Berkemah di Gunung Papandayan


Mandi di Pondok Saladah adalah sebuah prestasi. Airnya sangat dingin. Namun kami sekeluarga merasa kurang nyaman bila tidak mandi. Sore hari kami mandi kilat yang penting sudah membasahi tubuh dengan air dan sabun.

Malamnya kami memesan nasi goreng dari warung terdekat dan makanan dikirim dari sana. Termasuk gorengan dan minuman hangat. Nikmat sekali. Malam ini kami juga bermain Board Game, di antaranya adalah Werewolf. Wah seru sekali bermain menebak siapa serigala jadi-jadian di antara kami. Setelah puas bermain, sebagian ada yang tidur, dan sisanya mencari Milky Way.

Bintang gemintang di malam hari
Menyinari semesta

Menyalakan kayu bakar yang telah disediakan di warung-warung cukup membantu menghangatkan badan. Seikatnya dijual dengan cukup murah. Mereka juga bisa membantu membakarkan yang ternyata tidak mudah loh.

Sekali lagi, pakaian hangat wajib dikenakan di sini. Terutama untuk mereka yang tidak terbiasa suhu dingin.

Kami lalu tidur dengan nikmat setelah perjalanan panjang dan melelahkan. Paginya setelah sholat subuh, saya dan Aila berkeliling untuk mengambil gambar. Ingin melihat Papandayan di pagi hari? Buka halaman selanjutnya, ya.

Diterbitkan oleh

wisnuwidiarta

Hi, my name is Wisnu Widiarta. I am a movie lover and love traveling especially camping and doing outdoor activities. Coding and problem solving in general are things I love as well.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.