Berkemah di Gunung Papandayan


Begitu kita mulai menanjak, jalanan akan terbagi menjadi dua ketika menuju buper Pondok Saladah. Bisa lewat kiri melalui Hutan Mati atau ke kanan mengunjungi buper Gober Hoet terlebih dahulu. Di pertigaan ini ada warung tempat kita beristirahat sejenak sambil membeli makanan. Saya membeli semangka potong yang luar biasa segar ketika dimakan di siang hari yang panas dan jalan kaki yang cukup melelahkan itu.

Warung tempat beristirahat

Setelah puas beristirahat, kami melanjutkan perjalanan ke buper Ghober Hoet agar mengenali semua tempat. Lain kali tempat ini juga bisa dipilih agar pemandangan dari tenda berbeda dengan Pondok Saladah. Di Ghober Hoet ini ada warung makan, musholla dan kamar mandi, sehingga tidak perlu khawatir bila berkemah di sini.

Tidak jauh dari Ghober Hoet, kita akan melewati sedikit pepohonan sebelum akhirnya sampai di buper Pondok Saladah yang lebih luas dan banyak warung makannya.

Suhu di malam hari menjelang pagi adalah sekitar 7 derajat Celcius. Jadi pastikan membawa baju hangat, sarung tangan dan kaus kaki tebal untuk menginap di sini.

Diterbitkan oleh wisnuwidiarta

Hi, my name is Wisnu Widiarta. I am a movie lover and love traveling especially camping and doing outdoor activities. Coding and problem solving in general are things I love as well.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: