Rush (2013)


Film ini berkisah tentang persaingan sengit antara pembalap F1 di tahun 70-an antara James Hunt yang diperankan Chris Hemsworth (Thor, The Avengers) dan Niki Lauda yang diperankan Daniel Brühl (Inglourious Basterds, The Bourne Ultimatum). Seharusnya tidak ada spoiler untuk film yang diangkat dari kisah nyata ini karena semua ada di Wikipedia masing-masing. Film ini begitu menarik karena pertama, sutradaranya adalah Ron Howard yang sudah pernah diganjar  dua piala Oscar, dari film A Beautiful Mind untuk kategori Best Director dan Best Picture. Dia juga mendapat nominasi di film Frost/Nixon dalam kategori Best Achievement in Directing dan Best Motion Picture of the Year. Masih ingat film A Beautiful Mind dan Cinderella Man? Keduanya diangkat dari kisah nyata yang mengharukan. Keduanya menceritakan tokoh yang memiliki dua sisi. Kelemahan dan sekaligus kehebatannya. A Beautiful Mind menceritakan John Nash yang meraih Nobel dalam ilmu ekonomi yang digambarkan menderita penyakit schizophrenia. Sedangkan Cinderella Man menceritakan kisah petinju James Braddock yang bangkrut dan akhirnya menjadi pemenang dan menjadi inspirasi di tahun 1930-an.

Sebagai bukan penggemar acara mobil balap F1, alasan saya satu-satunya menonton film ini adalah track record sang sutradara yang selalu berhasil menceritakan kisah nyata seseorang yang penuh dengan penderitaan namun pada akhirnya mencapai kesuksesan. Inilah yang juga saya harapkan dalam film Rush ini. Kedua tokoh utama, Hunt dan Lauda digambarkan saling bersaing satu sama lain, saling mengejek, namun sebenarnya saling respek satu sama lain. Hunt digambarkan sebagai seorang pembalap yang glamour dan penuh foya-foya namun sebenarnya merasa kesepian yang teramat sangat. Lauda di lain pihak digambarkan sebagai seorang pembalap yang mengerti mesin, tahu strategi dan peluang dalam memenangkan lomba, dan begitu hanyut dalam passionnya di dunia balap ini.

Dari film ini kita belajar bahwa kesuksesan yang sebenarnya hanya bisa kita raih ketika kita benar-benar menghargai kesuksesan itu sendiri, dan bukan menjadi hancur oleh kesuksesan yang kita raih. Hal utama yang perlu dalam meraih kesuksesan adalah passion dan kecintaan kita terhadap bidang yang kita minati. Tanpa passion dan kerja serta semangat baja, kesuksesan akan sulit dicapai, atau jika ia datang, sifatnya sementara dan artifisial.

Film ini akan disukai oleh mereka yang suka balapan karena bernostalgia akan dua legenda yang pernah berjaya di arena F1, dan juga disukai buat mereka yang tidak tahu sama sekali, seperti halnya saya. Kita akan belajar mengenai dua karakter manusia yang bertolakbelakang sifatnya, saling berkompetisi, dan menjadi juara dunia.

Recommended, 8/10.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Iklan

Posted on September 23, 2013, in Ulasan and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: