Accidentally in Vacation Part 3 at The Paseban


Hari Jumat kemarin, pas long weekend, kami sekeluarga mendapatkan serendipity. Jadi ceritanya gini. Seminggu sebelumnya, saya lumayan galau, mau ke mana pas liburan panjang itu. Ada beberapa pilihan yang terlintas di pikiran, yaitu:

  • Berkemah bersama K3I bersama teman kantor, Dony Alpha  di BuPer Cijalu, Purwakarta
  • Camping di Ranca Upas, Ciwidey seperti yang sudah pernah kami lakukan sebelumnya
  • Camping di Curug Panjang, daerah Mega Mendung bersama teman kantor, Marvin Sigar
  • Camping di Sawarna
Persiapan Packing
Persiapan Camping

Setelah packing dan melakukan beberapa pertimbangan, saya ingin menghindari tol Cikampek, yang saat ini sering macet karena pembangunan, apalagi pas liburan panjang. Jadi Cijalu dan Ranca Upas saya coret dari pilihan. Sawarna menarik, karena kami belum pernah sejauh itu berpetualang. Namun memikirkan hawa yang panas untuk berkemah (di pinggir pantai) dan jauhnya perjalanan, bisa 5-8 jam perjalanan, dengan kondisi jalan yang mungkin kurang begitu bagus, akhirnya Sawarna saya coret untuk saat ini. Dengan longsornya daerah Puncak dan ditutupnya jalur Gunung Mas sampai Ciloto, saya berpikir seharusnya volume kendaraan akan berkurang karena yang akan ke Puncak dan Cianjur akan mengambil jalur Jonggol. Jadi saya putuskan untuk camping di Curug Panjang.

Kami berangkat dari rumah sekitar pukul 11 siang (it was a loooong story), dan berangkat setelah makan siang di daerah Parung. Mengalami sedikit macet di sebelum masuk tol di Parung (ada pembangunan), dan ahamdulillah lancar jaya sampai tujuan. Kami hanya mengandalkan petunjuk dari Waze menuju Curug Panjang. Belokan pertama setelah jembatan pertama di Gadok kami disarankan belok kiri, dan kami ikuti. Jalannya cukup bikin deg-degan karena hampir sepanjang jalan hanya muat satu mobil. Bisa dilihat di penampakan Waze berikut ini, meski jalannya sempit, tapi kami terbebas dari macet.

small_map-e1522584475526.jpg

Akhirnya setelah sampai di pertigaan kecil di mana ke kiri ada tulisan Curug Panjang, saya meragu, kok jalannya curam begitu? Akhirnya saya meneruskan maju terus dengan harapan ada jalan lebih lebar ke Curug Panjang. Akhirnya kami sampai di pertigaan berikutnya.

small_pertigaan

Di pertigaan ini, kami muncul dari bawah, bertanya pada penduduk setempat apakah ada jalan menuju Curug Panjang selain dari pertigaan sebelumnya. Rupanya jalan satu-satunya menuju Curug Panjang hanya pertigaan curam itu. Jadi kalau kami mau tetap ke Curug Panjang mesti turun kembali putar arah. Kalau dari bawah, lurus buntu, ke kiri menuju Curug Bulao. Saya bertanya bagaimana kalau mau camping di Curug Bulao, dan dibilang parkirnya jauh dari tempat camping. Kalau malam tidak ada yang mengawasi kendaraan. Dia bilang, ada villa The Paseban yang cukup luas. Akhirnya saya mencoba memutuskan melihat The Paseban tersebut. Dan setelah melihatnya, hati kami langsung tercyduk!

Berikut ini adalah alasan mengapa kami begitu tertarik dengan resort seluas 8 hektar yang baru beroperasi satu tahunan ini:

  • Ada kamar yang bisa untuk 6 orang, harganya cuma 600 ribu rupiah, lengkap dengan air panas, wifi, dan TV, dengan sarapan untuk 3 orang! Per orang nambah 50 rb
  • Bisa buka tenda di halamannya (sesuai rencana kami sebelumnya)
  • Ada dua kolam renang, untuk anak dan dewasa
  • Musholla bersih dan lapang
  • Ada kebun binatang mini, dari kuda, landak, burung merak, sapi, husky, domba, kandang burung, dan rusa
  • Lengkap dengan jogging track dan lapangan futsal
  • Ada akses privat ke pintu masuk Curug Bulao yang dikelola Perhutani

Berikut ini penampilannya:

Day 1

First Look

IMG_3890.JPG
Hijau dan Asri
IMG_3897.JPG
Kolam renang yang bersih

Meskipun sinyal XL dan Telkomsel lemah, namun kami masih bisa konek ke Internet via WIFI. Tenda kami pasang untuk bermain di malam hari, bercanda, dan menonton film.

The Room

Per kamar bisa untuk 6 orang
Per kamar bisa untuk 6 orang

Ruangannya luas, ada tempat tidur bertingkat, masing-masing bisa untuk 3 orang atas dan bawah, sehingga bisa 6 orang total. Dindingnya menggunakan anyaman bambu yang memberikan kesan homy. Toiletnya menggunakan wc duduk, dan wastafel bisa mengeluarkan air panas. Jangan males mandi ya, gaes. WIFI dan TV tersedia untuk menemani kita. Handuk bersih, selimut tebal, lemari, dan toiletries sudah disediakan. Dispenser berisi air panas untuk masak indomie juga ada. Sayangnya cermin belum ada. Jadi istri kesulitan buat make up.

Mini Zoo

Salah satu tempat yang menarik perhatian bocah cilik adalah mini zoo. Disamping hewan-hewan yang menarik perhatian, ada juga tempat bermain seperti ayunan.

First Night

Makan malam kami masak sendiri dong. Wong udah niat camping hehehe.. Menu malam itu adalah mie goreng sosis dengan scramble eggs plus chicken wings.

Sesaat menjelang tengah malam saya menuju lokasi dengan view Gunung Salak dan kota Bogor di malam hari. Begitu indah.

Day 2

First Morning

Setelah menjalankan sholat subuh di musholla yang lega dan bersih, saya dan Aila berkeliling bersama Mbak Saroh secara Rayyan dan Mamahnya masih mager. Mencoba menelusuri jogging track dalam area seluas 8 hektar itu begitu melelahkan namun menyenangkan. Udara bersih tanpa polusi dan pemandangan indah sangat memberikan dampak yang luar biasa pada diri kita baik lahir maupun batin. Tempat getaway yang awesome bingit deh buat orang Jakarta yang setiap hari kena asap knalpot.

small_blue_mountain
Masya Allah, indahnya!!
small_beauty_morning
Dan nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan?

Setelah puas menjelajahi pagi, kami sarapan dengan kenyang dan nikmat. Kaget juga, jatah 3 orang ternyata dikasih 4 piring. Alhamdulillah. Kebetulan porsinya jumbo, jadi bisa untuk berlima. Bahan bakar buat ke Curug Bulao hehehe.

Curug Bulao

Asyiknya nginep di The Paseban, ada jalan privat langsung ke pintu masuk Curug Bulao. Wisata air terjun yang dibandrol 12 ribu rupiah ini sangat menantang. Buat anak-anak bisa main di pinggirannya, namun buat yang punya nyali, bisa berenang sambil pegangan tali melewati air sedalam 5 meter, lalu naik batu untuk kemudian loncat! Seru abis!

small_waterfall2
Curug Bulao

Tips berwisata di Curug Bulao:

  1. Menggunakan pelampung lebih aman, meski kita sudah bisa berenang. Jika tidak punya, Paseban meminjami gratis, atau jika datang langsung ke lokasi bisa menyewa seharga 10 ribu rupiah
  2. Untuk melompat, pegang tali sampai ke batu, naik perlahan, tenang saja batunya tidak licin meski kena air. Naik perlahan, lalu lompat. Tidak usah banyak mikir, karena nanti tidak lompat-lompat. Wkwkwkwk..
  3. Ganti pakaian ada di atas, bayar 2 ribu rupiah
  4. Selfie di pohon, bayar 5 ribu rupiah

Mau lihat video summary kami di The Paseban dan melompat di Curug? Nih videonya:

Tips menginap di The Paseban:

  1. Sebaiknya menelpon dulu ke 0815-1965-1500 kalau mau menginap, agar bisa dikawal dari Cimory Riverside agar tidak papasan mobil pas naik atau turun
  2. Kalau mau camping, bisa bawa tenda sendiri
  3. Membawa kompor portable dan bahan makanan untuk masak diperbolehkan. Males masak? Ada restoran kok.
  4. Tidak usah takut mandi, karena ada air panas di kamar
  5. Sinyal agak sulit, baik XL dan Telkomsel. Namun ada internet WIFI
  6. Membawa laptop atau proyektor untuk nonton film bareng, asyik juga dilakukan
  7. Total bisa menampung 190 orang untuk rame-rame
  8. Bawa kamera DSLR untuk night photography dan waterfall capture
  9. Bawa pakaian renang, baik di Curug atau di kolam renang
  10. Bawa jaket untuk wind breaker boleh juga. Udara lumayan dingin, tetapi tidak sampai membuat menggigil

Kesimpulan: pengen balik lagi dan menginap rame-rame minimal dua malam!

Bagimana menurut kalian? Yang belum pengen juga kah? Yang sudah ada komentar?

PS: Ada yang nanya kenapa Part 3? Karena udah pernah Accidentally in Vacation dua kali sebelumnya. Yaitu di Gunung Bunder dan di Karawang.

13 respons untuk ‘Accidentally in Vacation Part 3 at The Paseban

    1. Dingin, tapi gak menggigil. Karena posisi di antara lembah, pas di area batu lingkar cukup pake jaket untuk menahan angin. Gak sedingin Ranca Upas Ciwidey.
      Suhunya gak jauh beda kok sama Cibodas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s