus, akhirnya Sawarna saya coret untuk saat ini. Dengan longsornya daerah Puncak dan ditutupnya jalur Gunung Mas sampai Ciloto, saya berpikir seharusnya volume kendaraan akan berkurang karena yang akan ke Puncak dan Cianjur akan mengambil jalur Jonggol. Jadi saya putuskan untuk camping di Curug Panjang.

Lanjutkan membaca Accidentally in Vacation Part 3 at The Paseban

Camping di TNGP Cibodas

Minggu lalu kami sekeluarga pergi berkemah di Cibodas Golf Camping Ground dekat Cimacan. Lokasinya setelah Puncak Pass kalau dari Jakarta. Kalau mau ke sini pakai angkutan umum, naik saja elf atau bis dari Bogor, arah Cianjur. Nanti tinggal turun di pertigaan Cibodas, naik angkot sekitar 2 km ke Taman Nasional Gede Pangrango.

Img7

Ridwan, teman saya sekantor juga membawa keluarganya untuk camping bersama. Winny Marlina, teman blogger lama, ikutan bersama juga. Sayang dua temannya tidak bisa ikutan karena ada aktivitas dadakan terkait pekerjaan.

Ini kali ketiga saya datang ke TNGP. Pertama kali bersama rekan-rekan sekantor untuk mendaki Gunung Gede sekitar empat tahun silam. Yang kedua, tadinya mau naik ke Pangrango namun karena ada sesuatu hal, kami hanya trekking ke Curug Cibeureum sekitar dua tahun yang lalu. Nah kali ini kami membawa keluarga, dan ingin mengenalkan indahnya kawasan TNGP Cibodas, sambil camping dan trekking ke air terjun Cibeureum.

Berkemah di Cibodas Golf Camping Ground sangat direkomendasikan. Mengapa?

Lanjutkan membaca Camping di TNGP Cibodas

Wisata ke Keraton Solo dan Candi Borobudur

Setelah mengalami hari yang penuh petualangan dan silaturahim, paginya kami check out dari hotel untuk mengeksplorasi Solo sebelum mengunjungi Yogyakarta.

Kuliner pilihan kami sebelum ke Yogya adalah soto langganan Pak Jokowi, Soto Gading. Judulnya penasaran hehehe. Seistimewa apakah sotonya. Buat saya, rasanya biasa saja, mirip soto Kudus yang biasa saya santap dekat Blok M. Beginilah penampakannya.

Setelah makan soto, kami mengunjungi Keraton Solo sebelum ke Jogja. Untuk ke sana harus mengenakan sepatu. Jika mengenakan sandal harus dilepas. Jadi kami nyeker masuk ke sana hahaha..

Banyak pohon rindang di pelataran keraton, sehingga lumayan memberikan kesan adem. Mungkin di sinilah para raja berkejaran dengan para selirnya di kala senggang. Sungguh romantis membayangkannya. Seandainya saya yang jadi raja, maka… tiba-tiba lamunan saya sirna berada di dekat istri. Memang ini kejadian magis hahaha..

Di dalam museum di sekitar keraton banyak terdapat pusaka dan senjata yang dipamerkan. Kereta kuda dan gendongan buat permaisuri juga ada. Di beberapa tempat aura mistis dan bau debu terasa mendominasi atmosfir ruangan. Bisa dibayangkan jika berada di sini antara jam 12 malam hingga pukul 4 pagi, berpakaian serba hitam, tanpa alas kaki, berjalan sendiri ambil menyentuh berbagai ornamen benda yang dipamerkan. Musik Conjuring dinyalakan dari smartphone sambil membakar dupa. Berapa kira-kira peluang kita akan menjumpai sesuatu yang gaib? Hiiiy….

Lanjutkan membaca Wisata ke Keraton Solo dan Candi Borobudur

Jalan-jalan ke Jawa Tengah

Sekitar 10 Agustus 2017 silam, kami sekeluarga pulang kampung ke Tegal untuk mengantar Mom berangkat ke tanah suci via embarkasi Solo. Kebetulan, seorang sepupu dari almarhum ayahku juga minta dibawakan laptop yang dibeli di Jakarta via Tokopedia. Ya sudah, sekali merengkuh dayung, tiga hari capeknya gak ilang-ilang. Hehehe.. Maksudnya sekali jalan, dapat kesempatan silaturahim juga, secara belum pernah bertemu secara langsung dengan mereka.

Img1

Perjalanan menuju Tegal cukup lancar, meski tol Cikampek masih banyak pembangunan. Sampai di Tegal pagi hari, aku langsung bobo membayar tidur yang kurang semalaman.

Sorenya acara pelepasan para calon jemaah haji dari desa kampung halaman, dimulai. Alhamdulillah begitu banyak yang berdatangan ke rumah Mom untuk mendoakan beliau. Semoga beliau menjadi hajjah mabruroh… aamiin Yaa Rabb..

DGRH9602.jpg

Setelah berdoa bersama di masjid bersama segenap pengurus masjid, warga setempat, dan keluarga calon jemaah haji, kami semua berangkat ke Kantor Pemda Kab. Tegal di Slawi untuk berangkat dengan bus bersama-sama sesuai kloter masing-masing.

AYMU2288

Setelah selesai mengantar Mom di pendopo kabupaten, kami berempat melanjutkan perjalanan dari Slawi ke Tegal, sebelum mengarah ke Solo. Seperti ritual setiap mudik, mencicipi kuliner di Warung Senggol dekat Masjid Agung Tegal tidak dilupakan.

GRTV2630
Sate Kambing Muda yang Maknyuss
LCCG5964
Sup Kaki Kambing yang AMAZING

Lanjutkan membaca Jalan-jalan ke Jawa Tengah

5 Alasan Mengapa Kamu Harus Berkemah di Cipamingkis – Bogor

Pengen liburan berkesan bersama teman atau keluarga yang terjangkau dan menarik? Yuk camping ceria di Cipamingkis Bogor! Rekreasi asyik itu tidak harus ke luar negeri, lho. Di Indonesia, begitu banyak tempat wisata menarik yang mudah dan murah dijangkau.

Berikut ini saya sampaikan lima alasan mengapa kamu yang tinggal di kawasan Jabodetabek harus berkemah di sini.

Alasan #1 – Dekat dari Jakarta

Di mana sih Cipamingkis ini? Tempat wisata ini terletak di Desa Wargajaya, Kecamatan Suka Makmur, Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat. Lokasi Lat Longnya adalah 6° 38′ 24.65″ S  107° 0′ 41.40″ E. Untuk navigasi ke sana bisa menggunakan Waze atau Google Maps, dengan destinasi Curug Cipamingkis. Dari Depok lebih kurang 60 km. Tidak jauh, kan?

Img2

Alasan #2 – Murah Meriah

Tarif masuk tanpa menginap cuma 10 ribu rupiah saja. Kalau menginap 31 ribu per orang dewasa. Parkir motor 2000 rupiah, dan mobil 4000 rupiah. Boleh membawa tenda sendiri atau menyewa dari mereka. Tinggal bilang mau kapasitas berapa orang, akan langsung didirikan, diberi matras dan fly sheet. Kapasitas empat orang cukup membayar 150 ribu semalam. Saya sendiri sudah memiliki 4 tenda sehingga ketika berkemah di sini dengan total 15 orang, saya tinggal mendirikan tenda dan fly sheet.

Mobil atau Motor bisa diparkir di samping tenda. Jadi tidak perlu kesulitan membawa barang untuk dibawa keluar masuk mobil. Listrik kalau mau bisa sewa. Saya sendiri membawa kasur pompa dan menggunakan pompa listrik dengan ikut memompa di warung terdekat.

Alasan #3 – Fasilitas Lengkap

Di sekitar tenda banyak warung yang bisa melayani tamu untuk makan dan minum 24 jam! Dari minuman susu jahe, teh, hingga kopi semua siap! Anda membawa sendiri? Bisa minta air panas. Indomie telur siap, dengan berbagai rasa. Nasi putih dan nasi goreng ada. Gorengan tinggal comot.

cipamingkis (6 of 125)
Warung Makan Berjejer
WhatsApp Image 2017-04-04 at 7.03.30 PM
Memompa kasur tiup di warung

Toilet? Ada 12 pintu. Tinggal pilih saja. Kalau sudah membayar untuk menginap tidak lagi perlu bayar 2000 rupiah per ke kamar mandi.

WhatsApp Image 2017-04-04 at 7.03.29 PM (1)
12 pintu toilet jongkok dengan ember dan air yang mengucur 24 jam nonstop

Musholla? Lengkap dengan sajadah, sarung, dan mukena.

Alasan #4 – Banyak Instagrammable Spot

Ada beberapa spot yang bagus untuk dijadikan tempat selfie:

  • Air terjun

waterfall-1

 

  • Patung kuda

WhatsApp Image 2017-04-04 at 7.21.32 PM

  • Geladak kapal di atas sungai

cipamingkis (65 of 125)

  • Rumah Pohon

cipamingkis (115 of 125)

Alasan #5 – Cocok untuk Segala Usia

Banyak tempat wisata yang hanya cocok untuk pendaki gunung. Tempat ini cocok untuk segala usia. Kami menginap di sini total 14 orang, 9 dewasa, 3 anak, dan 2 balita. Berkemah melatih anak untuk mandiri, tidak takut dengan alam luas, terbiasa menghadapi segala cuaca, memecahkan masalah bersama secara gotong-royong, mengikatkan hubungan batin sesama anggota keluarga, mensyukuri karunia Ilahi akan keindahan alam dan berusaha terus menjaganya, dan banyak lagi alasan positif lainnya.

Nah, tunggu apa lagi? Ayoooo jangan mager! Cuma butuh niat aja kok buat ke sana.

Tips ke sana:

  • Jangan lupa bawa perlengkapan camping jika punya, jika tidak bisa sewa
  • Membawa kompor portable dan bahan makanan akan lebih menghemat
  • Membawa kendaraan dengan CC besar akan membantu karena banyak tanjakan terjal (30 derajat)
  • Lampu tenda akan membantu menghemat listrik (bohlam usb, dsb)
  • Payung dan jas hujan sebaiknya dibawa
  • Sendal gunung akan membantu ke air terjun, jangan sandal jepit biasa
  • Karena tidak ada sinyal provider saat tulisan ini ditulis di area camping, pastikan orang rumah atau keluarga tahu agar tidak khawatir. Semoga provider telko segera memberi akses buat warga setempat dan pengunjung yang datang.

Selamat berlibur dan terima kasih sudah mampir di sini. Oh ya kalau ada pertanyaan jangan ragu tanyakan di kolom komentar di bawah, ya!